Cite This        Tampung        Export Record
Judul EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR MELALUI NEW SAKPOLE DI KABUPATEN BOYOLALI / Yustisi Harimurti
Pengarang Yustisi Harimurti
Eljawati
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 12 :Ilus
Subjek Perpajakan
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tingkat provinsi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengembangkan aplikasi New SAKPOLE sebagai bagian dari transformasi digital layanan publik untuk mempermudah pembayaran PKB secara daring. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemungutan PKB melalui New SAKPOLE di Kabupaten Boyolali serta mengidentifikasi faktor penghambat dan upaya peningkatan yang dilakukan oleh Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Boyolali. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan dari UPPD Kabupaten Boyolali, wajib pajak pengguna dan non-pengguna New SAKPOLE, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman menggunakan empat dimensi efektivitas menurut Budiani (2017), yaitu ketepatan sasaran, sosialisasi, tujuan, dan pemantauan. Hasil/Temuan: Sesuai dengan analisis yang dilakukan terhadap efektivitas pemungutan pajak kendaraan bermotor melalui New SAKPOLE menggunakan dimensi efektivitas menurut Budiani (2017). Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor melalui New SAKPOLE di Kabupaten Boyolali belum sepenuhnya efektif. Kesimpulan: Faktor utama yang memengaruhi yakni sumber daya manusia, teknologi dan sistem, kepemimpinan, serta kebiasaan masyarakat. Upaya peningkatan efektivitas difokuskan pada penguatan sosialisasi yang inklusif, peningkatan edukasi serta perluasan kerja sama. Rekomendasi utama ialah mendorong pengembangan inovasi berbasis interoperabilitas serta meningkatkan literasi digital untuk mendukung integrasi layanan. Kata kunci: Efektivitas, Pajak Kendaraan Bermotor, New SAKPOLE, Digitalisasi, Interoperabilita
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20133

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06525/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001191853
005 20260115095743
035 # # $a 0010-0126000298
082 # # $a 336.259 826 83
084 # # $a 336.259 826 83 YUS e
100 0 # $a Yustisi Harimurti
245 1 # $a EFEKTIVITAS PEMUNGUTAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR MELALUI NEW SAKPOLE DI KABUPATEN BOYOLALI /$c Yustisi Harimurti
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 12 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tingkat provinsi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengembangkan aplikasi New SAKPOLE sebagai bagian dari transformasi digital layanan publik untuk mempermudah pembayaran PKB secara daring. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemungutan PKB melalui New SAKPOLE di Kabupaten Boyolali serta mengidentifikasi faktor penghambat dan upaya peningkatan yang dilakukan oleh Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Kabupaten Boyolali. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan dari UPPD Kabupaten Boyolali, wajib pajak pengguna dan non-pengguna New SAKPOLE, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman menggunakan empat dimensi efektivitas menurut Budiani (2017), yaitu ketepatan sasaran, sosialisasi, tujuan, dan pemantauan. Hasil/Temuan: Sesuai dengan analisis yang dilakukan terhadap efektivitas pemungutan pajak kendaraan bermotor melalui New SAKPOLE menggunakan dimensi efektivitas menurut Budiani (2017). Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor melalui New SAKPOLE di Kabupaten Boyolali belum sepenuhnya efektif. Kesimpulan: Faktor utama yang memengaruhi yakni sumber daya manusia, teknologi dan sistem, kepemimpinan, serta kebiasaan masyarakat. Upaya peningkatan efektivitas difokuskan pada penguatan sosialisasi yang inklusif, peningkatan edukasi serta perluasan kerja sama. Rekomendasi utama ialah mendorong pengembangan inovasi berbasis interoperabilitas serta meningkatkan literasi digital untuk mendukung integrasi layanan. Kata kunci: Efektivitas, Pajak Kendaraan Bermotor, New SAKPOLE, Digitalisasi, Interoperabilita
650 # 4 $a Perpajakan
700 0 # $a Eljawati
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20133
Content Unduh katalog