Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI PROGRAM ZAKAT POLA PRODUKTIF DALAM UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN OLEH BAZNAS KABUPATEN SIAK / Farhan Saputra
Pengarang Farhan Saputra
Riani Bakri
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 9
Subjek Ekonomi Syariah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Fenomena kemiskinan di Kabupaten Siak menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun, meskipun wilayah ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Siak terus meningkat sejak 2019 hingga 2023, menandakan perlunya strategi pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah implementasi program zakat pola produktif oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak, yang bertujuan untuk memberdayakan mustahik melalui bantuan modal usaha dan pelatihan kewirausahaan guna mendorong kemandirian ekonomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program zakat pola produktif dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Siak. Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi unsur internal BAZNAS, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan masyarakat penerima manfaat (mustahik). Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan publik yang menekankan pentingnya komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi sebagai faktor penentu keberhasilan implementasi program. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program zakat pola produktif masih menghadapi kendala pada aspek komunikasi, keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan dan pendampingan, serta lemahnya pengawasan terhadap penggunaan dana zakat. Namun, program ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan taraf hidup mustahik jika dilaksanakan dengan perencanaan matang dan pendampingan berkelanjutan. Kesimpulan: Kesimpulannya, optimalisasi implementasi zakat produktif melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, sistem monitoring dan evaluasi, serta kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar BAZNAS Kabupaten Siak dapat berkontribusi signifikan dalam menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan. Kata kunci: Zakat Produktif, Implementasi Kebijakan, Pengentasan Kemiskinan Kata Kunci: Zakat Produktif, Implementasi Kebijakan, Pengentasan Kemiskinan
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24909

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
06995/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192586
005 20260127013227
035 # # $a 0010-0126001031
082 # # $a 297.630 959 814 122
084 # # $a 297.630 959 814 122 FAR i
100 0 # $a Farhan Saputra
245 1 # $a IMPLEMENTASI PROGRAM ZAKAT POLA PRODUKTIF DALAM UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN OLEH BAZNAS KABUPATEN SIAK /$c Farhan Saputra
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 9
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Fenomena kemiskinan di Kabupaten Siak menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun, meskipun wilayah ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Siak terus meningkat sejak 2019 hingga 2023, menandakan perlunya strategi pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah implementasi program zakat pola produktif oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Siak, yang bertujuan untuk memberdayakan mustahik melalui bantuan modal usaha dan pelatihan kewirausahaan guna mendorong kemandirian ekonomi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program zakat pola produktif dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Siak. Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi unsur internal BAZNAS, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan masyarakat penerima manfaat (mustahik). Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan publik yang menekankan pentingnya komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi sebagai faktor penentu keberhasilan implementasi program. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program zakat pola produktif masih menghadapi kendala pada aspek komunikasi, keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan dan pendampingan, serta lemahnya pengawasan terhadap penggunaan dana zakat. Namun, program ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan taraf hidup mustahik jika dilaksanakan dengan perencanaan matang dan pendampingan berkelanjutan. Kesimpulan: Kesimpulannya, optimalisasi implementasi zakat produktif melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, sistem monitoring dan evaluasi, serta kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar BAZNAS Kabupaten Siak dapat berkontribusi signifikan dalam menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan. Kata kunci: Zakat Produktif, Implementasi Kebijakan, Pengentasan Kemiskinan Kata Kunci: Zakat Produktif, Implementasi Kebijakan, Pengentasan Kemiskinan
650 # 4 $a Ekonomi Syariah
700 0 # $a Riani Bakri
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24909
Content Unduh katalog