
| Judul | KOORDINASI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DENGAN KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA CUKAI TIPE MADYA DALAM PELAKSANAAN GEMPUR ROKOK ILEGAL DI KABUPATEN BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR / Tegar Irza Auliansyah Budi |
| Pengarang | Tegar Irza Auliansyah Budi Mu'tamirudin |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 2025 |
| Deskripsi Fisik | 17 |
| Subjek | Kejahatan Finansial |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Permasalahan peredaran rokok ilegal menjadi fokus perhatian pemerintah karena berdampak negatif terhadap stabilitas ekonomi negara serta membahayakan kesehatan masyarakat. Program Gempur Rokok Ilegal di Kabupaten Banyuwangi telah diimplementasikan, namun berdasarkan data yang tersedia, tingkat peredaran rokok ilegal di wilayah tersebut masih tidak ada penurunan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk koordinasi antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya dalam pelaksanaan program Gempur Rokok Ilegal di Kabupaten Banyuwangi. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis strategi penertiban praktik prostitusi oleh Satuan Polisi Pamong Praja di Kota Binjai. Sumber data terdiri atas data primer dan sekunder yang diperoleh melalui berbagai teknik pengumpulan data, antara lain wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi pejabat dan anggota Satpol PP serta tokoh masyarakat. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil : Penanganan rokok ilegal di Kabupaten Banyuwangi mengharuskan koordinasi erat antara Satpol PP dan Bea Cukai guna mencapai solusi yang berkelanjutan. Penelitian menunjukkan koordinasi kedua lembaga berjalan optimal melalui operasi bersama, pertukaran informasi, dan tim terpadu. Komunikasi berjalan baik secara formal dan fungsional, namun belum terstruktur secara berkala sehingga kadang terjadi tumpang tindih informasi. Pembagian tugas mengacu pada tupoksi masing-masing, Bea Cukai fokus pada penindakan barang kena cukai ilegal dan Satpol PP mendukung pengumpulan data serta pendampingan operasi. Disiplin pelaksanaan cukup baik, meski masih terkendala keterbatasan personel dan sarana prasarana. Faktor pendukung meliputi kesamaan visi, komitmen pimpinan, dan dukungan kebijakan daerah melalui Tim Operasi Bersama. Kesimpulan : Penelitian menyimpulkan bahwa koordinasi antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai berjalan secara optimal. Semua unsur pendukung telah melaksanakan tugas dengan baik. Pelaksanaan program menghadapi hambatan berupa sosialisasi yang kurang optimal dan rendahnya keterlibatan tokoh masyarakat dalam edukasi dan pengawasan. Kata kunci: Koordinasi, Rokok Ilegal, Gempur Rokok Ilegal |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23734 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 00038/IPDN/2026 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001191846 | ||
| 005 | 20260115093957 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000291 |
| 082 | # | # | $a 364.168 598 288 2 |
| 084 | # | # | $a 364.168 598 288 2 TEG k |
| 100 | 0 | # | $a Tegar Irza Auliansyah Budi |
| 245 | 1 | # | $a KOORDINASI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DENGAN KANTOR PENGAWASAN DAN PELAYANAN BEA CUKAI TIPE MADYA DALAM PELAKSANAAN GEMPUR ROKOK ILEGAL DI KABUPATEN BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR /$c Tegar Irza Auliansyah Budi |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 17 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Permasalahan peredaran rokok ilegal menjadi fokus perhatian pemerintah karena berdampak negatif terhadap stabilitas ekonomi negara serta membahayakan kesehatan masyarakat. Program Gempur Rokok Ilegal di Kabupaten Banyuwangi telah diimplementasikan, namun berdasarkan data yang tersedia, tingkat peredaran rokok ilegal di wilayah tersebut masih tidak ada penurunan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk koordinasi antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya dalam pelaksanaan program Gempur Rokok Ilegal di Kabupaten Banyuwangi. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis strategi penertiban praktik prostitusi oleh Satuan Polisi Pamong Praja di Kota Binjai. Sumber data terdiri atas data primer dan sekunder yang diperoleh melalui berbagai teknik pengumpulan data, antara lain wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi pejabat dan anggota Satpol PP serta tokoh masyarakat. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil : Penanganan rokok ilegal di Kabupaten Banyuwangi mengharuskan koordinasi erat antara Satpol PP dan Bea Cukai guna mencapai solusi yang berkelanjutan. Penelitian menunjukkan koordinasi kedua lembaga berjalan optimal melalui operasi bersama, pertukaran informasi, dan tim terpadu. Komunikasi berjalan baik secara formal dan fungsional, namun belum terstruktur secara berkala sehingga kadang terjadi tumpang tindih informasi. Pembagian tugas mengacu pada tupoksi masing-masing, Bea Cukai fokus pada penindakan barang kena cukai ilegal dan Satpol PP mendukung pengumpulan data serta pendampingan operasi. Disiplin pelaksanaan cukup baik, meski masih terkendala keterbatasan personel dan sarana prasarana. Faktor pendukung meliputi kesamaan visi, komitmen pimpinan, dan dukungan kebijakan daerah melalui Tim Operasi Bersama. Kesimpulan : Penelitian menyimpulkan bahwa koordinasi antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai berjalan secara optimal. Semua unsur pendukung telah melaksanakan tugas dengan baik. Pelaksanaan program menghadapi hambatan berupa sosialisasi yang kurang optimal dan rendahnya keterlibatan tokoh masyarakat dalam edukasi dan pengawasan. Kata kunci: Koordinasi, Rokok Ilegal, Gempur Rokok Ilegal |
| 650 | # | 4 | $a Kejahatan Finansial |
| 700 | 0 | # | $a Mu'tamirudin |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23734 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :