
| Judul | EFEKTIVITAS PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) OLEH DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN NGAWI PROVINSI JAWA TIMUR / Iskuncoro Jati |
| Pengarang | Iskuncoro Jati Yayat Sudrajat |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 12 |
| Subjek | Manajemen Pemasaran |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pertumbuhan teknologi digital yang pesat menuntut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dalam transformasi digital, khususnya dalam hal pemasaran produk. Namun, pelaku UMKM di Kabupaten Ngawi masih menghadapi kesulitan dalam memanfaatkan platform digital secara optimal. Pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Ngawi telah menyelenggarakan pelatihan pemasaran digital sebagai bentuk intervensi. Meski demikian, keterbatasan partisipasi, infrastruktur, dan literasi digital yang belum merata menjadi tantangan utama dalam efektivitas pelatihan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan pemasaran digital yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Ngawi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan digital peserta, termasuk dalam penggunaan media sosial, e-commerce, dan pembuatan konten digital. Namun, pelatihan masih menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu praktik, kurangnya perangkat teknologi, serta penyebaran informasi yang belum menjangkau wilayah pedesaan secara merata. Kesimpulan: Pelatihan pemasaran digital yang dilakukan menunjukkan efektivitas yang cukup baik dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Upaya seperti pelatihan bergelombang, penyediaan materi daring, dan pendampingan lanjutan telah membantu mengurangi hambatan. Diperlukan pengembangan infrastruktur, perluasan jangkauan peserta, dan pelatihan yang berkelanjutan agar UMKM dapat bersaing secara optimal di era digital. Kata Kunci: UMKM, pemasaran digital, efektivitas |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22558 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06947/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192510 | ||
| 005 | 20260127093707 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000955 |
| 082 | # | # | $a 658.872 095 982 833 |
| 084 | # | # | $a 658.872 095 982 833 ISK e |
| 100 | 0 | # | $a Iskuncoro Jati |
| 245 | 1 | # | $a EFEKTIVITAS PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) OLEH DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN NGAWI PROVINSI JAWA TIMUR /$c Iskuncoro Jati |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 12 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pertumbuhan teknologi digital yang pesat menuntut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dalam transformasi digital, khususnya dalam hal pemasaran produk. Namun, pelaku UMKM di Kabupaten Ngawi masih menghadapi kesulitan dalam memanfaatkan platform digital secara optimal. Pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Ngawi telah menyelenggarakan pelatihan pemasaran digital sebagai bentuk intervensi. Meski demikian, keterbatasan partisipasi, infrastruktur, dan literasi digital yang belum merata menjadi tantangan utama dalam efektivitas pelatihan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan pemasaran digital yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Ngawi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan keterampilan digital peserta, termasuk dalam penggunaan media sosial, e-commerce, dan pembuatan konten digital. Namun, pelatihan masih menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu praktik, kurangnya perangkat teknologi, serta penyebaran informasi yang belum menjangkau wilayah pedesaan secara merata. Kesimpulan: Pelatihan pemasaran digital yang dilakukan menunjukkan efektivitas yang cukup baik dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Upaya seperti pelatihan bergelombang, penyediaan materi daring, dan pendampingan lanjutan telah membantu mengurangi hambatan. Diperlukan pengembangan infrastruktur, perluasan jangkauan peserta, dan pelatihan yang berkelanjutan agar UMKM dapat bersaing secara optimal di era digital. Kata Kunci: UMKM, pemasaran digital, efektivitas |
| 650 | # | 4 | $a Manajemen Pemasaran |
| 700 | 0 | # | $a Yayat Sudrajat |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22558 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :