
| Judul | PENERAPAN PROGRAM JEMPOL SI MANIS DALAM MENDUKUNG KEPEMILIKAN DOKUMEN KEPENDUDUKAN DI KABUPATEN CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT / Adiya Rahman Nur Fauzan |
| Pengarang | Adiya Rahman Nur Fauzan Djonny Pabisa |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 13 :Ilus |
| Subjek | kependudukan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan masih belum maksimalnya kepemilikan dokumen kependudukan dan kesulitan masyarakat terhadap akses serta informasi layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Ciamis. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan program Jempol Si Manis, menganalisis hambatan-hambatan yang dihadapi, serta menggali upaya-upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan dalam mendukung kepemilikan dokumen kependudukan di Kabupaten Ciamis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis terhadap dimensi penerapan kebijakan menurut Teori Van Meter Van Horn. teknik pengumpulan data berupa wawancara (14 Informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini Program Jempol Si Manis telah berhasil meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan, meskipun masih terdapat beberapa kendala, seperti terbatasnya sumber daya manusia dan kurangnya sosialisasi masih menjadi tantangan. Kesimpulan: Penerapan Program Jempol Si Manis menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan di daerah sulit akses. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Hambatan pelaksanaan program meliputi keterbatasan jumlah armada dan personel pelaksana, kurangnya kesadaran masyarakat, serta belum maksimalnya komunikasi antar pihak terkait. Upaya yang dilakukan oleh Disdukcapil antara lain perluasan jam layanan, pendekatan proaktif ke desa-desa, pemanfaatan teknologi pendaftaran daring, serta penyesuaian layanan untuk kelompok rentan. Kata kunci: Program Jempol Si Manis; Kepemilikan Dokumen Kependudukan; AdministrasiKependudukan |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07111/IPDN/2025 | Deposit | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192727 | ||
| 005 | 20260128012230 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001172 |
| 082 | # | # | $a 304.659 824 43 |
| 084 | # | # | $a 304.659 824 43 ADI p |
| 100 | 0 | # | $a Adiya Rahman Nur Fauzan |
| 245 | 1 | # | $a PENERAPAN PROGRAM JEMPOL SI MANIS DALAM MENDUKUNG KEPEMILIKAN DOKUMEN KEPENDUDUKAN DI KABUPATEN CIAMIS PROVINSI JAWA BARAT /$c Adiya Rahman Nur Fauzan |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 13 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan masih belum maksimalnya kepemilikan dokumen kependudukan dan kesulitan masyarakat terhadap akses serta informasi layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Ciamis. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan program Jempol Si Manis, menganalisis hambatan-hambatan yang dihadapi, serta menggali upaya-upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan dalam mendukung kepemilikan dokumen kependudukan di Kabupaten Ciamis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis terhadap dimensi penerapan kebijakan menurut Teori Van Meter Van Horn. teknik pengumpulan data berupa wawancara (14 Informan), observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini Program Jempol Si Manis telah berhasil meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan, meskipun masih terdapat beberapa kendala, seperti terbatasnya sumber daya manusia dan kurangnya sosialisasi masih menjadi tantangan. Kesimpulan: Penerapan Program Jempol Si Manis menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan di daerah sulit akses. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal karena keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Hambatan pelaksanaan program meliputi keterbatasan jumlah armada dan personel pelaksana, kurangnya kesadaran masyarakat, serta belum maksimalnya komunikasi antar pihak terkait. Upaya yang dilakukan oleh Disdukcapil antara lain perluasan jam layanan, pendekatan proaktif ke desa-desa, pemanfaatan teknologi pendaftaran daring, serta penyesuaian layanan untuk kelompok rentan. Kata kunci: Program Jempol Si Manis; Kepemilikan Dokumen Kependudukan; AdministrasiKependudukan |
| 650 | # | 4 | $a kependudukan |
| 700 | 0 | # | $a Djonny Pabisa |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :