Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENGEMBANGAN UMKM MELALUI FESTIVAL BAKU TIMBA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN JAYAPURA PROVINSI PAPUA / Meir Mutiara
Pengarang Meir Mutiara
Ridwan
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 16
Subjek Pengembangan dan pemberdayaan UMKM
Abstrak Permasalahan: Keberadaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Papua termasuk Jayapura memiliki pengaruh dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan mencerminkan identitas budaya dan sumber daya alam lokal, Jayapura memiliki potensi yang luar biasa untuk menghasilkan produk lokal. Namun, produk lokal tersebut belum dimanfaatkan dengan baik, sehingga salah satu cara untuk memanfaatkannya dengan mengadakan Festival Baku Timba yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengembangan,faktor pendukung dan faktor penghambat pengembangan UMKM melalui Festival Baku Timba dalam peningkatan pendapatan masyarakat di Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Metode: Metode pengumpulan data terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer mencakup observasi dan wawancara, sedangkan sumber sekunder meliputi publikasi dan laporan penelitian. Hasil/Temuan:. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival ini memberikan akses pemasaran lebih luas bagi pelaku usaha, meningkatkan standarisasi produk, serta mendukung inovasi dalam pengemasan dan promosi. Pemerintah Kabupaten Jayapura turut berperan aktif dalam menyediakan fasilitas pemasaran, seperti tenda di festival dan galeri UMKM, untuk meningkatkan penjualan produk lokal. Meskipun festival ini berperan signifikan dalam mendukung pengembangan UMKM lokal di Kabupaten Jayapura, pelaku UMKM masih menghadapi hambatan utama, yaitu kurangnya kemampuan dalam memasarkan produk,baik secara langsung maupun online. Kesimpulan: Kesimpulan: Festival Baku Timba di Kabupaten Jayapura berhasil meningkatkan pengembangan UMKM lokal dengan memperluas akses pemasaran,meningkatkan standarisasi produk, dan mendukung inovasi dalam pengemasan. Dukungan pemerintah dalam menyediakan fasilitas pemasaran juga berperan penting dalam meningkatkan penjualan produk lokal. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pemasaran, baik secara langsung maupun online, yang perlu diatasi untuk keberlanjutan usaha mereka. Kata kunci: UMKM, Festival Baku Timba, Pendapatan Masyarakat, Kabupaten Jayapura
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24055

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00140/IPDN/2026 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192147
005 20260120100037
035 # # $a 0010-0126000592
082 # # $a 338.642 598 8
084 # # $a 338.642 598 8 MEI p
100 0 # $a Meir Mutiara
245 1 # $a PENGEMBANGAN UMKM MELALUI FESTIVAL BAKU TIMBA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI KABUPATEN JAYAPURA PROVINSI PAPUA /$c Meir Mutiara
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 16
520 # # $a Permasalahan: Keberadaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Papua termasuk Jayapura memiliki pengaruh dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan mencerminkan identitas budaya dan sumber daya alam lokal, Jayapura memiliki potensi yang luar biasa untuk menghasilkan produk lokal. Namun, produk lokal tersebut belum dimanfaatkan dengan baik, sehingga salah satu cara untuk memanfaatkannya dengan mengadakan Festival Baku Timba yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengembangan,faktor pendukung dan faktor penghambat pengembangan UMKM melalui Festival Baku Timba dalam peningkatan pendapatan masyarakat di Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Metode: Metode pengumpulan data terdiri dari sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer mencakup observasi dan wawancara, sedangkan sumber sekunder meliputi publikasi dan laporan penelitian. Hasil/Temuan:. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival ini memberikan akses pemasaran lebih luas bagi pelaku usaha, meningkatkan standarisasi produk, serta mendukung inovasi dalam pengemasan dan promosi. Pemerintah Kabupaten Jayapura turut berperan aktif dalam menyediakan fasilitas pemasaran, seperti tenda di festival dan galeri UMKM, untuk meningkatkan penjualan produk lokal. Meskipun festival ini berperan signifikan dalam mendukung pengembangan UMKM lokal di Kabupaten Jayapura, pelaku UMKM masih menghadapi hambatan utama, yaitu kurangnya kemampuan dalam memasarkan produk,baik secara langsung maupun online. Kesimpulan: Kesimpulan: Festival Baku Timba di Kabupaten Jayapura berhasil meningkatkan pengembangan UMKM lokal dengan memperluas akses pemasaran,meningkatkan standarisasi produk, dan mendukung inovasi dalam pengemasan. Dukungan pemerintah dalam menyediakan fasilitas pemasaran juga berperan penting dalam meningkatkan penjualan produk lokal. Namun, pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam pemasaran, baik secara langsung maupun online, yang perlu diatasi untuk keberlanjutan usaha mereka. Kata kunci: UMKM, Festival Baku Timba, Pendapatan Masyarakat, Kabupaten Jayapura
650 # 4 $a Pengembangan dan pemberdayaan UMKM
700 0 # $a Ridwan
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24055
Content Unduh katalog