
| Judul | MANAJEMEN DATA TERPADU SOSIAL BANUA (DATU SOBAN) DALAM MENDUKUNG PENYALURAN BANTUAN SOSIAL OLEH DINAS SOSIAL DI KOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN / Irfan Baihaqi Mufid |
| Pengarang | Irfan Baihaqi Mufid Dedi Kusmana |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 18 |
| Subjek | Bantuan Sosial |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Datu Soban merupakan inovasi berbasis e-government yang dikembangkan untuk mewujudkan sistem pendataan kesejahteraan sosial yang lebih akurat, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Permasalahan kemiskinan yang masih tinggi di Kota Banjarmasin menunjukkan pentingnya data yang valid dan terkini dalam mendukung program-program bantuan sosial agar tepat sasaran. Terdapat perbedaan data kesmiskinan yang ada di BPS dan Datu Soban. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif manajemen Data Terpadu Sosial Banua (Datu Soban) dalam mendukung penyaluran bantuan sosial oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Datu Soban sudah cukup baik dengan mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Dari indikator-indikator yang ada sudah terlaksana dengan baik, namun dari segi pembagian tugas dan tanggung jawab masih terdapat permasalahan. Faktor pendukung dalam manajemen Datu Soban antara lain adalah adanya regulasi yang jelas, sarana dan prasarana yang lengkap, dan adanya pelatihan serta bimbingan teknis untuk petugas. Kesimpulan: Manajemen Data Terpadu Sosial Banua (Datu Soban) Dalam Mendukung Penyaluran Bantuan Sosial Oleh Dinas Sosial di Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan telah berjalan cukup baik. Namun memang masih ditemukan beberapa hambatan, untuk itu perlunya optimalisasi pemutakhiran data secara berkala, peningkatan literasi digital masyarakat, dan integrasi sistem antar lembaga guna mendukung terciptanya tata kelola data sosial yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik. Kata Kunci: Datu Soban, manajemen data, bantuan sosial |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23912 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07105/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192719 | ||
| 005 | 20260128010611 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001164 |
| 082 | # | # | $a 361.095 983 611 |
| 084 | # | # | $a 361.095 983 611 IRF m |
| 100 | 0 | # | $a Irfan Baihaqi Mufid |
| 245 | 1 | # | $a MANAJEMEN DATA TERPADU SOSIAL BANUA (DATU SOBAN) DALAM MENDUKUNG PENYALURAN BANTUAN SOSIAL OLEH DINAS SOSIAL DI KOTA BANJARMASIN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN /$c Irfan Baihaqi Mufid |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 18 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Datu Soban merupakan inovasi berbasis e-government yang dikembangkan untuk mewujudkan sistem pendataan kesejahteraan sosial yang lebih akurat, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Permasalahan kemiskinan yang masih tinggi di Kota Banjarmasin menunjukkan pentingnya data yang valid dan terkini dalam mendukung program-program bantuan sosial agar tepat sasaran. Terdapat perbedaan data kesmiskinan yang ada di BPS dan Datu Soban. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif manajemen Data Terpadu Sosial Banua (Datu Soban) dalam mendukung penyaluran bantuan sosial oleh Dinas Sosial Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Datu Soban sudah cukup baik dengan mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Dari indikator-indikator yang ada sudah terlaksana dengan baik, namun dari segi pembagian tugas dan tanggung jawab masih terdapat permasalahan. Faktor pendukung dalam manajemen Datu Soban antara lain adalah adanya regulasi yang jelas, sarana dan prasarana yang lengkap, dan adanya pelatihan serta bimbingan teknis untuk petugas. Kesimpulan: Manajemen Data Terpadu Sosial Banua (Datu Soban) Dalam Mendukung Penyaluran Bantuan Sosial Oleh Dinas Sosial di Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan telah berjalan cukup baik. Namun memang masih ditemukan beberapa hambatan, untuk itu perlunya optimalisasi pemutakhiran data secara berkala, peningkatan literasi digital masyarakat, dan integrasi sistem antar lembaga guna mendukung terciptanya tata kelola data sosial yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik. Kata Kunci: Datu Soban, manajemen data, bantuan sosial |
| 650 | # | 4 | $a Bantuan Sosial |
| 700 | 0 | # | $a Dedi Kusmana |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23912 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :