Cite This        Tampung        Export Record
Judul PENGAMANAN ASET TETAP BERUPA TANAH OLEH BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA SINGKAWANG : - / Gesit Bagas Kuncoro
Pengarang Gesit Bagas Kuncoro
-
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 11 :- ;--
ISBN -
Subjek Anggaran Administrasi Negara
Abstrak Salah satu upaya untuk mewujudkan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya publik adalah dengan pengelolaan aset yang efektif, efisien, transparan, serta akuntabel. Aset harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah daerah dalam pengelolaannya karena salah satu permasalahan pengelolaan aset terdapat pada proses pengamanannya, yang dimana dapat menyebabkan aset tersebut dikuasai oleh pihak lain. Pemerintah Kota Singkawang juga memiliki permasalahan pada pengamanan aset khususnya aset tanah, dimana masih banyak aset tanah yang belum bersertifikat yaitu sebanyak 1.347 dari 1.662 aset tanah dengan 2 jumlah paling banyak terdapat pada aset tanah jalan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui serta mendeskripsikan pelaksanaan, hambatan, serta upaya BPKAD Kota Singkawang dalam pengamanan aset tetap berupa tanah di Kota Singkawang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis terhadap teori Suwanda (2015) mengenai pengamanan aset/barang milik daerah. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan aset tetap berupa tanah, BPKAD Kota Singkawang telah melaksanakan sesuai dengan Teori Suwanda (2015) walaupun masih terdapat hambatan dalam pelaksanaannya. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamanan aset tetap tanah yang dilakukan BPKAD Kota Singkawang sudah baik mulai dari pengamanan fisik, pengamanan administrasi, maupun pengamanan hukum. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa hambatan yaitu belum lengkapnya dokumen yang berakibat terhambatnya pembuatan sertifikat yang diajukan BPKAD, adanya perbedaan antara data aset tetap tanah yang tercatat dengan kondisi rill di lapangan, kurangnya Sumber Daya Aparatur. Sedangkan upaya dalam mengatasi hambatan tersebut berupa melaksanakan pemantauan langsung dalam melengkapi dokumen yang diajukan BPKAD, melaksanakan peninjauan ulang terhadap data yang tercatat dengan kondisi rill di lapangan, melakukan rekrutmen pegawai Aparatur Sipil Negara serta memberikan pendidikan dan pelatihan.

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00220/IPDN/2026 352.48 598 321 2 GES p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193032
005 20260203015202
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000116
082 # # $a 352.48 598 321 2
084 # # $a 352.48 598 321 2 GES p
100 0 # $a Gesit Bagas Kuncoro
245 1 # $a PENGAMANAN ASET TETAP BERUPA TANAH OLEH BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA SINGKAWANG : $b - /$c Gesit Bagas Kuncoro
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 11 : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Salah satu upaya untuk mewujudkan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya publik adalah dengan pengelolaan aset yang efektif, efisien, transparan, serta akuntabel. Aset harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah daerah dalam pengelolaannya karena salah satu permasalahan pengelolaan aset terdapat pada proses pengamanannya, yang dimana dapat menyebabkan aset tersebut dikuasai oleh pihak lain. Pemerintah Kota Singkawang juga memiliki permasalahan pada pengamanan aset khususnya aset tanah, dimana masih banyak aset tanah yang belum bersertifikat yaitu sebanyak 1.347 dari 1.662 aset tanah dengan 2 jumlah paling banyak terdapat pada aset tanah jalan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui serta mendeskripsikan pelaksanaan, hambatan, serta upaya BPKAD Kota Singkawang dalam pengamanan aset tetap berupa tanah di Kota Singkawang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis terhadap teori Suwanda (2015) mengenai pengamanan aset/barang milik daerah. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pengamanan aset tetap berupa tanah, BPKAD Kota Singkawang telah melaksanakan sesuai dengan Teori Suwanda (2015) walaupun masih terdapat hambatan dalam pelaksanaannya. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamanan aset tetap tanah yang dilakukan BPKAD Kota Singkawang sudah baik mulai dari pengamanan fisik, pengamanan administrasi, maupun pengamanan hukum. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa hambatan yaitu belum lengkapnya dokumen yang berakibat terhambatnya pembuatan sertifikat yang diajukan BPKAD, adanya perbedaan antara data aset tetap tanah yang tercatat dengan kondisi rill di lapangan, kurangnya Sumber Daya Aparatur. Sedangkan upaya dalam mengatasi hambatan tersebut berupa melaksanakan pemantauan langsung dalam melengkapi dokumen yang diajukan BPKAD, melaksanakan peninjauan ulang terhadap data yang tercatat dengan kondisi rill di lapangan, melakukan rekrutmen pegawai Aparatur Sipil Negara serta memberikan pendidikan dan pelatihan.
650 # 4 $a Anggaran Administrasi Negara
700 0 # $a -
Content Unduh katalog