
| Judul | PERAN TIM PENDAMPING KELUARGA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA / Ahmad Ali Zanki |
| Pengarang | Ahmad Ali Zanki Aser, Florianus |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 22 :Ilus |
| Subjek | Kesejahteraan dan Permasalahan Sosial |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peran Tim Pendamping Keluarga dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan yang belum optimal di Kota Ternate yang menyebabkan pencapaian tujuan utama PKH sulit tercapai. Secara spesifik, suboptimalitas ini ditunjukkan oleh masih adanya kebingungan pada 18% Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terkait pencairan dana dan pelaporan kehadiran anak, tantangan signifikan dalam menjangkau 1.120 KPM di wilayah kepulauan (dengan kunjungan rutin di bawah 50% dari target), serta kesulitan koordinasi yang dilaporkan oleh 45% pendamping dengan instansi terkait, terutama dalam pemutakhiran data dan verifikasi komitmen KPM. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Tim Pendamping Keluarga dalam Program Keluarga Harapan di Kota Ternate. Metode: Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa bahwa peran Tim Pendamping Keluarga mencakup pendampingan sosial, fasilitasi akses layanan, verifikasi komitmen, penyelenggaraan sesi pengembangan keluarga (FDS), serta pemutakhiran data dan penanganan pengaduan. Kesimpulan: Peran Tim Pendamping Keluarga dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan telah terlaksana dengan baik, namun masih memerlukan perbaikan dari segi kualitas pendampingan, penambahan jumlah pendamping, peningkatan kapasitas, serta dukungan dari pemerintah daerah agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan merata. Kata Kunci: Tim Pendamping Keluarga, Program Keluarga Harapan, Pendampingan Sosial |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24790 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07175/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192794 | ||
| 005 | 20260129092123 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001239 |
| 082 | # | # | $a 362.959 854 23 |
| 084 | # | # | $a 362.959 854 23 AHM p |
| 100 | 0 | # | $a Ahmad Ali Zanki |
| 245 | 1 | # | $a PERAN TIM PENDAMPING KELUARGA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN DI KOTA TERNATE PROVINSI MALUKU UTARA /$c Ahmad Ali Zanki |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 22 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Peran Tim Pendamping Keluarga dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan yang belum optimal di Kota Ternate yang menyebabkan pencapaian tujuan utama PKH sulit tercapai. Secara spesifik, suboptimalitas ini ditunjukkan oleh masih adanya kebingungan pada 18% Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terkait pencairan dana dan pelaporan kehadiran anak, tantangan signifikan dalam menjangkau 1.120 KPM di wilayah kepulauan (dengan kunjungan rutin di bawah 50% dari target), serta kesulitan koordinasi yang dilaporkan oleh 45% pendamping dengan instansi terkait, terutama dalam pemutakhiran data dan verifikasi komitmen KPM. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Tim Pendamping Keluarga dalam Program Keluarga Harapan di Kota Ternate. Metode: Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara dan dokumentasi. Sementara itu, teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa bahwa peran Tim Pendamping Keluarga mencakup pendampingan sosial, fasilitasi akses layanan, verifikasi komitmen, penyelenggaraan sesi pengembangan keluarga (FDS), serta pemutakhiran data dan penanganan pengaduan. Kesimpulan: Peran Tim Pendamping Keluarga dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan telah terlaksana dengan baik, namun masih memerlukan perbaikan dari segi kualitas pendampingan, penambahan jumlah pendamping, peningkatan kapasitas, serta dukungan dari pemerintah daerah agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan merata. Kata Kunci: Tim Pendamping Keluarga, Program Keluarga Harapan, Pendampingan Sosial |
| 650 | # | 4 | $a Kesejahteraan dan Permasalahan Sosial |
| 700 | 3 | # | $a Aser, Florianus |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24790 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :