
| Judul | PERAN DISKOMINFO DALAM PENERAPAN MASTERPLAN SMART CITY MELALUI APLIKASI JENDELA PONTIANAK INTEGRASI (JEPIN) DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT / Sarah |
| Pengarang | Sarah Dyah Poespita |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 10 |
| Subjek | Administrasi Negara Bidang Komunikasi di Indonesia |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Rendahnya tingkat pemanfaatan aplikasi Jendela Pontianak Integrasi (JEPIN) oleh masyarakat menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya mewujudkan pelayanan publik berbasis teknologi di Kota Pontianak. Padahal, aplikasi ini merupakan bentuk implementasi Masterplan Smart City yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan publik. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa jumlah unduhan aplikasi JEPIN tidak mencapai 1% dari jumlah penduduk, menandakan kurang optimalnya peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam mendorong adopsi teknologi ini.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Diskominfo dalam penerapan Masterplan Smart City melalui aplikasi JEPIN. Metode: Pendekatan penelitian ini menggunakan konsep kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan melalui Observasi, Dokumentasi, dan pelaksanaan Wawancara. Informan yang terlibat dalam penelitian ini sejumlah 18 orang. Landasan teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah teori Peran oleh Soerjono Soekanto tahun 2012. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, data display, dan penarikan Kesimpulan serta verifikasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Diskominfo berperan dalam pengembangan infrastruktur digital, integrasi layanan, serta sosialisasi aplikasi, meskipun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan SDM, kurangnya koordinasi antar-OPD, dan minimnya literasi digital masyarakat. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi peran Diskominfo serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penerapan konsep Smart City secara inklusif dan berkelanjutan di Kota Pontianak. Kata Kunci: Peran Diskominfo, JEPIN, Penerapan Smart City, Peningkatan efisiensi layanan publik |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24725 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 00133/IPDN/2026 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192128 | ||
| 005 | 20260120022714 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000573 |
| 082 | # | # | $a 354.750.959.832.32 |
| 084 | # | # | $a 354.750.959.832.32 SAR p |
| 100 | 0 | # | $a Sarah |
| 245 | 1 | # | $a PERAN DISKOMINFO DALAM PENERAPAN MASTERPLAN SMART CITY MELALUI APLIKASI JENDELA PONTIANAK INTEGRASI (JEPIN) DI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT /$c Sarah |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 10 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Rendahnya tingkat pemanfaatan aplikasi Jendela Pontianak Integrasi (JEPIN) oleh masyarakat menjadi salah satu tantangan utama dalam upaya mewujudkan pelayanan publik berbasis teknologi di Kota Pontianak. Padahal, aplikasi ini merupakan bentuk implementasi Masterplan Smart City yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan publik. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa jumlah unduhan aplikasi JEPIN tidak mencapai 1% dari jumlah penduduk, menandakan kurang optimalnya peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam mendorong adopsi teknologi ini.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Diskominfo dalam penerapan Masterplan Smart City melalui aplikasi JEPIN. Metode: Pendekatan penelitian ini menggunakan konsep kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan melalui Observasi, Dokumentasi, dan pelaksanaan Wawancara. Informan yang terlibat dalam penelitian ini sejumlah 18 orang. Landasan teori yang digunakan sebagai pisau analisis adalah teori Peran oleh Soerjono Soekanto tahun 2012. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, data display, dan penarikan Kesimpulan serta verifikasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Diskominfo berperan dalam pengembangan infrastruktur digital, integrasi layanan, serta sosialisasi aplikasi, meskipun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan SDM, kurangnya koordinasi antar-OPD, dan minimnya literasi digital masyarakat. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi peran Diskominfo serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penerapan konsep Smart City secara inklusif dan berkelanjutan di Kota Pontianak. Kata Kunci: Peran Diskominfo, JEPIN, Penerapan Smart City, Peningkatan efisiensi layanan publik |
| 650 | # | 4 | $a Administrasi Negara Bidang Komunikasi di Indonesia |
| 700 | 0 | # | $a Dyah Poespita |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24725 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :