
| Judul | EFEKTIVITAS PROGRAM JEMPUT BOLA UNTUK AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANGGAI PROVINSI SULAWESI TENGAH / Fitrah Alamsyah Nastrun |
| Pengarang | Fitrah Alamsyah Nastrun Nunung Munawaroh |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 10 |
| Subjek | Administrasi Kependudukan di Kota |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini mengkaji efektivitas Program Jemput Bola untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banggai. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya tingkat aktivasi IKD yang baru mencapai 2,3% dari total penduduk wajib KTP pada triwulan kedua tahun 2024. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi program jemput bola untuk aktivasi identitas kependudukan digital di dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten banggai berdasarkan teori budiani. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 8 informan yang terdiri dari pejabat Disdukcapil, petugas pelaksana, dan masyarakat penerima layanan, serta observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Jemput Bola telah diimplementasikan secara sistematis dengan pendekatan cluster yang menjangkau seluruh kecamatan. Capaian program menunjukkan peningkatan signifikan dari 2,49% pada Januari menjadi 4,74% pada November 2024. Berdasarkan empat dimensi efektivitas Budiani, program menunjukkan ketepatan sasaran yang baik namun belum mencapai target 10%. Sosialisasi program telah dilakukan secara komprehensif melalui berbagai media. Pencapaian tujuan program menunjukkan tren positif meski menghadapi kendala infrastruktur dan kepemilikan perangkat. Sistem pemantauan program telah berjalan terstruktur dengan mekanisme pelaporan berjenjang. Kesimpulan: Program Jemput Bola Disdukcapil Banggai mencapai 4,74% aktivasi IKD, masih di bawah target 10%. Program terkendala infrastruktur dan literasi digital rendah, meski upaya optimalisasi telah dilakukan melalui pelatihan dan sosialisasi berbasis desa. Diperlukan inovasi pemantauan dan penguatan infrastruktur untuk meningkatkan efektivitas Kata Kunci: Efektivitas Program, Jemput Bola, Identitas Kependudukan Digital, Administrasi Kependudukan |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21235 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07106/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192720 | ||
| 005 | 20260128010822 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001165 |
| 082 | # | # | $a Administrasi Kependudukan di Kota |
| 084 | # | # | $a Administrasi Kependudukan di Kota FIT e |
| 100 | 0 | # | $a Fitrah Alamsyah Nastrun |
| 245 | 1 | # | $a EFEKTIVITAS PROGRAM JEMPUT BOLA UNTUK AKTIVASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BANGGAI PROVINSI SULAWESI TENGAH /$c Fitrah Alamsyah Nastrun |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 10 |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini mengkaji efektivitas Program Jemput Bola untuk aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banggai. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya tingkat aktivasi IKD yang baru mencapai 2,3% dari total penduduk wajib KTP pada triwulan kedua tahun 2024. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi program jemput bola untuk aktivasi identitas kependudukan digital di dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten banggai berdasarkan teori budiani. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 8 informan yang terdiri dari pejabat Disdukcapil, petugas pelaksana, dan masyarakat penerima layanan, serta observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Jemput Bola telah diimplementasikan secara sistematis dengan pendekatan cluster yang menjangkau seluruh kecamatan. Capaian program menunjukkan peningkatan signifikan dari 2,49% pada Januari menjadi 4,74% pada November 2024. Berdasarkan empat dimensi efektivitas Budiani, program menunjukkan ketepatan sasaran yang baik namun belum mencapai target 10%. Sosialisasi program telah dilakukan secara komprehensif melalui berbagai media. Pencapaian tujuan program menunjukkan tren positif meski menghadapi kendala infrastruktur dan kepemilikan perangkat. Sistem pemantauan program telah berjalan terstruktur dengan mekanisme pelaporan berjenjang. Kesimpulan: Program Jemput Bola Disdukcapil Banggai mencapai 4,74% aktivasi IKD, masih di bawah target 10%. Program terkendala infrastruktur dan literasi digital rendah, meski upaya optimalisasi telah dilakukan melalui pelatihan dan sosialisasi berbasis desa. Diperlukan inovasi pemantauan dan penguatan infrastruktur untuk meningkatkan efektivitas Kata Kunci: Efektivitas Program, Jemput Bola, Identitas Kependudukan Digital, Administrasi Kependudukan |
| 650 | # | 4 | $a Administrasi Kependudukan di Kota |
| 700 | 0 | # | $a Nunung Munawaroh |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21235 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :