
| Judul | MANAJEMEN PASCA BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN WAJO PROVINSI SULAWESI SELATAN / Anisa Dewi Sabrina |
| Pengarang | Anisa Dewi Sabrina Udaya Madjid |
| Penerbitan | Jatinangor : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2025 |
| Deskripsi Fisik | 11 :Ilus |
| Subjek | Pengamanan Bencana Banjir |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan tingginya frekuensi dan dampak bencana banjir di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yang belum tertangani secara optimal dalam fase pasca bencana. Permasalahan yang dikaji meliputi pelaksanaan manajemen pasca bencana banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, hambatan yang dihadapi, serta strategi yang tepat dalam menanggulanginya. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis manajemen pasca bencana banjir oleh BPBD Kabupaten Wajo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah Manajemen Pasca Bencana menurut Soehatman Ramli, yang mencakup dimensi rehabilitasi dan rekonstruksi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen pasca bencana oleh BPBD Kabupaten Wajo masih menghadapi berbagai kendala, seperti disharmonisasi tugas antar instansi, keterbatasan anggaran, serta kurangnya sumber daya manusia dan infrastruktur. Meskipun upaya rehabilitasi dan rekonstruksi telah dilakukan, efektivitasnya masih perlu ditingkatkan. Strategi yang disarankan meliputi peningkatan koordinasi lintas sektor, penguatan kapasitas kelembagaan, dan pelibatan aktif masyarakat dalam setiap tahap pemulihan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keberhasilan manajemen pasca bencana banjir membutuhkan pendekatan yang terintegrasi dan adaptif untuk menjamin proses pemulihan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan di Kabupaten Wajo. Kata Kunci: Manajemen, Pasca Bencana, Banjir |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21200 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 07246/IPDN/2025 | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001192869 | ||
| 005 | 20260130013357 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0126001314 |
| 082 | # | # | $a 363.349 359 847 61 |
| 084 | # | # | $a 363.349 359 847 61 ANI m |
| 100 | 0 | # | $a Anisa Dewi Sabrina |
| 245 | 1 | # | $a MANAJEMEN PASCA BENCANA BANJIR OLEH BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN WAJO PROVINSI SULAWESI SELATAN /$c Anisa Dewi Sabrina |
| 260 | # | # | $a Jatinangor :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 |
| 300 | # | # | $a 11 : $b Ilus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan tingginya frekuensi dan dampak bencana banjir di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yang belum tertangani secara optimal dalam fase pasca bencana. Permasalahan yang dikaji meliputi pelaksanaan manajemen pasca bencana banjir oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo, hambatan yang dihadapi, serta strategi yang tepat dalam menanggulanginya. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis manajemen pasca bencana banjir oleh BPBD Kabupaten Wajo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah Manajemen Pasca Bencana menurut Soehatman Ramli, yang mencakup dimensi rehabilitasi dan rekonstruksi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen pasca bencana oleh BPBD Kabupaten Wajo masih menghadapi berbagai kendala, seperti disharmonisasi tugas antar instansi, keterbatasan anggaran, serta kurangnya sumber daya manusia dan infrastruktur. Meskipun upaya rehabilitasi dan rekonstruksi telah dilakukan, efektivitasnya masih perlu ditingkatkan. Strategi yang disarankan meliputi peningkatan koordinasi lintas sektor, penguatan kapasitas kelembagaan, dan pelibatan aktif masyarakat dalam setiap tahap pemulihan. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keberhasilan manajemen pasca bencana banjir membutuhkan pendekatan yang terintegrasi dan adaptif untuk menjamin proses pemulihan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan di Kabupaten Wajo. Kata Kunci: Manajemen, Pasca Bencana, Banjir |
| 650 | # | 4 | $a Pengamanan Bencana Banjir |
| 700 | 0 | # | $a Udaya Madjid |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/21200 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :