
| Judul | MANAJEMEN KEAMANAN DAN KESELAMATAN TENAGA KERJA LAPANGAN DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN KARIMUN PROVINSI KEPULAUAN RIAU : - / Rizki Herdiansyah |
| Pengarang | Rizki Herdiansyah Bertha Lubis |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 13 hlm :Ilust ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Pendapatan Asli Daerah |
| Abstrak | Penelitian ini membahas tentang manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja lapangan di BPBD Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau. Latar belakang penelitian ini menggambarkan bahwa tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun memiliki resiko terhadap kecelakaan kerja yang cukup tinggi sehingga peneliti berfokus pada pentingnya manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja khususnya yang bertugas di lapangan, serta upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Karimun untuk mengatasi hambatan dalam manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun terutama yang bertugas di lapangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara yang dilakukan dengan beberapa informan yang berkaitan dengan penelitian. Hasil/Temuan: Penelitian ini menggunakan teoori konsep Safety Management Practice (Praktik Manajemen Keselamatan) menurut Vinodkhumar dan Bhasi (2010), dengan dimensi Management Commitment (Komitmen Manajemen), Safety Training (Pelatihan keselamatan), Workers Involvement in Safety (keterlibatan karyawan dalam keselamatan), Safety Communication (Komunikasi keselamatan), Safety Rules and Procedure (Aturan dan prosedur keselamatan), Safety Promotion Polices (Kebijakan promosi keselamatan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kabupaten Karimun belum melakukan manajemen keamanan dan keselamatan bagi tenaga kerja lapangannya secara maksimal. Dilihat dari Management Commitment (Komitmen Manajemen) bahwa manajemen yang ada di BPBD Kabupaten Karimun belum cukup baik dalam realisasinya, selanjutnya dari pelaksanaan Safety Training (Pelatihan keselamatan) belum berjalan dengan optimal karena pelatihan hanya dilakukan secara internal saja, pelaksanaan Workers Involvement in Safety (keterlibatan karyawan dalam keselamatan) berjalan cukup baik dengan melibatkan tenaga kerja dalam identifikasi masalah keselamatan, pelaksanaan Safety Communication (Komunikasi keselamatan) berjalan dengan baik dengan adanya kedekatan antara atasan dengan tenaga kerja, pelaksanaan Safety Rules and Procedure (Aturan dan prosedur keselamatan) belum berjalan secara optimal karena bentuk fisik belum ada dan sanksi masih kurang tegas, pelaksanaan Safety Promotion Polices (Kebijakan promosi keselamatan) tidak ada sama sekali karena tidak ada kebijakan yang mengatur. Dalam penelitian ini menemukan hambatan yang dapat berupa minimnya anggaran yang menyebabkan kurangnya APD yang ada di BPBD Kabupaten Karimun dan kesadaran tenaga kerja yang masih kurang dalam merealisasikan manajemen keselamatan. Untuk mengatasi hambatan tersebut, upaya yang dilakukan seperti membuat pengajuan pengadaan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun dan membuat aturan, prosedur dan sanksi yang jelas serta tegas untuk meningkatkan kualitas kerja bagi tenaga kerja lapangan BPBD Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17057 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04593/IPDN/2024 | 352.559 823 21 RIZ m | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193194 | ||
| 005 | 20260204020535 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000278 |
| 082 | # | # | $a 352.559 823 21 |
| 084 | # | # | $a 352.559 823 21 RIZ m |
| 100 | 0 | # | $a Rizki Herdiansyah |
| 245 | 1 | # | $a MANAJEMEN KEAMANAN DAN KESELAMATAN TENAGA KERJA LAPANGAN DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN KARIMUN PROVINSI KEPULAUAN RIAU : $b - /$c Rizki Herdiansyah |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 13 hlm : $b Ilust ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Penelitian ini membahas tentang manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja lapangan di BPBD Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau. Latar belakang penelitian ini menggambarkan bahwa tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun memiliki resiko terhadap kecelakaan kerja yang cukup tinggi sehingga peneliti berfokus pada pentingnya manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja khususnya yang bertugas di lapangan, serta upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Karimun untuk mengatasi hambatan dalam manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun terutama yang bertugas di lapangan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan manajemen keamanan dan keselamatan tenaga kerja di BPBD Kabupaten Karimun. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara yang dilakukan dengan beberapa informan yang berkaitan dengan penelitian. Hasil/Temuan: Penelitian ini menggunakan teoori konsep Safety Management Practice (Praktik Manajemen Keselamatan) menurut Vinodkhumar dan Bhasi (2010), dengan dimensi Management Commitment (Komitmen Manajemen), Safety Training (Pelatihan keselamatan), Workers Involvement in Safety (keterlibatan karyawan dalam keselamatan), Safety Communication (Komunikasi keselamatan), Safety Rules and Procedure (Aturan dan prosedur keselamatan), Safety Promotion Polices (Kebijakan promosi keselamatan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPBD Kabupaten Karimun belum melakukan manajemen keamanan dan keselamatan bagi tenaga kerja lapangannya secara maksimal. Dilihat dari Management Commitment (Komitmen Manajemen) bahwa manajemen yang ada di BPBD Kabupaten Karimun belum cukup baik dalam realisasinya, selanjutnya dari pelaksanaan Safety Training (Pelatihan keselamatan) belum berjalan dengan optimal karena pelatihan hanya dilakukan secara internal saja, pelaksanaan Workers Involvement in Safety (keterlibatan karyawan dalam keselamatan) berjalan cukup baik dengan melibatkan tenaga kerja dalam identifikasi masalah keselamatan, pelaksanaan Safety Communication (Komunikasi keselamatan) berjalan dengan baik dengan adanya kedekatan antara atasan dengan tenaga kerja, pelaksanaan Safety Rules and Procedure (Aturan dan prosedur keselamatan) belum berjalan secara optimal karena bentuk fisik belum ada dan sanksi masih kurang tegas, pelaksanaan Safety Promotion Polices (Kebijakan promosi keselamatan) tidak ada sama sekali karena tidak ada kebijakan yang mengatur. Dalam penelitian ini menemukan hambatan yang dapat berupa minimnya anggaran yang menyebabkan kurangnya APD yang ada di BPBD Kabupaten Karimun dan kesadaran tenaga kerja yang masih kurang dalam merealisasikan manajemen keselamatan. Untuk mengatasi hambatan tersebut, upaya yang dilakukan seperti membuat pengajuan pengadaan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun dan membuat aturan, prosedur dan sanksi yang jelas serta tegas untuk meningkatkan kualitas kerja bagi tenaga kerja lapangan BPBD Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau. |
| 650 | # | 4 | $a Pendapatan Asli Daerah |
| 700 | 0 | # | $a Bertha Lubis |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17057 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :