Cite This        Tampung        Export Record
Judul KESIAPSIAGAAN DALAM MENGHADAPI KONFLIK SOSIAL DI KAWASAN IBU KOTA NEGARA KECAMATAN SEPAKU KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA / muhammad arrafi rizaqul fahmi
Pengarang muhammad arrafi rizaqul fahmi
Nadya Anggara Putri
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 17
Subjek manajemen konflik
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, membawa dampak sosial yang signifikan, terutama potensi konflik sosial akibat dinamika migrasi dan perubahan tata ruang. Kehadiran pendatang dari berbagai daerah dengan latar belakang budaya dan kepentingan berbeda memicu tantangan baru bagi masyarakat lokal, seperti benturan budaya, sengketa lahan, dan ketimpangan akses terhadap sumber daya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab konflik sosial, mengkaji kesiapsiagaan masyarakat, pemerintah daerah, dan komunitas dalam menghadapi konflik, serta menganalisis upaya yang telah dilakukan untuk mengantisipasi dan menangani konflik di kawasan IKN. Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan berbagai informan kunci dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan masih bervariasi antar kelompok, dengan tantangan utama berupa minimnya integrasi sosial dan belum meratanya kebijakan mitigasi konflik. Kesimpulan: Diperlukan penguatan program kesiapsiagaan melalui pelibatan aktif tokoh masyarakat, edukasi multikulturalisme, dan kebijakan pembangunan yang inklusif agar konflik sosial tidak menghambat proses pembangunan IKN. Kata Kunci: kesiapsiagaan, konflik sosial, Ibu Kota Negara, masyarakat lokal, migrasi, Sepaku
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21919

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06915/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192475
005 20260126060256
035 # # $a 0010-0126000920
082 # # $a 658.405 359 838 13
084 # # $a 658.405 359 838 13 MUH k
100 0 # $a muhammad arrafi rizaqul fahmi
245 1 # $a KESIAPSIAGAAN DALAM MENGHADAPI KONFLIK SOSIAL DI KAWASAN IBU KOTA NEGARA KECAMATAN SEPAKU KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA /$c muhammad arrafi rizaqul fahmi
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 17
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, membawa dampak sosial yang signifikan, terutama potensi konflik sosial akibat dinamika migrasi dan perubahan tata ruang. Kehadiran pendatang dari berbagai daerah dengan latar belakang budaya dan kepentingan berbeda memicu tantangan baru bagi masyarakat lokal, seperti benturan budaya, sengketa lahan, dan ketimpangan akses terhadap sumber daya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab konflik sosial, mengkaji kesiapsiagaan masyarakat, pemerintah daerah, dan komunitas dalam menghadapi konflik, serta menganalisis upaya yang telah dilakukan untuk mengantisipasi dan menangani konflik di kawasan IKN. Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan berbagai informan kunci dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan masih bervariasi antar kelompok, dengan tantangan utama berupa minimnya integrasi sosial dan belum meratanya kebijakan mitigasi konflik. Kesimpulan: Diperlukan penguatan program kesiapsiagaan melalui pelibatan aktif tokoh masyarakat, edukasi multikulturalisme, dan kebijakan pembangunan yang inklusif agar konflik sosial tidak menghambat proses pembangunan IKN. Kata Kunci: kesiapsiagaan, konflik sosial, Ibu Kota Negara, masyarakat lokal, migrasi, Sepaku
650 # 4 $a manajemen konflik
700 0 # $a Nadya Anggara Putri
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21919
Content Unduh katalog