
| Judul | PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BIDANG BRANDING DAN PEMASARAN DI KOTA LUBUKLINGGAU PROVINSI SUMATERA SELATAN : (UMKM) , (SDM) / Daffina Dwinka Azemia |
| Pengarang | Daffina Dwinka Azemia Rosmery Elsye |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 13 |
| Subjek | Pengembangan dan pemberdayaan UMKM |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran penting UMKM dalam perekonomian Indonesia yang meliputi 96% dari seluruh unit usaha dan memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) lebih dari 60%. Penelitian ini berlandaskan pada kerangka hukum yang ditetapkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur tanggung jawab pemerintah di berbagai tingkatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini memberikan kontribusi untuk pemahaman tentang bagaimana inisiatif pengembangan kapasitas yang tepat sasaran dapat meningkatkan kompetensi UMKM sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan penghidupan masyarakat di Kota Lubuklinggau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan sesuai dengan Teori Pemberdayaan Pranaka dan Priyono. Metode pengumpulan data meliputi wawancara dengan para pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program pengembangan kapasitas, untuk memastikan bahwa temuan penelitian didasarkan pada pengalaman nyata. Hasil/Temuan: Temuan penelitian ini adalah pentingnya pemberdayaan pelaku usaha di bidang branding dan pemasaran untuk pengembangan usahanya. Kesimpulan: Diperlukan perbaikan dalam sosialisasi dan perluasan akses agar lebih banyak lagi pelaku UMKM yang dapat berpartisipasi dalam program pemberdayaan. Kendala utama dalam pelaksanaan Program Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia Bidang Branding dan Pemasaran di Kota Lubuklinggau adalah terbatasnya anggaran dari pemerintah pusat. Kata kunci: Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Pengembangan Kapasitas, Branding, Pemasaran |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23527 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06805/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192301 | ||
| 005 | 20260122110036 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000746 |
| 082 | # | # | $a 338.64 259 816 1 |
| 084 | # | # | $a 338.64 259 816 1 DAF p |
| 100 | 0 | # | $a Daffina Dwinka Azemia |
| 245 | 1 | # | $a PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) MELALUI PROGRAM PENGEMBANGAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DI BIDANG BRANDING DAN PEMASARAN DI KOTA LUBUKLINGGAU PROVINSI SUMATERA SELATAN : $b (UMKM) , (SDM) /$c Daffina Dwinka Azemia |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 13 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran penting UMKM dalam perekonomian Indonesia yang meliputi 96% dari seluruh unit usaha dan memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) lebih dari 60%. Penelitian ini berlandaskan pada kerangka hukum yang ditetapkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengatur tanggung jawab pemerintah di berbagai tingkatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan: Penelitian ini memberikan kontribusi untuk pemahaman tentang bagaimana inisiatif pengembangan kapasitas yang tepat sasaran dapat meningkatkan kompetensi UMKM sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan penghidupan masyarakat di Kota Lubuklinggau. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan sesuai dengan Teori Pemberdayaan Pranaka dan Priyono. Metode pengumpulan data meliputi wawancara dengan para pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program pengembangan kapasitas, untuk memastikan bahwa temuan penelitian didasarkan pada pengalaman nyata. Hasil/Temuan: Temuan penelitian ini adalah pentingnya pemberdayaan pelaku usaha di bidang branding dan pemasaran untuk pengembangan usahanya. Kesimpulan: Diperlukan perbaikan dalam sosialisasi dan perluasan akses agar lebih banyak lagi pelaku UMKM yang dapat berpartisipasi dalam program pemberdayaan. Kendala utama dalam pelaksanaan Program Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia Bidang Branding dan Pemasaran di Kota Lubuklinggau adalah terbatasnya anggaran dari pemerintah pusat. Kata kunci: Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Pengembangan Kapasitas, Branding, Pemasaran |
| 650 | # | 4 | $a Pengembangan dan pemberdayaan UMKM |
| 700 | 0 | # | $a Rosmery Elsye |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23527 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :