
| Judul | PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BKPSDM KABUPATEN BOMBANA PROVINSI SULAWESI TENGGARA / Muh Mirza Gibran |
| Pengarang | Muh Mirza Gibran Ajud Tajudin |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 15 |
| Subjek | Manajemen Kepegawaian |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi bagian penting dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan adaptif. Namun, di BKPSDM Kabupaten Bombana masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya partisipasi pegawai dalam pelatihan, belum relevannya diklat dengan kebutuhan jabatan, serta belum adanya strategi kelembagaan yang berbasis data kinerja. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan pengembangan kompetensi dengan pelaksanaan aktual di lapangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran empirik dan menganalisis pengembangan kompetensi Pegawai Negeri Sipil di BKPSDM Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi di BKPSDM Kabupaten Bombana belum berjalan secara optimal dilihat dari 4 indikator yang digunakan hanya 2 indikator saja yang menunjukkan hasil yang baik. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, minimnya evaluasi pascapelatihan, serta rendahnya motivasi dan partisipasi pegawai. Kesimpulan: Pengembangan kompetensi ASN di BKPSDM Kabupaten Bombana masih belum berjalan optimal dihadapi berbagai tantangan struktural dan kultural. Oleh karena itu, diperlukan strategi kelembagaan yang lebih terarah dan berbasis data, pelibatan pimpinan dalam pembinaan karier, serta penguatan budaya kerja kolaboratif untuk meningkatkan efektivitas pengembangan sumber daya manusia aparatur. Kata Kunci: Pengembangan Kompetensi, Pegawai Negeri Sipil, BKPSDM Bombana |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24081 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06699/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192075 | ||
| 005 | 20260120100905 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000520 |
| 082 | # | # | $a 658.359 848 33 |
| 084 | # | # | $a 658.359 848 33 MUH p |
| 100 | 0 | # | $a Muh Mirza Gibran |
| 245 | 1 | # | $a PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI BKPSDM KABUPATEN BOMBANA PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c Muh Mirza Gibran |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 15 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi bagian penting dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan adaptif. Namun, di BKPSDM Kabupaten Bombana masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya partisipasi pegawai dalam pelatihan, belum relevannya diklat dengan kebutuhan jabatan, serta belum adanya strategi kelembagaan yang berbasis data kinerja. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan pengembangan kompetensi dengan pelaksanaan aktual di lapangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran empirik dan menganalisis pengembangan kompetensi Pegawai Negeri Sipil di BKPSDM Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi di BKPSDM Kabupaten Bombana belum berjalan secara optimal dilihat dari 4 indikator yang digunakan hanya 2 indikator saja yang menunjukkan hasil yang baik. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, minimnya evaluasi pascapelatihan, serta rendahnya motivasi dan partisipasi pegawai. Kesimpulan: Pengembangan kompetensi ASN di BKPSDM Kabupaten Bombana masih belum berjalan optimal dihadapi berbagai tantangan struktural dan kultural. Oleh karena itu, diperlukan strategi kelembagaan yang lebih terarah dan berbasis data, pelibatan pimpinan dalam pembinaan karier, serta penguatan budaya kerja kolaboratif untuk meningkatkan efektivitas pengembangan sumber daya manusia aparatur. Kata Kunci: Pengembangan Kompetensi, Pegawai Negeri Sipil, BKPSDM Bombana |
| 650 | # | 4 | $a Manajemen Kepegawaian |
| 700 | 0 | # | $a Ajud Tajudin |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24081 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :