
| Judul | EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH SEBAGAI PENUNJANG KINERJA KEUANGAN BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA DENPASAR PROVINSI BALI : - / aditya teken, I ketut |
| Pengarang | I Ketut Aditya Teken Arina Romarina |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 12 :Ilus ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Keuangan Daerah |
| Abstrak | Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) adalah sistem inovatif yang disusun oleh Pemerintah Pusat untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah pada pengelolaan keuangan daerah. Namun, dalam penerapannya sering terjadi gangguan dan kendala teknis. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas penerapannya, menganalisis faktor penghambat dan upaya yang dilakukan, serta upaya yang dilakukan agar penerapan sistem menjadi efektif. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif, dan teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penulis melakukan beberapa langkah untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, menunjukkan bahwa penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) belum efektif karena kurangnya sosialisasi, pelatihan, dan diklat, kurangnya keahlian tenaga pendamping dan sumber daya manusia dalam penggunaan sistem, lambatnya tanggapan dari Pemerintah Pusat terhadap masalah yang dilaporkan oleh dinas, serta sistem pengelolaan keuangan yang belum berjalan seluruhnya. Upaya yang dilakukan dengan tetap menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat, mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis, serta menggunakan sistem pendamping dalam pembuatan laporan keuangan. Kesimpulan: Dengan demikian, sistem ini belum efektif dalam penerapannya dan diperlukannya pelatihan rutin pendampingan dan penyempurnaan aplikasi kembali agar pelaksanaannya efektif. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17161 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 00201/IPDN/2026 | 352.485 986 221 I K e | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193011 | ||
| 005 | 20260203124753 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000095 |
| 082 | # | # | $a 352.485 986 221 |
| 084 | # | # | $a 352.485 986 221 I K e |
| 100 | 0 | # | $a I Ketut Aditya Teken |
| 245 | 1 | # | $a EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH SEBAGAI PENUNJANG KINERJA KEUANGAN BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA DENPASAR PROVINSI BALI : $b - /$c aditya teken, I ketut |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 12 : $b Ilus ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) adalah sistem inovatif yang disusun oleh Pemerintah Pusat untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah pada pengelolaan keuangan daerah. Namun, dalam penerapannya sering terjadi gangguan dan kendala teknis. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas penerapannya, menganalisis faktor penghambat dan upaya yang dilakukan, serta upaya yang dilakukan agar penerapan sistem menjadi efektif. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif, dan teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penulis melakukan beberapa langkah untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, menunjukkan bahwa penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) belum efektif karena kurangnya sosialisasi, pelatihan, dan diklat, kurangnya keahlian tenaga pendamping dan sumber daya manusia dalam penggunaan sistem, lambatnya tanggapan dari Pemerintah Pusat terhadap masalah yang dilaporkan oleh dinas, serta sistem pengelolaan keuangan yang belum berjalan seluruhnya. Upaya yang dilakukan dengan tetap menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat, mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis, serta menggunakan sistem pendamping dalam pembuatan laporan keuangan. Kesimpulan: Dengan demikian, sistem ini belum efektif dalam penerapannya dan diperlukannya pelatihan rutin pendampingan dan penyempurnaan aplikasi kembali agar pelaksanaannya efektif. |
| 650 | # | 4 | $a Keuangan Daerah |
| 700 | 0 | # | $a Arina Romarina |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17161 |
| 990 | # | # | $a 00201/IPDN/2026 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :