Cite This        Tampung        Export Record
Judul SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN BEA CUKAI DALAM PEMBERANTASAN PEREDARAN ROKOK ILEGAL DI KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT / JUNIASTI SANISTYA PUTRI, NI PUTU
Pengarang JUNIASTI SANISTYA PUTRI, NI PUTU
Deti Mulyati
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 11 hlm :- ;--
ISBN -
Subjek Permasalahan Rokok Ilegal
Abstrak Peredaran rokok ilegal di Kota Mataram menjadi perhatian bagi Pemerintah Daerah Kota Mataram. Banyaknya rokok ilegal yang beredar menimbulkan dampak yang buruk bagi pendapatan negara dan juga bagi masyarakat. Hal ini kemudian menjadi alasan pemerintah daerah Kota Mataram untuk melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram. Pemerintah Kota Mataram melakukan upaya untuk memberantas peredaran tersebut, yaitu dengan membangun sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai. Tujuan : Oleh karena itu, peneliti tertarik dalam menyusun skripsi ini dengan tujuan untuk mengetahui sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram dengan menggunakan teori sinergitas oleh Najiyati. Metode : Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder baik dari pejabat Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai, pelaku usaha dan masyarakat, serta dokumen. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan Teknik analisis data yaitu dimulai dari pengumpulan data, reduksi data lalu penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa Sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal yang masih belum berjalan dengan maskimal. Terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram. Operasi pemberantasan peredaran rokok ilegal kedepannya perlu diperhatikan dari segala aspek. Kesimpulan : Sinergitas Satpol PP dan Bea Cukai masih belum optimal karena masih adanya kendala dan permasalahan yang menjadi penghambat dalam melaksanakan operasi pemberantasan, upaya yang
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19054

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04553/IPDN/2024 362.296 598 651 1 JUN s Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193133
005 20260204123156
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000217
082 # # $a 362.296 598 651 1
084 # # $a 362.296 598 651 1 JUN s
100 0 # $a JUNIASTI SANISTYA PUTRI, NI PUTU
245 1 # $a SINERGITAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN BEA CUKAI DALAM PEMBERANTASAN PEREDARAN ROKOK ILEGAL DI KOTA MATARAM PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT /$c JUNIASTI SANISTYA PUTRI, NI PUTU
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 11 hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Peredaran rokok ilegal di Kota Mataram menjadi perhatian bagi Pemerintah Daerah Kota Mataram. Banyaknya rokok ilegal yang beredar menimbulkan dampak yang buruk bagi pendapatan negara dan juga bagi masyarakat. Hal ini kemudian menjadi alasan pemerintah daerah Kota Mataram untuk melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram. Pemerintah Kota Mataram melakukan upaya untuk memberantas peredaran tersebut, yaitu dengan membangun sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai. Tujuan : Oleh karena itu, peneliti tertarik dalam menyusun skripsi ini dengan tujuan untuk mengetahui sinergitas antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram dengan menggunakan teori sinergitas oleh Najiyati. Metode : Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah data primer dan data sekunder baik dari pejabat Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai, pelaku usaha dan masyarakat, serta dokumen. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan Teknik analisis data yaitu dimulai dari pengumpulan data, reduksi data lalu penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa Sinergitas Satuan Polisi Pamong Praja dan Bea Cukai dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal yang masih belum berjalan dengan maskimal. Terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala dalam melakukan pemberantasan terhadap peredaran rokok ilegal di Kota Mataram. Operasi pemberantasan peredaran rokok ilegal kedepannya perlu diperhatikan dari segala aspek. Kesimpulan : Sinergitas Satpol PP dan Bea Cukai masih belum optimal karena masih adanya kendala dan permasalahan yang menjadi penghambat dalam melaksanakan operasi pemberantasan, upaya yang
650 # 4 $a Permasalahan Rokok Ilegal
700 0 # $a Deti Mulyati
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19054
Content Unduh katalog