Cite This        Tampung        Export Record
Judul KOLABORASI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DENGAN MEDIA MASSA DAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA MEGATHRUST DI KABUPATEN GIANYAR PROVINSI BALI / Kadek Agus Yuda Parmana
Pengarang Kadek Agus Yuda Parmana
Marzuki
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 14 :Ilus
Subjek Mitigasi Bencana Alam
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah tingginya indeks risiko bencana gempa bumi di Kabupaten Gianyar yang menuntut kesiapsiagaan maksimal dalam menghadapi potensi bencana. Ancaman gempa megathrust menjadi isu serius yang berpotensi menimbulkan dampak besar di Kabupaten Gianyar. Namun, di sisi lain, indeks ketahanan daerah Kabupaten Gianyar masih tergolong rendah, menjadikannya sebagai daerah dengan ketahanan paling lemah dalam menghadapi bencana di Provinsi Bali. Upaya penanggulangan bencana yang dilakukan belum sepenuhnya optimal, terutama dalam upaya yang melibatkan antar sektor. Tujuan: Untuk mengetahui kolaborasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan media massa dan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana megathrust di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data terdiri atas wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap 8 informan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pelaksanaan kolaborasi BPBD dengan media massa dan masyarakat masih ditemukan beberapa hambatan yaitu terbatasanya sumber daya dan masih adanya perbedaan kepentingan antar pihak. Salah satu upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut adalah dengan peningkatan alokasi anggaran dan kapasitas sumber daya manusia dan penyelarasan tujuan melalui forum komunikasi. Kesimpulan: Kolaborasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dengan Media Massa Dan Masyarakat Dalam Menghadapi Ancaman Bencana Megathrust Di Kabupaten Gianyar Provinsi Bali sudah cukup berjalan dengan baik dikarenakan ada beberapa dimensi yang belum sepenuhnya berjalan baik namun beberapa dimensi sudah berjalan dengan baik. Kata Kunci: Kolaborasi, Ancaman, Gempa Megathrust.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20191

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06751/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192190
005 20260121095830
035 # # $a 0010-0126000635
082 # # $a 363.759 862 32
084 # # $a 363.759 862 32 KAD k
100 0 # $a Kadek Agus Yuda Parmana
245 1 # $a KOLABORASI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DENGAN MEDIA MASSA DAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA MEGATHRUST DI KABUPATEN GIANYAR PROVINSI BALI /$c Kadek Agus Yuda Parmana
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 14 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah tingginya indeks risiko bencana gempa bumi di Kabupaten Gianyar yang menuntut kesiapsiagaan maksimal dalam menghadapi potensi bencana. Ancaman gempa megathrust menjadi isu serius yang berpotensi menimbulkan dampak besar di Kabupaten Gianyar. Namun, di sisi lain, indeks ketahanan daerah Kabupaten Gianyar masih tergolong rendah, menjadikannya sebagai daerah dengan ketahanan paling lemah dalam menghadapi bencana di Provinsi Bali. Upaya penanggulangan bencana yang dilakukan belum sepenuhnya optimal, terutama dalam upaya yang melibatkan antar sektor. Tujuan: Untuk mengetahui kolaborasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan media massa dan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana megathrust di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data terdiri atas wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap 8 informan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pelaksanaan kolaborasi BPBD dengan media massa dan masyarakat masih ditemukan beberapa hambatan yaitu terbatasanya sumber daya dan masih adanya perbedaan kepentingan antar pihak. Salah satu upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut adalah dengan peningkatan alokasi anggaran dan kapasitas sumber daya manusia dan penyelarasan tujuan melalui forum komunikasi. Kesimpulan: Kolaborasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dengan Media Massa Dan Masyarakat Dalam Menghadapi Ancaman Bencana Megathrust Di Kabupaten Gianyar Provinsi Bali sudah cukup berjalan dengan baik dikarenakan ada beberapa dimensi yang belum sepenuhnya berjalan baik namun beberapa dimensi sudah berjalan dengan baik. Kata Kunci: Kolaborasi, Ancaman, Gempa Megathrust.
650 # 4 $a Mitigasi Bencana Alam
700 0 # $a Marzuki
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20191
Content Unduh katalog