
| Judul | STRATEGI MITIGASI BENCANA KEKERINGAN OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DI KABUPATEN PAMEKASAN PROVINSI JAWA TIMUR / Annisa Fatimatul Firdausi Putri |
| Pengarang | Annisa Fatimatul Firdausi Putri Sulthon Rohmadin |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 17 :Ilus |
| Subjek | bencana |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Pamekasan merupakan wilayah yang rawan kekeringan dengan jumlah desa dan dusun terdampak yang cukup signifikan setiap tahunnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mitigasi yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan dalam menghadapi bencana kekeringan, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori strategi yang digunakan dalam penelitian ini 2 mengacu pada teori Jack Kooten (2006) yang mencakup strategi organisasi, program, sumber daya, dan kelembagaan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kabupaten Pamekasan telah melaksanakan strategi mitigasi melalui penyusunan program seperti penyediaan air bersih, pemetaan daerah rawan, penyuluhan kepada masyarakat, serta koordinasi dengan instansi terkait. Adapun faktor penghambatnya antara lain keterbatasan anggaran, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kesadaran masyarakat yang masih rendah terhadap mitigasi bencana. Kesimpulan: BPBD berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan menjalin kerja sama lintas sektor, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat edukasi kepada masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas strategi mitigasi bencana kekeringan secara berkelanjutan. Kata kunci: Strategi mitigasi, kekeringan, BPBD, bencana alam, Pamekasan. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21286 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06735/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192138 | ||
| 005 | 20260120055936 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000583 |
| 082 | # | # | $a 363.345 982 693 |
| 084 | # | # | $a 363.345 982 693 ANN s |
| 100 | 0 | # | $a Annisa Fatimatul Firdausi Putri |
| 245 | 1 | # | $a STRATEGI MITIGASI BENCANA KEKERINGAN OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DI KABUPATEN PAMEKASAN PROVINSI JAWA TIMUR /$c Annisa Fatimatul Firdausi Putri |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 17 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Pamekasan merupakan wilayah yang rawan kekeringan dengan jumlah desa dan dusun terdampak yang cukup signifikan setiap tahunnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mitigasi yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan dalam menghadapi bencana kekeringan, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori strategi yang digunakan dalam penelitian ini 2 mengacu pada teori Jack Kooten (2006) yang mencakup strategi organisasi, program, sumber daya, dan kelembagaan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kabupaten Pamekasan telah melaksanakan strategi mitigasi melalui penyusunan program seperti penyediaan air bersih, pemetaan daerah rawan, penyuluhan kepada masyarakat, serta koordinasi dengan instansi terkait. Adapun faktor penghambatnya antara lain keterbatasan anggaran, keterbatasan sarana dan prasarana, serta kesadaran masyarakat yang masih rendah terhadap mitigasi bencana. Kesimpulan: BPBD berupaya mengatasi hambatan tersebut dengan menjalin kerja sama lintas sektor, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat edukasi kepada masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas strategi mitigasi bencana kekeringan secara berkelanjutan. Kata kunci: Strategi mitigasi, kekeringan, BPBD, bencana alam, Pamekasan. |
| 650 | # | 4 | $a bencana |
| 700 | 0 | # | $a Sulthon Rohmadin |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21286 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :