
| Judul | ANALISIS KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA PADA JABATAN MANAJERIAL DI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SITUBONDO PROVINSI JAWA TIMUR / Rayhan Alif Darmawan |
| Pengarang | Rayhan Alif Darmawan Rusmiyati |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 17 |
| Subjek | aparatur sipil negara |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): BAPPEDA Kabupaten Situbondo, masih ditemukan ketidaksesuaian antara kompetensi ASN dengan jabatan manajerial yang diemban, seperti belum terpenuhinya syarat pelatihan kepemimpinan dan ketidaksesuaian latar belakang pendidikan. Kondisi ini berpotensi menghambat kinerja organisasi dan efektivitas perencanaan pembangunan daerah. Tanpa adanya analisis kompetensi secara mendalam, kesenjangan ini dapat terus berlanjut dan mengganggu pencapaian tujuan organisasi secara optimal.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada jabatan manajerial diBadan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Situbondo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menduduki posisi jabatan manajerial di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Situbondo telah memiliki kompetensi dasar dalam hal kepemimpinan, perencanaan, dan pengambilan keputusan strategis untuk menunjang tugas dan fungsi yang dimiliki. Namun, kompetensi tersebut belum dimiliki secara merata oleh seluruh ASN yang menduduki posisi jabatan manajerial. Beberapa hambatan dalam pengembangan kompetensi antara lain terbatasnya anggaran pelatihan yang tersedia, rotasi dan mutasi jabatan yang terlalu cepat, serta keterbatasan akses terhadap pelatihan yang relevan dengan tuntutan jabatan. Kesimpulan: Pejabat Manajerial di Badan Perancanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Situbondo secara umum sudah memiliki kompetensi dasar yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi kepemimpinan, perencanaan dan pengambilan Keputusan strategis. Namun, hal tersebut belum sepenuhnya merata dimiliki oleh seluruh Aparatur Sipil Negara yang menduduki posisi jabatan manajerial. Untuk itu perlunya peningkatan anggaran khusus pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) serta Penyusunan Rencana Pengembangan Kompetensi (RPK) perorangan agar kompetensi pegawai yang menduduki jabatan manajerial merata seluruhnya. Kata Kunci: Analisis, Kompetensi, Jabatan Manajerial |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 06971/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192541 | ||
| 005 | 20260127104722 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000986 |
| 082 | # | # | $a 352.635 982 872 |
| 084 | # | # | $a 352.635 982 872 RAY a |
| 100 | 0 | # | $a Rayhan Alif Darmawan |
| 245 | 1 | # | $a ANALISIS KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA PADA JABATAN MANAJERIAL DI BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SITUBONDO PROVINSI JAWA TIMUR /$c Rayhan Alif Darmawan |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 17 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): BAPPEDA Kabupaten Situbondo, masih ditemukan ketidaksesuaian antara kompetensi ASN dengan jabatan manajerial yang diemban, seperti belum terpenuhinya syarat pelatihan kepemimpinan dan ketidaksesuaian latar belakang pendidikan. Kondisi ini berpotensi menghambat kinerja organisasi dan efektivitas perencanaan pembangunan daerah. Tanpa adanya analisis kompetensi secara mendalam, kesenjangan ini dapat terus berlanjut dan mengganggu pencapaian tujuan organisasi secara optimal.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada jabatan manajerial diBadan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Situbondo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menduduki posisi jabatan manajerial di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Situbondo telah memiliki kompetensi dasar dalam hal kepemimpinan, perencanaan, dan pengambilan keputusan strategis untuk menunjang tugas dan fungsi yang dimiliki. Namun, kompetensi tersebut belum dimiliki secara merata oleh seluruh ASN yang menduduki posisi jabatan manajerial. Beberapa hambatan dalam pengembangan kompetensi antara lain terbatasnya anggaran pelatihan yang tersedia, rotasi dan mutasi jabatan yang terlalu cepat, serta keterbatasan akses terhadap pelatihan yang relevan dengan tuntutan jabatan. Kesimpulan: Pejabat Manajerial di Badan Perancanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Situbondo secara umum sudah memiliki kompetensi dasar yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi kepemimpinan, perencanaan dan pengambilan Keputusan strategis. Namun, hal tersebut belum sepenuhnya merata dimiliki oleh seluruh Aparatur Sipil Negara yang menduduki posisi jabatan manajerial. Untuk itu perlunya peningkatan anggaran khusus pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) serta Penyusunan Rencana Pengembangan Kompetensi (RPK) perorangan agar kompetensi pegawai yang menduduki jabatan manajerial merata seluruhnya. Kata Kunci: Analisis, Kompetensi, Jabatan Manajerial |
| 650 | # | 4 | $a aparatur sipil negara |
| 700 | 0 | # | $a Rusmiyati |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :