
| Judul | Evaluasi Kualitas Penggunaan Aplikasi Makaverse News Terhadap Kesenjangan Digital di Kota Makassar / Wiramadana |
| Pengarang | Wiramadana Ardieansyah |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 17 :Ilus |
| Subjek | Kesenjangan Digital |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Aplikasi Makaverse News dikembangkan oleh Pemerintah Kota Makassar sebagai bagian dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk menyediakan informasi yang cepat, akurat, dan inklusif. Namun, efektivitas aplikasi ini dalam mengatasi kesenjangan digital belum banyak dikaji. Tujuan: Penulisan ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas penggunaan aplikasi Makaverse News dalam mengatasi kesenjangan digital di Kota Makassar. Aplikasi ini dikembangkan oleh Pemerintah Kota Makassar sebagai bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dengan harapan mampu menjadi media penyedia informasi yang cepat, akurat, dan inklusif. Metode: Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teori Digital Divide 3.0 oleh Ragnedda (2013) sebagai landasan analisis, yang mencakup tiga dimensi utama: kesenjangan akses, kesenjangan penggunaan, dan kualitas hasil penggunaan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar serta masyarakat pengguna aplikasi, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo 12 Plus. Hasil/Temuan: Hasil penulisan menunjukkan bahwa kualitas penggunaan aplikasi Makaverse News masih dipengaruhi oleh faktor sosiodemografis seperti tingkat pendidikan, pendapatan, usia, tipe pemukiman, gender dan jangka waktu penggunaan. Infrastruktur yang belum merata serta kurangnya edukasi digital turut memperkuat kesenjangan akses dan penggunaan, meskipun aplikasi ini telah menyediakan fitur inklusif seperti mode hemat data, antarmuka ramah pengguna, dan personalisasi konten. Kesimpulan: Berdasarkan temuan tersebut, diketahui bahwa aplikasi ini dirancang untuk menyampaikan informasi secara cepat dan terpercaya dan sudah teralisasi dengan baik, tetapi dampaknya terhadap pengurangan kesenjangan digital di Kota Makassar masih terbatas. Pemerintah tidak hanya fokus pada pengembangan aplikasi, tetapi juga pada perluasan akses infrastruktur dan peningkatan kapasitas literasi digital masyarakat Kota Makassar secara menyeluruh. Kata Kunci: Makaverse News, kesenjangan digital, digital divide 3.0, literasi digital, SPBE |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22501 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 00056/IPDN/2026 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001191925 | ||
| 005 | 20260116091919 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000370 |
| 082 | # | # | $a 303.483 598 477 1 |
| 084 | # | # | $a 303.483 598 477 1 WIR e |
| 100 | 0 | # | $a Wiramadana |
| 245 | 1 | # | $a Evaluasi Kualitas Penggunaan Aplikasi Makaverse News Terhadap Kesenjangan Digital di Kota Makassar /$c Wiramadana |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 17 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Aplikasi Makaverse News dikembangkan oleh Pemerintah Kota Makassar sebagai bagian dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk menyediakan informasi yang cepat, akurat, dan inklusif. Namun, efektivitas aplikasi ini dalam mengatasi kesenjangan digital belum banyak dikaji. Tujuan: Penulisan ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas penggunaan aplikasi Makaverse News dalam mengatasi kesenjangan digital di Kota Makassar. Aplikasi ini dikembangkan oleh Pemerintah Kota Makassar sebagai bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dengan harapan mampu menjadi media penyedia informasi yang cepat, akurat, dan inklusif. Metode: Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teori Digital Divide 3.0 oleh Ragnedda (2013) sebagai landasan analisis, yang mencakup tiga dimensi utama: kesenjangan akses, kesenjangan penggunaan, dan kualitas hasil penggunaan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar serta masyarakat pengguna aplikasi, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo 12 Plus. Hasil/Temuan: Hasil penulisan menunjukkan bahwa kualitas penggunaan aplikasi Makaverse News masih dipengaruhi oleh faktor sosiodemografis seperti tingkat pendidikan, pendapatan, usia, tipe pemukiman, gender dan jangka waktu penggunaan. Infrastruktur yang belum merata serta kurangnya edukasi digital turut memperkuat kesenjangan akses dan penggunaan, meskipun aplikasi ini telah menyediakan fitur inklusif seperti mode hemat data, antarmuka ramah pengguna, dan personalisasi konten. Kesimpulan: Berdasarkan temuan tersebut, diketahui bahwa aplikasi ini dirancang untuk menyampaikan informasi secara cepat dan terpercaya dan sudah teralisasi dengan baik, tetapi dampaknya terhadap pengurangan kesenjangan digital di Kota Makassar masih terbatas. Pemerintah tidak hanya fokus pada pengembangan aplikasi, tetapi juga pada perluasan akses infrastruktur dan peningkatan kapasitas literasi digital masyarakat Kota Makassar secara menyeluruh. Kata Kunci: Makaverse News, kesenjangan digital, digital divide 3.0, literasi digital, SPBE |
| 650 | # | 4 | $a Kesenjangan Digital |
| 700 | 0 | # | $a Ardieansyah |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22501 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :