
| Judul | SOSIALISASI POLITIK BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM NEGERI KABUPATEN LOMBOK TIMUR BAGI PEMILIH PEMULA MENUJU PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 / M. Zuliawan Rizkisaputra |
| Pengarang | M. Zuliawan Rizkisaputra Baharuddin Thahir |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 17 hlm :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Partisipasi Politik |
| Abstrak | fenomena peningkatan jumlah pemilih pemula pada tahun 2024 bisa saja menjadi tantangan ataupun peluang bagi tiap aktor politik yang berkontestasi dalam pesta demokrasi. Namun hal yang lebih penting dari itu semua adalah bagaimana caranya agar proses pemilu dapat berjalan dengan lancar. Meskipun ada peningkatan yang signifikan dari pemilih pemula itu dapat teratasi untuk mendukung jalannya proses pemilu. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pendidikan politik, yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya demokrasi dan partisipasi politik. Tujuan: mengetahui sosialisasi politik Bakesbangpoldagri bagi pemilih pemula di Kabupaten Lombok Timur. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kualtitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang di dapat dari sumber data primer dan sekunder. Hasil/ temuan: sosialisasi politik yang dilakukan oleh Bakesbangpoldagri dapat dikatakan cukup berhasil. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) NTB, Itratip, S.T., M.T., dimana ia menyebut bahwa Milenial dan Gen Z mendominasi pemilihan umum pada pemilu 2024, bahkan pada pilkada yang akan berlangsung pada bulan November 2024 nanti. Selanjutnya ia mengatakan bahwa hampir 60% pemilih dalam pemilu pada 14 Februari 2024 lalu merupakan generasi Milenial dan Gen Z. Kesimpulan: Melihat bagaimana partisipasi pemilih pemula di Kabupaten Lombok Timur dan apa yang disampaikan oleh Informan, nampaknya kegiatan sosialiasi ini berjalan dengan lancar. Meskipun ada beberapa kendala, namun tidak terlalu mempengaruhi jalannya sosialisasi. Dengan kata lain sosialisasi dapat berjalan lancar dan materi yang ingin disampaikan dapat tersampaikan dengan baik pada para peserta yang menjadi sasaran. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19464 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 00244/IPDN/2026 | 323.042 598 651 5 M. s | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193142 | ||
| 005 | 20260204124437 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000226 |
| 082 | # | # | $a 323.042 598 651 5 |
| 084 | # | # | $a 323.042 598 651 5 M. s |
| 100 | 0 | # | $a M. Zuliawan Rizkisaputra |
| 245 | 1 | # | $a SOSIALISASI POLITIK BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DALAM NEGERI KABUPATEN LOMBOK TIMUR BAGI PEMILIH PEMULA MENUJU PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 /$c M. Zuliawan Rizkisaputra |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 17 hlm : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a fenomena peningkatan jumlah pemilih pemula pada tahun 2024 bisa saja menjadi tantangan ataupun peluang bagi tiap aktor politik yang berkontestasi dalam pesta demokrasi. Namun hal yang lebih penting dari itu semua adalah bagaimana caranya agar proses pemilu dapat berjalan dengan lancar. Meskipun ada peningkatan yang signifikan dari pemilih pemula itu dapat teratasi untuk mendukung jalannya proses pemilu. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pendidikan politik, yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya demokrasi dan partisipasi politik. Tujuan: mengetahui sosialisasi politik Bakesbangpoldagri bagi pemilih pemula di Kabupaten Lombok Timur. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kualtitatif dengan menggunakan metode deskriptif dan teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang di dapat dari sumber data primer dan sekunder. Hasil/ temuan: sosialisasi politik yang dilakukan oleh Bakesbangpoldagri dapat dikatakan cukup berhasil. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) NTB, Itratip, S.T., M.T., dimana ia menyebut bahwa Milenial dan Gen Z mendominasi pemilihan umum pada pemilu 2024, bahkan pada pilkada yang akan berlangsung pada bulan November 2024 nanti. Selanjutnya ia mengatakan bahwa hampir 60% pemilih dalam pemilu pada 14 Februari 2024 lalu merupakan generasi Milenial dan Gen Z. Kesimpulan: Melihat bagaimana partisipasi pemilih pemula di Kabupaten Lombok Timur dan apa yang disampaikan oleh Informan, nampaknya kegiatan sosialiasi ini berjalan dengan lancar. Meskipun ada beberapa kendala, namun tidak terlalu mempengaruhi jalannya sosialisasi. Dengan kata lain sosialisasi dapat berjalan lancar dan materi yang ingin disampaikan dapat tersampaikan dengan baik pada para peserta yang menjadi sasaran. |
| 600 | # | 4 | $a Partisipasi Politik |
| 700 | 0 | # | $a Baharuddin Thahir |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19464 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :