Cite This        Tampung        Export Record
Judul OPTIMALISASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH (SIPD) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH : (Studi kasus Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Dompu) / Moh. Bayu Naufal Ghinaldi
Pengarang Moh. Bayu Naufal Ghinaldi
Fitri Yul Dewi Marta
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 15 :Ilus
Subjek laporan keuangan
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): SIPD diciptakan oleh Kemendagri untuk membantu pemerintah daerah dalam mengintegrasikan data serta meningkatkan akuntabilitas serta transparansi laporan keuangan daerah. Namun penerapannya pada BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal yang diakibatkan sistem eeror, jaringan kurang stabil, dan beban kerja yang bertambah sehingga dapat mengganggu proses peyusunan laporan keuangan daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara komprehensif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi dan dokumentasi terhadap semua yang terlibat dalam proses optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu. Analisis data dengan model analisis Miles dan Huberman. Hasil/Temuan: berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal di bidang akuntansi didasari dimensi kualitas sistem, kualitas informasi, penggunaan, kepuasan pengguna dan manfaat bersih yang belum terpenuhi akibat sistem error, jaringan lambat, fitur pelaporan belum dan beban kerja bertambah. Kesimpulan: Optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal karena sistem error, jaringan lambat, dan fitur pelaporan belum lengkap yang meningkatkan resiko human error. Upaya optimalisasi difokuskan dalam peningkatan jaringan serta pengembangan sistem pendukung. Rekomendasi utama ialaha membaggi server per regional agar beban merata dan cepat dalam menanggapi permasalahan yang ditemukan. Kata kunci: Sistem Informasi, Pemerintah Daerah, Kualitas Laporan Keuangan.

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07074/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192686
005 20260128113152
035 # # $a 0010-0126001131
082 # # $a 657.359 865 31
084 # # $a 657.359 865 31 MOH o
100 0 # $a Moh. Bayu Naufal Ghinaldi
245 1 # $a OPTIMALISASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH (SIPD) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH : $b (Studi kasus Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Dompu) /$c Moh. Bayu Naufal Ghinaldi
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 15 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): SIPD diciptakan oleh Kemendagri untuk membantu pemerintah daerah dalam mengintegrasikan data serta meningkatkan akuntabilitas serta transparansi laporan keuangan daerah. Namun penerapannya pada BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal yang diakibatkan sistem eeror, jaringan kurang stabil, dan beban kerja yang bertambah sehingga dapat mengganggu proses peyusunan laporan keuangan daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat dan upaya yang dilakukan dalam optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara komprehensif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi dan dokumentasi terhadap semua yang terlibat dalam proses optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu. Analisis data dengan model analisis Miles dan Huberman. Hasil/Temuan: berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal di bidang akuntansi didasari dimensi kualitas sistem, kualitas informasi, penggunaan, kepuasan pengguna dan manfaat bersih yang belum terpenuhi akibat sistem error, jaringan lambat, fitur pelaporan belum dan beban kerja bertambah. Kesimpulan: Optimalisasi penerapan SIPD di BPKAD Kabupaten Dompu belum optimal karena sistem error, jaringan lambat, dan fitur pelaporan belum lengkap yang meningkatkan resiko human error. Upaya optimalisasi difokuskan dalam peningkatan jaringan serta pengembangan sistem pendukung. Rekomendasi utama ialaha membaggi server per regional agar beban merata dan cepat dalam menanggapi permasalahan yang ditemukan. Kata kunci: Sistem Informasi, Pemerintah Daerah, Kualitas Laporan Keuangan.
650 # 4 $a laporan keuangan
700 0 # $a Fitri Yul Dewi Marta
Content Unduh katalog