Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PELAPORAN KEUANGAN DAERAH UNTUK MEWUJUDKAN SMART CITY : (Studi Kasus di Badan Pengelolaan dan Aset Daerah Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur) / Angelya Deanita Andriana Putri
Pengarang Angelya Deanita Andriana Putri
Restu Widyo Sasongko
Penerbitan Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025
Deskripsi Fisik 11 :Ilus
Subjek keuangan daerah
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan yang melatarbelakangi peneliti untuk mengambil judul ini adalah bagaimana implementasi sistem informasi pemerintahan daerah dalam pelaporan keuangan daerah untuk mewujudkan Smart City. Tujuan: untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi sistem informasi pemerintahan daerah dalam pelaporan keuangan daerah untuk mewujudkan Smart City. Metode: metode yang digunakan peneliti adalah Peneliti memilih pendekatan penelitian quasi-qualitative induktif. Sumber data yang digunakan sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini memilih informan sebanyak empat orang menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian menggunakan metode yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan di pada Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 6 Januari hingga 25 Januari tahun 2025. Hasil/Temuan: temuan yang diperoleh yakni pengelolaan keuangan daerah yang baik merupakan komponen penting dalam mewujudkan smart city, di mana tata kelola yang transparan dan akuntabel dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala dalam implementasi SIPD, termasuk lamanya proses input data yang menjadi hambatan dalam pengoperasian sistem. Kesimpulan: Implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah dalam pelaporan keuangan daerah di Kota Surabaya itu telah dilaksanakan sesuai dengan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Meskipun sistem ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah masih ada beberapa hambatan yang perlu diatasi. Kata Kunci: Implementasi, smart city, Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), pelaporan keuangan, pengelolaan keuangan daerah.

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
07223/IPDN/2025 Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001192843
005 20260129112714
035 # # $a 0010-0126001288
082 # # $a 336013
084 # # $a 336013 ANG i
100 0 # $a Angelya Deanita Andriana Putri
245 1 # $a IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH DALAM PELAPORAN KEUANGAN DAERAH UNTUK MEWUJUDKAN SMART CITY : $b (Studi Kasus di Badan Pengelolaan dan Aset Daerah Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur) /$c Angelya Deanita Andriana Putri
260 # # $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025
300 # # $a 11 : $b Ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan yang melatarbelakangi peneliti untuk mengambil judul ini adalah bagaimana implementasi sistem informasi pemerintahan daerah dalam pelaporan keuangan daerah untuk mewujudkan Smart City. Tujuan: untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi sistem informasi pemerintahan daerah dalam pelaporan keuangan daerah untuk mewujudkan Smart City. Metode: metode yang digunakan peneliti adalah Peneliti memilih pendekatan penelitian quasi-qualitative induktif. Sumber data yang digunakan sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini memilih informan sebanyak empat orang menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian menggunakan metode yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan di pada Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 6 Januari hingga 25 Januari tahun 2025. Hasil/Temuan: temuan yang diperoleh yakni pengelolaan keuangan daerah yang baik merupakan komponen penting dalam mewujudkan smart city, di mana tata kelola yang transparan dan akuntabel dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala dalam implementasi SIPD, termasuk lamanya proses input data yang menjadi hambatan dalam pengoperasian sistem. Kesimpulan: Implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah dalam pelaporan keuangan daerah di Kota Surabaya itu telah dilaksanakan sesuai dengan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Meskipun sistem ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah masih ada beberapa hambatan yang perlu diatasi. Kata Kunci: Implementasi, smart city, Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), pelaporan keuangan, pengelolaan keuangan daerah.
650 # 4 $a keuangan daerah
700 0 # $a Restu Widyo Sasongko
Content Unduh katalog