
| Judul | Pengaruh Kearifan Lokal dan Kualitas Pelayanan Wisata terhadap Sustainable Tourism Village melalui Daya Tarik Wisata sebagai Variabel Intervening di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem / I Made Aldy Wijaya |
| Pengarang | I Made Aldy Wijaya Andi Pitono |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 19 :Ilus |
| Subjek | Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Integrasi antara pelestarian kearifan lokal dan sektor pariwisata berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pengembangan destinasi wisata yang kompetitif. Desa Adat Bugbug memiliki potensi wisata yang kaya akan budaya dan tradisi lokal, namun pengembangannya perlu memperhatikan aspek keberlanjutan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kearifan lokal dan kualitas pelayanan wisata terhadap sustainable tourism village melalui daya tarik wisata sebagai variabel intervening di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan explanatory. Sampel dalam penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung di lingkungan Desa Adat Bugbug sebanyak 100 responden yang dipilih dengan simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan metode PLS – SEM melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil/Temuan: Kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tarik wisata. Kualitas pelayanan wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tarik wisata, kearifan lokal berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap sustainable tourism village. Kualitas pelayanan wisata bepengaruh positif dan siginfikan terhadap sustainable tourism village. Daya tarik wisata memediasi penuh (full mediation) pengaruh kearifan lokal terhadap sustainable tourism village. Daya tarik wisata memediasi parsial (complementary partial mediation) pengaruh kualitas pelayanan wisata terhadap sustainable tourism village. Kesimpulan: Terdapat satu hipotesis ditolak, yaitu kearifan lokal yang ada ternyata belum berpengaruh secara signifikan terhadap implementasi sustainable tourism village di Desa Adat Bugbug. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara kearifan lokal yang ada dengan optimalisasi kualitas pelayanan wisata dan daya tarik wisata guna mendukung realisasi konsep sustainable tourism village di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem. Kata Kunci: kearifan lokal, kualitas pelayanan wisata, daya tarik wisata, desa wisata, sustainable tourism village |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20478 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06628/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001191920 | ||
| 005 | 20260116122825 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000365 |
| 082 | # | # | $a 352.359 862 4 |
| 084 | # | # | $a 352.359 862 4 I M p |
| 100 | 0 | # | $a I Made Aldy Wijaya |
| 245 | 1 | # | $a Pengaruh Kearifan Lokal dan Kualitas Pelayanan Wisata terhadap Sustainable Tourism Village melalui Daya Tarik Wisata sebagai Variabel Intervening di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem /$c I Made Aldy Wijaya |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 19 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Integrasi antara pelestarian kearifan lokal dan sektor pariwisata berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pengembangan destinasi wisata yang kompetitif. Desa Adat Bugbug memiliki potensi wisata yang kaya akan budaya dan tradisi lokal, namun pengembangannya perlu memperhatikan aspek keberlanjutan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kearifan lokal dan kualitas pelayanan wisata terhadap sustainable tourism village melalui daya tarik wisata sebagai variabel intervening di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan explanatory. Sampel dalam penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung di lingkungan Desa Adat Bugbug sebanyak 100 responden yang dipilih dengan simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan metode PLS – SEM melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil/Temuan: Kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tarik wisata. Kualitas pelayanan wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tarik wisata, kearifan lokal berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap sustainable tourism village. Kualitas pelayanan wisata bepengaruh positif dan siginfikan terhadap sustainable tourism village. Daya tarik wisata memediasi penuh (full mediation) pengaruh kearifan lokal terhadap sustainable tourism village. Daya tarik wisata memediasi parsial (complementary partial mediation) pengaruh kualitas pelayanan wisata terhadap sustainable tourism village. Kesimpulan: Terdapat satu hipotesis ditolak, yaitu kearifan lokal yang ada ternyata belum berpengaruh secara signifikan terhadap implementasi sustainable tourism village di Desa Adat Bugbug. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara kearifan lokal yang ada dengan optimalisasi kualitas pelayanan wisata dan daya tarik wisata guna mendukung realisasi konsep sustainable tourism village di Desa Adat Bugbug Kabupaten Karangasem. Kata Kunci: kearifan lokal, kualitas pelayanan wisata, daya tarik wisata, desa wisata, sustainable tourism village |
| 650 | # | 4 | $a Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan |
| 700 | 0 | # | $a Andi Pitono |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20478 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :