Cite This        Tampung        Export Record
Judul PERAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DALAM MENCIPTAKAN HUBUNGAN YANG HARMONIS ANTARA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DAN PEMERINTAH DESA KABUPATEN POSO / Gebryana Yuniastuti Manasa
Pengarang Gebryana Yuniastuti Manasa
Lilis Sholihah
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 13 Hlm :- ;--
ISBN -
Subjek administrasi desa
Abstrak Kabupaten Poso adalah Salah satu Kabupaten yang memilki keberagaman dari suku, budaya dan sosial. Namun dibalik keberagaman itu menjadikan hubungan masyarakat dan pemerintah khususnya di tingkat desa masih menjadi tantangan serius. Hal ini dikarenakan adanya ketidaksesuaian antara tugas dan fungsi dari masing-masing lembaga desa yaitu Badan Permusyawaratan Desa dan Pemerintah Desa. Oleh sebab itu, Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Poso dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara Badan Permusyawaratan Desa dengan Pemerintah Desa. Penelitian ini dianalisi dengan teori Peran yang dikemukakan oleh Heroepoetri dan Santoso (2003) yang meliputi : peran sebagai Kebijakan, peran sebagai Strategi, peran sebagai Alat Komunikasi, peran sebagai Penyelesaian Sengketa, peran sebagai Alat Terapi. Metode: Adapun Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan pihak terkait. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab utama ketidakharmonisan yang terjadi antara Badan Permusyawaratan Desa dan Pemerintah Desa adalah kurangnya pemahaman terkait tugas dan fungsi dari masing-masing lembaga desa yang mengakibatkan terhambatnya pembangunan desa. Kesimpulan: Upaya yang saat ini dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa adalah meningkatkan kapasitas dan integritas pemerintah desa melalui pelatihan pelatihan yang diselenggarakan. Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai tugas dan tanggung jawab pemerintahan desa serta memberikan pelatihan mengenai integritas dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17474

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00239/IPDN/2026 352.175 984 441 GEB p Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193121
005 20260204121748
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000205
082 # # $a 352.175 984 441
084 # # $a 352.175 984 441 GEB p
100 0 # $a Gebryana Yuniastuti Manasa
245 1 # $a PERAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DALAM MENCIPTAKAN HUBUNGAN YANG HARMONIS ANTARA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DAN PEMERINTAH DESA KABUPATEN POSO /$c Gebryana Yuniastuti Manasa
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 13 Hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Kabupaten Poso adalah Salah satu Kabupaten yang memilki keberagaman dari suku, budaya dan sosial. Namun dibalik keberagaman itu menjadikan hubungan masyarakat dan pemerintah khususnya di tingkat desa masih menjadi tantangan serius. Hal ini dikarenakan adanya ketidaksesuaian antara tugas dan fungsi dari masing-masing lembaga desa yaitu Badan Permusyawaratan Desa dan Pemerintah Desa. Oleh sebab itu, Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Poso dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara Badan Permusyawaratan Desa dengan Pemerintah Desa. Penelitian ini dianalisi dengan teori Peran yang dikemukakan oleh Heroepoetri dan Santoso (2003) yang meliputi : peran sebagai Kebijakan, peran sebagai Strategi, peran sebagai Alat Komunikasi, peran sebagai Penyelesaian Sengketa, peran sebagai Alat Terapi. Metode: Adapun Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan pihak terkait. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab utama ketidakharmonisan yang terjadi antara Badan Permusyawaratan Desa dan Pemerintah Desa adalah kurangnya pemahaman terkait tugas dan fungsi dari masing-masing lembaga desa yang mengakibatkan terhambatnya pembangunan desa. Kesimpulan: Upaya yang saat ini dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa adalah meningkatkan kapasitas dan integritas pemerintah desa melalui pelatihan pelatihan yang diselenggarakan. Pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai tugas dan tanggung jawab pemerintahan desa serta memberikan pelatihan mengenai integritas dan tata kelola pemerintahan yang baik.
600 # 4 $a administrasi desa
700 0 # $a Lilis Sholihah
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17474
Content Unduh katalog