Cite This        Tampung        Export Record
Judul KOLABORASI PENERTIBAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN DINAS SOSIAL DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU / Shilva Salsabila
Pengarang Shilva Salsabila
Didi Sudiana
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), 2025
Deskripsi Fisik 12
Subjek Kesejahteraan Sosial
Abstrak Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Penanganan masalah gelandangan dan pengemis (gepeng) merupakan salah satu tantangan sosial yang memerlukan sinergi antar instansi pemerintah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kolaborasi antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial dalam upaya penertiban gepeng di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Metode: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari pihak-pihak terkait, termasuk pejabat Satpol PP, Dinas Sosial, serta masyarakat setempat.Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang terjalin antara kedua instansi masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya koordinasi, terbatasnya sumber daya manusia dan anggaran, serta belum optimalnya program rehabilitasi sosial bagi gepeng Namun demikian, terdapat komitmen dari kedua pihak untuk meningkatkan efektivitas penanganan melalui penguatan koordinasi, perencanaan bersama, serta sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat Kesimpulan/Saran: Penelitian ini merekomendasikan peningkatan integrasi program kerja antar instansi dan pelibatan pihak ketiga seperti LSM dan komunitas lokal dalam proses penanganan gepeng secara berkelanjutan. Kata Kunci: kolaborasi, penertiban, gelandangan, pengemis, Satpol PP, Dinas Sosial, Kota Bengkulu
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/24663

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07044/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192648
005 20260128100233
035 # # $a 0010-0126001093
082 # # $a 361.095 981 7
084 # # $a 361.095 981 7 SHI k
100 0 # $a Shilva Salsabila
245 1 # $a KOLABORASI PENERTIBAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN DINAS SOSIAL DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU /$c Shilva Salsabila
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN),$c 2025
300 # # $a 12
520 # # $a Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Penanganan masalah gelandangan dan pengemis (gepeng) merupakan salah satu tantangan sosial yang memerlukan sinergi antar instansi pemerintah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kolaborasi antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial dalam upaya penertiban gepeng di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Metode: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dari pihak-pihak terkait, termasuk pejabat Satpol PP, Dinas Sosial, serta masyarakat setempat.Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang terjalin antara kedua instansi masih menghadapi berbagai kendala, seperti kurangnya koordinasi, terbatasnya sumber daya manusia dan anggaran, serta belum optimalnya program rehabilitasi sosial bagi gepeng Namun demikian, terdapat komitmen dari kedua pihak untuk meningkatkan efektivitas penanganan melalui penguatan koordinasi, perencanaan bersama, serta sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat Kesimpulan/Saran: Penelitian ini merekomendasikan peningkatan integrasi program kerja antar instansi dan pelibatan pihak ketiga seperti LSM dan komunitas lokal dalam proses penanganan gepeng secara berkelanjutan. Kata Kunci: kolaborasi, penertiban, gelandangan, pengemis, Satpol PP, Dinas Sosial, Kota Bengkulu
650 # 4 $a Kesejahteraan Sosial
700 0 # $a Didi Sudiana
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/24663
Content Unduh katalog