
| Judul | POLICY COMMUNICATION PEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) DI KOTA JAMBI / Asyfa Khairunnisa |
| Pengarang | Asyfa Khairunnisa Vinda Verina Kartika Dewi Primasari |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 20 :Ilus |
| Subjek | pajak kendaraan bermotor |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ketidaksesuaian rasio antara jumlah wajib pajak dan jumlah kendaraan bermotor. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak kendaraan yang dimiliki, tetapi tidak semua pemilik memenuhi kewajiban pajaknya, sehingga mengindikasikan potensi masalah dalam pengumpulan pajak yang menimbulkan peningkatan jumlah tunggakan pajak. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana policy communication kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor serta hambatan yang ditemukan terkait policy communication pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kota Jambi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan memanfaatkan software Atlas.Ti.9 digunakan penulis untuk membantu dalam melakukan pengkodingan serta analisis melalui fitur-fitur yang tersedia. Penentuan informan ditentukan dengan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan policy communication mengenai program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Jambi dinilai sudah berjalan secara efektif. Enam aspek komunikasi yang telah dianalisis melalui proses pengkodean di Atlas.Ti.9 menunjukkan adanya keterkaitan yang saling mendukung antar aspek tersebut. Meski demikian, UPTD SAMSAT Kota Jambi menemukan beberapa hambatan dalam implementasinya, seperti kurangnya keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan, serta masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap prosedur dan tahapan pelaksanaan kebijakan. Kesimpulan: Policy Communication Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kota Jambi secara umum berjalan dengan baik. Hal ini ditandai selama proses komunikasi yang dilaksanakan tidak terjadi permasalahan yang berarti, akan tetapi masih terdapat kendala dan hambatan seperti tingkat pemahaman dan tingkat keterlibatan masyarakat sebagai target dari kebijakan. Kata kunci: Policy Communication, Pajak Kendaraan Bermotor |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07128/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192746 | ||
| 005 | 20260128021629 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001191 |
| 082 | # | # | $a 336.278 598 154 1 |
| 084 | # | # | $a 336.278 598 154 1 ASY p |
| 100 | 0 | # | $a Asyfa Khairunnisa |
| 245 | 1 | # | $a POLICY COMMUNICATION PEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR (PKB) DI KOTA JAMBI /$c Asyfa Khairunnisa |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 20 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Ketidaksesuaian rasio antara jumlah wajib pajak dan jumlah kendaraan bermotor. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak kendaraan yang dimiliki, tetapi tidak semua pemilik memenuhi kewajiban pajaknya, sehingga mengindikasikan potensi masalah dalam pengumpulan pajak yang menimbulkan peningkatan jumlah tunggakan pajak. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana policy communication kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor serta hambatan yang ditemukan terkait policy communication pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kota Jambi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan memanfaatkan software Atlas.Ti.9 digunakan penulis untuk membantu dalam melakukan pengkodingan serta analisis melalui fitur-fitur yang tersedia. Penentuan informan ditentukan dengan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan policy communication mengenai program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Jambi dinilai sudah berjalan secara efektif. Enam aspek komunikasi yang telah dianalisis melalui proses pengkodean di Atlas.Ti.9 menunjukkan adanya keterkaitan yang saling mendukung antar aspek tersebut. Meski demikian, UPTD SAMSAT Kota Jambi menemukan beberapa hambatan dalam implementasinya, seperti kurangnya keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan, serta masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terhadap prosedur dan tahapan pelaksanaan kebijakan. Kesimpulan: Policy Communication Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Kota Jambi secara umum berjalan dengan baik. Hal ini ditandai selama proses komunikasi yang dilaksanakan tidak terjadi permasalahan yang berarti, akan tetapi masih terdapat kendala dan hambatan seperti tingkat pemahaman dan tingkat keterlibatan masyarakat sebagai target dari kebijakan. Kata kunci: Policy Communication, Pajak Kendaraan Bermotor |
| 650 | # | 4 | $a pajak kendaraan bermotor |
| 700 | 0 | # | $a Vinda Verina Kartika Dewi Primasari |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :