Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN E-KINERJA PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN PASANGKAYU PROVINSI SULAWESI BARAT / Tegar Prasetya Negara
Pengarang Tegar Prasetya Negara
Nur Handayani
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 13
Subjek Pegawai Negri Sipil
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Implementasi kebijakan E-Kinerja di Kabupaten Pasangkayu hingga saat ini masih belum berjalan secara maksimal. Hal ini ditandai dengan masih adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum memahami cara penggunaan sistem E-Kinerja, yang berdampak pada keterlambatan dalam penyetoran Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Kurangnya pemahaman ASN terhadap sistem ini menjadi salah satu kendala utama dalam optimalisasi pelaksanaan E- Kinerja. Oleh karena itu, diperlukan kajian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan E-Kinerja di Kabupaten Pasangkayu, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta mengevaluasi upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi atau kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum implementasi E-Kinerja di BKPSDM Kabupaten Pasangkayu telah berjalan cukup baik, yang ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah ASN yang menyetorkan SKP tepat waktu. Faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Di sisi lain, faktor penghambat meliputi kurangnya pemahaman ASN terhadap sistem, keterbatasan jaringan internet, pemadaman listrik, serta pelaksanaan sosialisasi yang masih menggunakan dana pribadi. Kesimpulan: Untuk meningkatkan efektivitas implementasi E-Kinerja, diperlukan peningkatan kapasitas ASN melalui bimbingan teknis dan pelatihan, penyediaan infrastruktur yang memadai, serta dukungan anggaran untuk kegiatan sosialisasi secara berkelanjutan oleh pemerintah daerah. Kata Kunci: Implementasi, E-Kinerja, Kabupaten Pasangkayu.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22532

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06870/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192379
005 20260123100409
035 # # $a 0010-0126000824
082 # # $a 352.630 959 846 11
084 # # $a 352.630 959 846 11 TEG i
100 0 # $a Tegar Prasetya Negara
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN E-KINERJA PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN PASANGKAYU PROVINSI SULAWESI BARAT /$c Tegar Prasetya Negara
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 13
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Implementasi kebijakan E-Kinerja di Kabupaten Pasangkayu hingga saat ini masih belum berjalan secara maksimal. Hal ini ditandai dengan masih adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum memahami cara penggunaan sistem E-Kinerja, yang berdampak pada keterlambatan dalam penyetoran Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Kurangnya pemahaman ASN terhadap sistem ini menjadi salah satu kendala utama dalam optimalisasi pelaksanaan E- Kinerja. Oleh karena itu, diperlukan kajian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kebijakan E-Kinerja di Kabupaten Pasangkayu, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta mengevaluasi upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi atau kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum implementasi E-Kinerja di BKPSDM Kabupaten Pasangkayu telah berjalan cukup baik, yang ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah ASN yang menyetorkan SKP tepat waktu. Faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Di sisi lain, faktor penghambat meliputi kurangnya pemahaman ASN terhadap sistem, keterbatasan jaringan internet, pemadaman listrik, serta pelaksanaan sosialisasi yang masih menggunakan dana pribadi. Kesimpulan: Untuk meningkatkan efektivitas implementasi E-Kinerja, diperlukan peningkatan kapasitas ASN melalui bimbingan teknis dan pelatihan, penyediaan infrastruktur yang memadai, serta dukungan anggaran untuk kegiatan sosialisasi secara berkelanjutan oleh pemerintah daerah. Kata Kunci: Implementasi, E-Kinerja, Kabupaten Pasangkayu.
650 # 4 $a Pegawai Negri Sipil
700 0 # $a Nur Handayani
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22532
Content Unduh katalog