Cite This        Tampung        Export Record
Judul OPTIMALISASI PEMANFAATAN BARANG MILIK DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI BPKAD KOTA MAKASSAR : - / Putri Rumpati Bangsawan
Pengarang Putri Rumpati Bangsawan
Riswati
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 19 :Ilust. ;--
ISBN -
Subjek Keuangan Publik
Abstrak Pendapatan daerah Kota Makassar tercatat pada periode tahun 2019-2022 secara umum terjadi fluktuatif dari target anggaran serta realisasi. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya ialah pengelolaan barang milik daerahnya. Tujuan: Tujuan dari penelitian yang dilakukan ada tiga yang diantaranya, untuk menganalisis dan mengetahui optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar, Untuk mengidentifikasi faktor penghambat optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar, Untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan dalam optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif kemudian menggunakan teori optimalisasi oleh Siregar yang memiliki 3 dimensi yang diantaranya Identifikasi aset, analisis pemanfaatan aset, sistem informasi manajemen aset (SIMA). Kemudian data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi kemudian dari data yang diperoleh peneliti menganalisis datanya sesuai dengan mulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Proses identifikasi aset yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar memiliki tahapan yang sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Siregar terkait identifikasi aset. Analisis optimalisasi pemanfaatan aset di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar melakukan pemilahan aset operasional dan non operasional serta melakukan proses pengoptimalan aset baik melalui sewa dan penjualan aset. penggunaan sistem informasi manajemen aset (SIMA) dalam suatu instansi akan memudahkan pengelolaan aset sehingga pengelolaan aset dapat berjalan dengan lancar mulai dari perencanaan hingga pemantauan dan pengendalian aset. Terdapat dua faktor yang menjadi penghambat yang menjadikan Badan Pengelola Keuangan dan aset Daerah masih belum bisa melaksanakan optimalisasi dengan baik. Menggunakan aplikasi SIMBAKDA merupakan upaya yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar dalam menutupi kekurangan yang ada di organisasi yaitu dengan kekurangan Sumber Daya Manusia dan kurang strategisnya lokasi dari beberapa aset yang dimiliki. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kota Makassar masih belum optimal. Faktor penghambat optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kota Makassar terdapat dua faktor yaitu sumber daya manusia yang terbatas dan lokasi aset yang tidak strategis. upaya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dalam Optimalisasi barang Milik Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah terdiri dari Membuat suatu Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMA) yang bernama Sistem Informasi Manajemen Barang Milik Daerah (SIMBAKDA) Makassar yang berguna untuk memudahkan kinerja dalam penatausahaan aset serta Memperbaiki aset yang masih rusak serta mengupayakan adanya perhatian khusus yang diberikan untuk aset yang memiliki lokasi yang kurang strategis dalam optimalisasinya.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19207

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04633/IPDN/2024 336. 598 477 PUT o Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193274
005 20260205094738
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000358
082 # # $a 336. 598 477
084 # # $a 336. 598 477 PUT o
100 0 # $a Putri Rumpati Bangsawan
245 1 # $a OPTIMALISASI PEMANFAATAN BARANG MILIK DAERAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI BPKAD KOTA MAKASSAR : $b - /$c Putri Rumpati Bangsawan
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 19 : $b Ilust. ; $c -$e -
520 # # $a Pendapatan daerah Kota Makassar tercatat pada periode tahun 2019-2022 secara umum terjadi fluktuatif dari target anggaran serta realisasi. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya ialah pengelolaan barang milik daerahnya. Tujuan: Tujuan dari penelitian yang dilakukan ada tiga yang diantaranya, untuk menganalisis dan mengetahui optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar, Untuk mengidentifikasi faktor penghambat optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar, Untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan dalam optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di BPKAD Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif kemudian menggunakan teori optimalisasi oleh Siregar yang memiliki 3 dimensi yang diantaranya Identifikasi aset, analisis pemanfaatan aset, sistem informasi manajemen aset (SIMA). Kemudian data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi kemudian dari data yang diperoleh peneliti menganalisis datanya sesuai dengan mulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Proses identifikasi aset yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar memiliki tahapan yang sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Siregar terkait identifikasi aset. Analisis optimalisasi pemanfaatan aset di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar melakukan pemilahan aset operasional dan non operasional serta melakukan proses pengoptimalan aset baik melalui sewa dan penjualan aset. penggunaan sistem informasi manajemen aset (SIMA) dalam suatu instansi akan memudahkan pengelolaan aset sehingga pengelolaan aset dapat berjalan dengan lancar mulai dari perencanaan hingga pemantauan dan pengendalian aset. Terdapat dua faktor yang menjadi penghambat yang menjadikan Badan Pengelola Keuangan dan aset Daerah masih belum bisa melaksanakan optimalisasi dengan baik. Menggunakan aplikasi SIMBAKDA merupakan upaya yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Makassar dalam menutupi kekurangan yang ada di organisasi yaitu dengan kekurangan Sumber Daya Manusia dan kurang strategisnya lokasi dari beberapa aset yang dimiliki. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kota Makassar masih belum optimal. Faktor penghambat optimalisasi pemanfaatan Barang Milik Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kota Makassar terdapat dua faktor yaitu sumber daya manusia yang terbatas dan lokasi aset yang tidak strategis. upaya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah dalam Optimalisasi barang Milik Daerah dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah terdiri dari Membuat suatu Sistem Informasi Manajemen Aset (SIMA) yang bernama Sistem Informasi Manajemen Barang Milik Daerah (SIMBAKDA) Makassar yang berguna untuk memudahkan kinerja dalam penatausahaan aset serta Memperbaiki aset yang masih rusak serta mengupayakan adanya perhatian khusus yang diberikan untuk aset yang memiliki lokasi yang kurang strategis dalam optimalisasinya.
650 # 4 $a Keuangan Publik
700 0 # $a Riswati
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19207
Content Unduh katalog