Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI STRATEGI AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI KOTA PANGKALPINANG PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG / Aditio Braharjanto
Pengarang Aditio Braharjanto
Subiyono
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 17 :Ilus
Subjek Administrasi Kependudukan
Abstrak Permasalahan (GAP) : Pemerintah mulai menerapkan kebijakan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital secara nasional pada pertengahan tahun 2022 dengan memanfaatkan digitalisasi, layanan aktivasi IKD diharapkan dapat memberikan pelayanan yang mudah dan cepat bagi masyarakat dalam pelaksanaan admnistrasi kependudukan, namun di Kota Pangkalpinang angka aktivasi masih rendah bertolak belakang dengan tingginya angka penggunaan gawai. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran riil implementasi strategi aktivasi IKD. Metode: Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori Edward III (1990) yang menjelaskan 4 dimensi implementasi, yaitu: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi. Metode yang digunakan untuk menganalisis adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Data dan informasi yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil/Temuan : Hasil Penelitian menunjukkan masih banyak hambatan dalam pelaksanaan strategi aktivasi identitas kependudukan digital dikota Pangkalpinang diantaranya kurangnya pengetahuan masyarakat, kurangnya minat masyarakat,kurangnya sumber daya manusia. Kesimpulan : Implementasi srategi aktivasi identitas kependudukan digital di Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung belum berjalan dengan maksimal karena karena masih terdapat banyak hambatan diantaranya kurangnya pengetahuan masyarakat, kurangnya minat masyarakat,kurangnya sumber daya manusia untuk mengatasi hambatan ialah dengan lebih gencar melakukan sosialisasi serta melakukan layanan aktivasi IKD melalui program jemput bola. Kata Kunci: Implementasi, Strategi, Identitas Kependudukan Digital

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06823/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192323
005 20260122012047
035 # # $a 0010-0126000768
082 # # $a 353.659 816 311
084 # # $a 353.659 816 311 ADI i
100 0 # $a Aditio Braharjanto
245 1 # $a IMPLEMENTASI STRATEGI AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI KOTA PANGKALPINANG PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG /$c Aditio Braharjanto
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 17 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan (GAP) : Pemerintah mulai menerapkan kebijakan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital secara nasional pada pertengahan tahun 2022 dengan memanfaatkan digitalisasi, layanan aktivasi IKD diharapkan dapat memberikan pelayanan yang mudah dan cepat bagi masyarakat dalam pelaksanaan admnistrasi kependudukan, namun di Kota Pangkalpinang angka aktivasi masih rendah bertolak belakang dengan tingginya angka penggunaan gawai. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran riil implementasi strategi aktivasi IKD. Metode: Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori Edward III (1990) yang menjelaskan 4 dimensi implementasi, yaitu: Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi. Metode yang digunakan untuk menganalisis adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Data dan informasi yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil/Temuan : Hasil Penelitian menunjukkan masih banyak hambatan dalam pelaksanaan strategi aktivasi identitas kependudukan digital dikota Pangkalpinang diantaranya kurangnya pengetahuan masyarakat, kurangnya minat masyarakat,kurangnya sumber daya manusia. Kesimpulan : Implementasi srategi aktivasi identitas kependudukan digital di Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung belum berjalan dengan maksimal karena karena masih terdapat banyak hambatan diantaranya kurangnya pengetahuan masyarakat, kurangnya minat masyarakat,kurangnya sumber daya manusia untuk mengatasi hambatan ialah dengan lebih gencar melakukan sosialisasi serta melakukan layanan aktivasi IKD melalui program jemput bola. Kata Kunci: Implementasi, Strategi, Identitas Kependudukan Digital
650 # 4 $a Administrasi Kependudukan
700 0 # $a Subiyono
Content Unduh katalog