
| Judul | IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGULANGAN STUNTING DI KABUPATEN LOMBOK UTARA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT / Ahmad Haikal Amry |
| Pengarang | Ahmad Haikal Amry Hyronimus Rowa |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 12 |
| Subjek | Masalah Stunting |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Lombok Utara tercatat memiliki prevalensi stunting sebesar 18,03%, melebihi target nasional 14%, sehingga memerlukan upaya intervensi kebijakan yang efektif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan Program Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting Terintegrasi, pada pelaksanaan Program Aksi Konvergensi oleh 8 OPD di Kabupaten Lombok Utara. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini terdapat 12 informan yang terdiri dari Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Satgas (satuan tugas) Stunting, Kepala Puskesmas, LSM, dan Masyarakat Kabupaten Lombok Utara. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program aksi konvergensi oleh 8 OPD di Kabupaten Lombok Utara telah berjalan cukup baik ditunjukkan dengan adanya penurunan angka stunting di tahun 2023 sekitar 18,03% menjadi 13,5% di akhir tahun 2024, namun masih terdapat beberapa kendala seperti koordinasi antar aktor yang belum optimal dan keterbatasan sumber daya. Kesimpulan: Pelaksanaan program aksi konvergensi pada penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi memerlukan penguatan kolaborasi lintas sektor serta peningkatan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Lombok Utara secara berkelanjutan. Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Penanggulangan, Stunting |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23709 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06660/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001191993 | ||
| 005 | 20260119112010 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000438 |
| 082 | # | # | $a 363.859 865 14 |
| 084 | # | # | $a 363.859 865 14 AHM i |
| 100 | 0 | # | $a Ahmad Haikal Amry |
| 245 | 1 | # | $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGULANGAN STUNTING DI KABUPATEN LOMBOK UTARA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT /$c Ahmad Haikal Amry |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 12 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Lombok Utara tercatat memiliki prevalensi stunting sebesar 18,03%, melebihi target nasional 14%, sehingga memerlukan upaya intervensi kebijakan yang efektif. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan Program Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting Terintegrasi, pada pelaksanaan Program Aksi Konvergensi oleh 8 OPD di Kabupaten Lombok Utara. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini terdapat 12 informan yang terdiri dari Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Satgas (satuan tugas) Stunting, Kepala Puskesmas, LSM, dan Masyarakat Kabupaten Lombok Utara. Hasil/Temuan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program aksi konvergensi oleh 8 OPD di Kabupaten Lombok Utara telah berjalan cukup baik ditunjukkan dengan adanya penurunan angka stunting di tahun 2023 sekitar 18,03% menjadi 13,5% di akhir tahun 2024, namun masih terdapat beberapa kendala seperti koordinasi antar aktor yang belum optimal dan keterbatasan sumber daya. Kesimpulan: Pelaksanaan program aksi konvergensi pada penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi memerlukan penguatan kolaborasi lintas sektor serta peningkatan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Lombok Utara secara berkelanjutan. Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Penanggulangan, Stunting |
| 650 | # | 4 | $a Masalah Stunting |
| 700 | 0 | # | $a Hyronimus Rowa |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23709 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :