
| Judul | SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN KEPOLISIAN RESOR KOTA DALAM PENERTIBAN KENAKALAN REMAJA DI KOTA MALANG / Ananda Zoga Syahputra |
| Pengarang | Ananda Zoga Syahputra Mu’min Ma’ruf |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 9 :Ilus |
| Subjek | Administrasi Publik |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Fenomena kenakalan remaja menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya terhadap ketertiban umum dan perkembangan generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antarlembaga yang efektif dan berkesinambungan guna menciptakan ketentraman dan ketertiban umum. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan sinergitas Satpol PP dan Polresta Malang dalam penertiban kenakalan remaja di Kota Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pihak Satpol PP dan Polresta Malang, serta studi dokumentasi terkait kebijakan dan kegiatan penertiban yang telah dilakukan. Hasil/Temuan: Sinergitas antara Satpol PP dan Polresta Malang terwujud dalam berbagai bentuk kegiatan konkret, seperti pelaksanaan razia gabungan terhadap pelajar yang bolos sekolah, penertiban di kawasan kos-kosan yang melanggar peraturan daerah, serta patroli bersama di wilayah rawan kenakalan remaja. Selain itu, Polresta Malang juga menjalankan program edukatif seperti penyuluhan di sekolah untuk menanamkan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab kepada para remaja. Di sisi lain, Satpol PP berperan aktif dalam membina remaja yang terjaring dalam razia dengan pendekatan persuasif, seperti pembinaan langsung di kantor Satpol PP dan pemberian edukasi moral. Sinergitas antara kedua institusi ini tidak hanya berfokus pada tindakan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif untuk membentuk karakter remaja yang lebih positif. Kegiatan yang dilaksanakan menunjukkan adanya koordinasi yang baik dalam pelaksanaan tugas, serta kesamaan visi dalam menekan angka kenakalan remaja di wilayah Kota Malang. Kesimpulan: Sinergitas yang terjalin antara Satpol PP dan Polresta Malang telah berjalan dengan baik. Hal ini merupakan salah satu langkah strategis dalam menciptakan stabilitas sosial dan mendukung pembangunan karakter generasi muda yang lebih baik. Kata Kunci: Kenakalan Remaja, Kota Malang, Penertiban, Polresta Malang, Satpol PP, Sinergitas |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 00196/IPDN/2026 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192554 | ||
| 005 | 20260127111323 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126000999 |
| 082 | # | # | $a 352.235 982 822 |
| 084 | # | # | $a 352.235 982 822 ANA s |
| 100 | 0 | # | $a Ananda Zoga Syahputra |
| 245 | 1 | # | $a SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN KEPOLISIAN RESOR KOTA DALAM PENERTIBAN KENAKALAN REMAJA DI KOTA MALANG /$c Ananda Zoga Syahputra |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 9 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Fenomena kenakalan remaja menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya terhadap ketertiban umum dan perkembangan generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antarlembaga yang efektif dan berkesinambungan guna menciptakan ketentraman dan ketertiban umum. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan sinergitas Satpol PP dan Polresta Malang dalam penertiban kenakalan remaja di Kota Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pihak Satpol PP dan Polresta Malang, serta studi dokumentasi terkait kebijakan dan kegiatan penertiban yang telah dilakukan. Hasil/Temuan: Sinergitas antara Satpol PP dan Polresta Malang terwujud dalam berbagai bentuk kegiatan konkret, seperti pelaksanaan razia gabungan terhadap pelajar yang bolos sekolah, penertiban di kawasan kos-kosan yang melanggar peraturan daerah, serta patroli bersama di wilayah rawan kenakalan remaja. Selain itu, Polresta Malang juga menjalankan program edukatif seperti penyuluhan di sekolah untuk menanamkan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab kepada para remaja. Di sisi lain, Satpol PP berperan aktif dalam membina remaja yang terjaring dalam razia dengan pendekatan persuasif, seperti pembinaan langsung di kantor Satpol PP dan pemberian edukasi moral. Sinergitas antara kedua institusi ini tidak hanya berfokus pada tindakan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif untuk membentuk karakter remaja yang lebih positif. Kegiatan yang dilaksanakan menunjukkan adanya koordinasi yang baik dalam pelaksanaan tugas, serta kesamaan visi dalam menekan angka kenakalan remaja di wilayah Kota Malang. Kesimpulan: Sinergitas yang terjalin antara Satpol PP dan Polresta Malang telah berjalan dengan baik. Hal ini merupakan salah satu langkah strategis dalam menciptakan stabilitas sosial dan mendukung pembangunan karakter generasi muda yang lebih baik. Kata Kunci: Kenakalan Remaja, Kota Malang, Penertiban, Polresta Malang, Satpol PP, Sinergitas |
| 650 | # | 4 | $a Administrasi Publik |
| 700 | 0 | # | $a Mu’min Ma’ruf |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :