
| Judul | EVALUASI ANGGARAN DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP ANAK STUNTING DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SUBANG PROVINSI JAWA BARAT : - / Moch. Rafi Azhar Budiman |
| Pengarang | Moch. Rafi Azhar Budiman Restu Widyo Sasongko |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 14 :Ilust. ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Keuangan Publik |
| Abstrak | Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pemerintah telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk penanggulangan stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam penanggulangan stunting di Kabupaten Subang.. Tujuan: Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, untuk menganalisis dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, untuk menganalisis dan mengetahui upaya mengatasi faktor-faktor penghambat dalam evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat ?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi pemuda dalam program lorong literasi di Kelurahan Paccinongang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah evaluasi dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner kepada para pemangku kepentingan di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, puskesmas, dan kader kesehatan. Data sekunder dikumpulkan dari dokumen-dokumen terkait Dana Alokasi Khusus terhadap anak stunting di Kabupaten Subang. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk Tahun Anggaran 2023 mencakup sejumlah kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat layanan kesehatan, terutama di Puskesmas dan rumah sakit mampu PONEK. Salah satu kegiatan yang ditekankan adalah penguatan layanan di Puskesmas, yang mencakup penyediaan layanan ultrasonografi (USG) untuk memantau kehamilan. Alokasi dana sebesar Rp. 138.000.000 per paket digunakan untuk tujuan ini. USG merupakan alat diagnostik penting yang memungkinkan deteksi dini masalah kehamilan serta pemantauan perkembangan janin secara berkala, sehingga dapat meningkatkan kualitas perawatan ibu hamil dan bayi yang belum lahir. Kesimpulan: Dengan mengimplementasikan saran-saran di atas, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih kondusif bagi efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran DAK dalam penanggulangan stunting. Langkah-langkah ini juga diharapkan dapat membantu menekan angka stunting secara signifikan dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak Indonesia di masa mendatang. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17838 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04557/IPDN/2024 | 366. 982 425 MOC e | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193143 | ||
| 005 | 20260204124445 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000227 |
| 082 | # | # | $a 366. 982 425 |
| 084 | # | # | $a 366. 982 425 MOC e |
| 100 | 0 | # | $a Moch. Rafi Azhar Budiman |
| 245 | 1 | # | $a EVALUASI ANGGARAN DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP ANAK STUNTING DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SUBANG PROVINSI JAWA BARAT : $b - /$c Moch. Rafi Azhar Budiman |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 14 : $b Ilust. ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pemerintah telah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk penanggulangan stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam penanggulangan stunting di Kabupaten Subang.. Tujuan: Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, untuk menganalisis dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat, untuk menganalisis dan mengetahui upaya mengatasi faktor-faktor penghambat dalam evaluasi Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap anak stunting di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat ?Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi pemuda dalam program lorong literasi di Kelurahan Paccinongang. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah evaluasi dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner kepada para pemangku kepentingan di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, puskesmas, dan kader kesehatan. Data sekunder dikumpulkan dari dokumen-dokumen terkait Dana Alokasi Khusus terhadap anak stunting di Kabupaten Subang. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk Tahun Anggaran 2023 mencakup sejumlah kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat layanan kesehatan, terutama di Puskesmas dan rumah sakit mampu PONEK. Salah satu kegiatan yang ditekankan adalah penguatan layanan di Puskesmas, yang mencakup penyediaan layanan ultrasonografi (USG) untuk memantau kehamilan. Alokasi dana sebesar Rp. 138.000.000 per paket digunakan untuk tujuan ini. USG merupakan alat diagnostik penting yang memungkinkan deteksi dini masalah kehamilan serta pemantauan perkembangan janin secara berkala, sehingga dapat meningkatkan kualitas perawatan ibu hamil dan bayi yang belum lahir. Kesimpulan: Dengan mengimplementasikan saran-saran di atas, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih kondusif bagi efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran DAK dalam penanggulangan stunting. Langkah-langkah ini juga diharapkan dapat membantu menekan angka stunting secara signifikan dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak Indonesia di masa mendatang. |
| 650 | # | 4 | $a Keuangan Publik |
| 700 | 0 | # | $a Restu Widyo Sasongko |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17838 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :