
| Judul | PEMBERDAYAAN PETANI JAGUNG MELALUI PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN DI DISTRIK MANOKWARI UTARA KABUPATEN MANOKWARI / Medellyn Emma Bonepay |
| Pengarang | Medellyn Emma Bonepay Hendrawati Hamid |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 13 :Ilus |
| Subjek | penyuluhan pertanian |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini berfokus pada rendahnya produktivitas dan daya saing petani jagung akibat keterbatasan pengetahuan, sarana produksi, dan akses pasar di Distrik Manokwari. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan petani melalui programa penyuluhan pertanian di Distrik Manokwari Utara Kabupaten Manokwari. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (17 informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinas terkait telah melaksanakan berbagai upaya pemberdayaan melalui penerapan sejumlah kebijakan yang bersifat strategis, Namun, masih terdapat berbagai hambatan dalam pelaksanaannya, seperti kurangnya pelatihan keterampilan, keterbatasan sarana produksi, serta rendahnya akses petani terhadap informasi dan teknologi. Kesimpulan: Pemberdayaan petani jagung melalui programa penyuluhan pertanian di Distrik Manokwari Utara masih belum optimal dalam lima dimensi utama yaitu pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan, dan pemeliharaan, karena terbatasnya akses modal, kurangnya tenaga penyuluh, distribusi sarana produksi yang belum efisien, serta pelatihan yang belum berkelanjutan. Guna meningkatkan pemberdayaan petani melalui programa penyuluhan, disarankan untuk meningkatkan pemberdayaan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan masyarakat petani. Diharapkan, program ini mampu meningkatkan produktivitas jagung serta kesejahteraan petani di wilayah tersebut. Kata Kunci: Pemberdayaan, Petani Jagung, Produksi Jagung, Programa Penyuluhan Pertanian |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24054 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06779/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192275 | ||
| 005 | 20260122101517 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000720 |
| 082 | # | # | $a 630.791 259 883 23 |
| 084 | # | # | $a 630.791 259 883 23 MED p |
| 100 | 0 | # | $a Medellyn Emma Bonepay |
| 245 | 1 | # | $a PEMBERDAYAAN PETANI JAGUNG MELALUI PROGRAMA PENYULUHAN PERTANIAN DI DISTRIK MANOKWARI UTARA KABUPATEN MANOKWARI /$c Medellyn Emma Bonepay |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 13 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini berfokus pada rendahnya produktivitas dan daya saing petani jagung akibat keterbatasan pengetahuan, sarana produksi, dan akses pasar di Distrik Manokwari. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan petani melalui programa penyuluhan pertanian di Distrik Manokwari Utara Kabupaten Manokwari. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam (17 informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinas terkait telah melaksanakan berbagai upaya pemberdayaan melalui penerapan sejumlah kebijakan yang bersifat strategis, Namun, masih terdapat berbagai hambatan dalam pelaksanaannya, seperti kurangnya pelatihan keterampilan, keterbatasan sarana produksi, serta rendahnya akses petani terhadap informasi dan teknologi. Kesimpulan: Pemberdayaan petani jagung melalui programa penyuluhan pertanian di Distrik Manokwari Utara masih belum optimal dalam lima dimensi utama yaitu pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan, dan pemeliharaan, karena terbatasnya akses modal, kurangnya tenaga penyuluh, distribusi sarana produksi yang belum efisien, serta pelatihan yang belum berkelanjutan. Guna meningkatkan pemberdayaan petani melalui programa penyuluhan, disarankan untuk meningkatkan pemberdayaan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan masyarakat petani. Diharapkan, program ini mampu meningkatkan produktivitas jagung serta kesejahteraan petani di wilayah tersebut. Kata Kunci: Pemberdayaan, Petani Jagung, Produksi Jagung, Programa Penyuluhan Pertanian |
| 650 | # | 4 | $a penyuluhan pertanian |
| 700 | 0 | # | $a Hendrawati Hamid |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24054 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :