Cite This        Tampung        Export Record
Judul STRATEGI PENGELOLAAN ANGGARAN DALAM MEMAKSIMALKAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN DAERAH OTONOM BARU DI PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN / Heselo, Abraham Obed
Pengarang Heselo, Abraham Obed
Tun Huseno
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 12
Subjek Keuangan Daerah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Provinsi Papua Pegunungan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) menghadapi permasalahan kompleks dalam pengelolaan keuangan daerah, termasuk keterbatasan anggaran, kualitas SDM yang rendah, serta lemahnya transparansi dan akuntabilitas. Kesenjangan penelitian terletak pada minimnya kajian yang menyoroti pemanfaatan teknologi informasi, khususnya Financial Management Information System (FMIS), sebagai strategi pengelolaan keuangan yang adaptif di Daerah Otonomi Baru seperti Provinsi Papua Pegunungan, sementara studi sebelumnya lebih berfokus pada aspek kinerja fiskal dan kendala administratif secara konvensional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan strategi pemerintah dalam pengelolaan anggaran untuk percepatan pembangunan daerah otonomi baru di Provinsi Papua Pegunungan.. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi terstruktur dengan lima informan, dan dokumentasi berupa pengambilan foto dan video dengan menggunakan smartphone. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan strategi pengelolaan anggaran yang diterapkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Papua Pegunungan dilakukan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian. Pemerintah juga menetapkan sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sebagai prioritas utama sesuai dengan alokasi dana otonomi khusus. Salah satu temuan penting adalah penerapan Financial Management Information System (FMIS), yaitu sistem informasi keuangan yang mempermudah pengelolaan anggaran secara lebih efektif, transparan, dan akuntabel. FMIS terbukti berperan dalam meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah dan meminimalisir kesalahan penggunaan anggaran, khususnya di Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD). Kesimpulan: penerapan FMIS memberikan dampak positif terhadap pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Papua Pegunungan, karena mampu mendukung pencapaian prinsip transparansi dan akuntabilitas, serta memperkuat tata kelola anggaran secara berkelanjutan. Kata kunci: Percepatan Pembangunan, Daerah Otonomi Baru, Strategi Pembangunan
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24756

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06843/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192344
005 20260122022430
035 # # $a 0010-0126000789
082 # # $a 336.013 598 81
084 # # $a 336.013 598 81 ABR s
100 3 # $a Heselo, Abraham Obed
245 1 # $a STRATEGI PENGELOLAAN ANGGARAN DALAM MEMAKSIMALKAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN DAERAH OTONOM BARU DI PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN /$c Heselo, Abraham Obed
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 12
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Provinsi Papua Pegunungan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) menghadapi permasalahan kompleks dalam pengelolaan keuangan daerah, termasuk keterbatasan anggaran, kualitas SDM yang rendah, serta lemahnya transparansi dan akuntabilitas. Kesenjangan penelitian terletak pada minimnya kajian yang menyoroti pemanfaatan teknologi informasi, khususnya Financial Management Information System (FMIS), sebagai strategi pengelolaan keuangan yang adaptif di Daerah Otonomi Baru seperti Provinsi Papua Pegunungan, sementara studi sebelumnya lebih berfokus pada aspek kinerja fiskal dan kendala administratif secara konvensional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan strategi pemerintah dalam pengelolaan anggaran untuk percepatan pembangunan daerah otonomi baru di Provinsi Papua Pegunungan.. Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi terstruktur dengan lima informan, dan dokumentasi berupa pengambilan foto dan video dengan menggunakan smartphone. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan strategi pengelolaan anggaran yang diterapkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Papua Pegunungan dilakukan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian. Pemerintah juga menetapkan sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur sebagai prioritas utama sesuai dengan alokasi dana otonomi khusus. Salah satu temuan penting adalah penerapan Financial Management Information System (FMIS), yaitu sistem informasi keuangan yang mempermudah pengelolaan anggaran secara lebih efektif, transparan, dan akuntabel. FMIS terbukti berperan dalam meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah dan meminimalisir kesalahan penggunaan anggaran, khususnya di Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD). Kesimpulan: penerapan FMIS memberikan dampak positif terhadap pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Papua Pegunungan, karena mampu mendukung pencapaian prinsip transparansi dan akuntabilitas, serta memperkuat tata kelola anggaran secara berkelanjutan. Kata kunci: Percepatan Pembangunan, Daerah Otonomi Baru, Strategi Pembangunan
650 # 4 $a Keuangan Daerah
700 0 # $a Tun Huseno
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24756
Content Unduh katalog