
| Judul | OPTIMALISASI PENERIMAAN PAJAK DAERAH MELALUI APLIKASI CASHLESS PAYMENT DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN MINAHASA UTARA PROVINSI SULAWESI UTARA / ANJELICA JESICA HANNA WAURAN |
| Pengarang | ANJELICA JESICA HANNA WAURAN Restu Widyo Sasongko |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 12 :Ilus |
| Subjek | Pajak Daerah |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini berawal dari adanya pembaruan pada sistem penerimaan pajak daerah dengan menggunakan cashless payment di Kabupaten Minahasa Utara mulai tahun 2022, sehingga perlunya pengoptimalan pada beberapa pajak daerah yang belum mencapai realisasi target yang sudah ditentukan guna untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Tujuan: untuk mengetahui optimalisasi pengunaan cashless payment dalam penerimaan pajak daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah di Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi,observasi serta wawancara mendalam terhadap informan dari pegawai Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Minahasa Utara dan masyarakat megenai penggunaan aplikasi penerimaan pajak daerah melalui cahsless payment. Hasil/Temuan: temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukan bahwa optimalisasi dari penerimaan pajak daerah berbasis cashless payment sudah cukup optimal, namun masih ditemukan beberapa faktor yang seringkali menjadi penghambat dalam penggunaan cashless payment seperti permasalahan infrastruktur pada jaringan internet di wilayah perkantoran Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Minahasa Utara dan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai digitalisasi pada penggunaan cashless payment terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah kepulauan. Kesimpulan:Optimalisasi pajak daerah melalui cashless payment yang diterapkan mulai tahun 2022 inisudah sudah cukup baik namun masih terdapat beberapa faktor penghambat dalam mencapai target dan realisasi yang sudah ditentukan. Kata Kunci : Optimalisasi, Cashless Payment, Pajak Daerah |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20425 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 00152/IPDN/2026 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192165 | ||
| 005 | 20260121085829 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000610 |
| 082 | # | # | $a 336.259 842 |
| 084 | # | # | $a 336.259 842 ANJ o |
| 100 | 0 | # | $a ANJELICA JESICA HANNA WAURAN |
| 245 | 1 | # | $a OPTIMALISASI PENERIMAAN PAJAK DAERAH MELALUI APLIKASI CASHLESS PAYMENT DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN MINAHASA UTARA PROVINSI SULAWESI UTARA /$c ANJELICA JESICA HANNA WAURAN |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 12 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini berawal dari adanya pembaruan pada sistem penerimaan pajak daerah dengan menggunakan cashless payment di Kabupaten Minahasa Utara mulai tahun 2022, sehingga perlunya pengoptimalan pada beberapa pajak daerah yang belum mencapai realisasi target yang sudah ditentukan guna untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Tujuan: untuk mengetahui optimalisasi pengunaan cashless payment dalam penerimaan pajak daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah di Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi,observasi serta wawancara mendalam terhadap informan dari pegawai Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Minahasa Utara dan masyarakat megenai penggunaan aplikasi penerimaan pajak daerah melalui cahsless payment. Hasil/Temuan: temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukan bahwa optimalisasi dari penerimaan pajak daerah berbasis cashless payment sudah cukup optimal, namun masih ditemukan beberapa faktor yang seringkali menjadi penghambat dalam penggunaan cashless payment seperti permasalahan infrastruktur pada jaringan internet di wilayah perkantoran Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Minahasa Utara dan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai digitalisasi pada penggunaan cashless payment terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah kepulauan. Kesimpulan:Optimalisasi pajak daerah melalui cashless payment yang diterapkan mulai tahun 2022 inisudah sudah cukup baik namun masih terdapat beberapa faktor penghambat dalam mencapai target dan realisasi yang sudah ditentukan. Kata Kunci : Optimalisasi, Cashless Payment, Pajak Daerah |
| 650 | # | 4 | $a Pajak Daerah |
| 700 | 0 | # | $a Restu Widyo Sasongko |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20425 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :