Cite This        Tampung        Export Record
Judul EVALUASI STRATEGI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENYELENGGARAAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM SELAMA PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK 2024 DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR / Novian Gilang Ramadhan Putra Pratama
Pengarang Novian Gilang Ramadhan Putra Pratama
Luh Putu Vera Astripujayanti
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 16 :Ilus
Subjek Layanan Kepolisian
Abstrak Permasalahan/latar belakang: penyelenggaraan Pilkada harus mencerminkan sebuah proses demokrasi yang berlangsung secara damai, transparan, dan partisipatif, dimana seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi tanpa rasa takut terhadap intimidasi, dan ancaman yang dapat memicu konflik sosial. Keberadaan aparat satuan Polisi Pamong Praja sangat vital sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Selama pelaksanaan Pilkada, Satuan Polisi Pamong Praja berperan dalam membantu menciptakan suasana yang kondusif bagi pemilih untuk menyalurkan hak suaranya dengan bebas. Tujuan: mengevaluasi dari strategi yang telah dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2024 di Kabupaten Lombok Timur. Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasiserta dianalisis dengan model Miles dan Huberman dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Satuan Polisi Pamong Praja memiliki anggaran yang sangat terbatas sehingga penggunaannya diprioritaskan pada tahapan yang krusial, seperti tahap pemungutan suara dan pasca pemungutan suara. Satuan Polisi Pamong Praja bertindak cepat terhadap aduan dari masyarakat dan melakukan penanganan sesuai dengan SOP yang berlaku. Masyarakat dan Tim sukses dari peserta Pilkada juga memberikan tanggapan positif terhadap kinerja Satuan Polisi Pamong Praja selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak. Namun, anggota Satpol PP merasa pembinaan teknis operasional yang diberikan sangat minim dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Kesimpulan: strategi yang diterapkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lombok Timur dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024 masih belum sepenuhnya optimal, terutama dalam perspektif learning and growth. Masih terdapat sejumlah kendala seperti keterbatasan anggaran, kurang memadainya sarana dan prasarana, minimnya pelatihan serta pengembangan sumber daya manusia, serta rendahnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas. Kata kunci: Balanced Scorecard, Evaluasi Strategi, Ketentraman dan Ketertiban Umum, Pilkada
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23831

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06762/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192208
005 20260121104546
035 # # $a 0010-0126000653
082 # # $a 363.28
084 # # $a 363.28 NOV e
100 0 # $a Novian Gilang Ramadhan Putra Pratama
245 1 # $a EVALUASI STRATEGI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PENYELENGGARAAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM SELAMA PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK 2024 DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR /$c Novian Gilang Ramadhan Putra Pratama
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 16 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/latar belakang: penyelenggaraan Pilkada harus mencerminkan sebuah proses demokrasi yang berlangsung secara damai, transparan, dan partisipatif, dimana seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi tanpa rasa takut terhadap intimidasi, dan ancaman yang dapat memicu konflik sosial. Keberadaan aparat satuan Polisi Pamong Praja sangat vital sebagai garda terdepan dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat. Selama pelaksanaan Pilkada, Satuan Polisi Pamong Praja berperan dalam membantu menciptakan suasana yang kondusif bagi pemilih untuk menyalurkan hak suaranya dengan bebas. Tujuan: mengevaluasi dari strategi yang telah dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2024 di Kabupaten Lombok Timur. Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasiserta dianalisis dengan model Miles dan Huberman dengan tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Satuan Polisi Pamong Praja memiliki anggaran yang sangat terbatas sehingga penggunaannya diprioritaskan pada tahapan yang krusial, seperti tahap pemungutan suara dan pasca pemungutan suara. Satuan Polisi Pamong Praja bertindak cepat terhadap aduan dari masyarakat dan melakukan penanganan sesuai dengan SOP yang berlaku. Masyarakat dan Tim sukses dari peserta Pilkada juga memberikan tanggapan positif terhadap kinerja Satuan Polisi Pamong Praja selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak. Namun, anggota Satpol PP merasa pembinaan teknis operasional yang diberikan sangat minim dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Kesimpulan: strategi yang diterapkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lombok Timur dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024 masih belum sepenuhnya optimal, terutama dalam perspektif learning and growth. Masih terdapat sejumlah kendala seperti keterbatasan anggaran, kurang memadainya sarana dan prasarana, minimnya pelatihan serta pengembangan sumber daya manusia, serta rendahnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas. Kata kunci: Balanced Scorecard, Evaluasi Strategi, Ketentraman dan Ketertiban Umum, Pilkada
650 # 4 $a Layanan Kepolisian
700 0 # $a Luh Putu Vera Astripujayanti
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23831
Content Unduh katalog