
| Judul | PERAN DISKOMINFO DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DI KABUPATEN MANOKWARI / Ridolf Patric Saimar |
| Pengarang | Ridolf Patric Saimar Etin Indrayani |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 9 hlm :illus |
| Subjek | Literasi Digital |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Perkembangan internet yang begitu pesat selain membawa dampak positif juga membuka ruang bagi kasus-kasus cybercrime, salah satunya yaitu penyebaran berita hoaks. Di Kabupaten Manokwari sendiri, keberadaan berita bohong sangat mengkhawatirkan masyarakat dan telah beberapa kali menyebabkan keributan serta menjadi permasalahan serius, oleh karena itu peneliti tertarik melakukan penelitian tentang jalannya sosialisasi literasi digital di Kabupaten Manokwari mengingat era sekarang ini manusia selalu hidup berdampingan dengan internet membuat sosialisasi literasi digital ini sangat penting dan menjadi peran serius bagi Dinas Persandian, Komunikasi dan Informatika dalam menjalankannya. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran DISKOMINFO Kabupaten Manokwari serta faktor pendukung dan penghambat. Metode: Metode yang digunakan yaitu Kualitatif Deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil/Temuan: Faktor penghambat yang ditemukan yaitu keterbatasan akses jaringan pada sekolah yang jauh dari perkotaan, akses jalan menuju sekolah yang jauh terbilang sulit dijangkau, dan anggaran. Kesimpulan: Hasil penelitian diketahui bahwa peran Dinas Persandian, Komunikasi dan Informatika dalam meningkatkan literasi digital masyarakat di Kabupaten Manokwari bahwa dinas tersebut telah menjalankan perannya sesuai dengan tugas dan fungsi yang tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor 13 Tahun 2017 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Perangkat Daerah dan telah sesuai dengan teori yang peneliti gunakan. Untuk memaksimalkan jalannya sosialisasi literasi digital yaitu dengan memperbanyak modul, selanjutnya mendistribusikan kepada sekolah-sekolah yang tidak terjangkau, menetapkan anggaran sosialisasi literasi digital sebagai suatu prioritas dan mendorong pembangunan infrastruktur jaringan dipercepat. Peneliti berharap agar saran yang peneliti berikan dapat membangun jalannya sosialisasi literasi digital oleh DISKOMINFO menjadi maksimal. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17006 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04635/IPDN/2024 | 372.340 959 883 23 RID p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193276 | ||
| 005 | 20260205095132 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0226000360 |
| 082 | # | # | $a 372.340 959 883 23 |
| 084 | # | # | $a 372.340 959 883 23 RID p |
| 100 | 0 | # | $a Ridolf Patric Saimar |
| 245 | 1 | # | $a PERAN DISKOMINFO DALAM MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DI KABUPATEN MANOKWARI /$c Ridolf Patric Saimar |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 9 hlm : $b illus |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Perkembangan internet yang begitu pesat selain membawa dampak positif juga membuka ruang bagi kasus-kasus cybercrime, salah satunya yaitu penyebaran berita hoaks. Di Kabupaten Manokwari sendiri, keberadaan berita bohong sangat mengkhawatirkan masyarakat dan telah beberapa kali menyebabkan keributan serta menjadi permasalahan serius, oleh karena itu peneliti tertarik melakukan penelitian tentang jalannya sosialisasi literasi digital di Kabupaten Manokwari mengingat era sekarang ini manusia selalu hidup berdampingan dengan internet membuat sosialisasi literasi digital ini sangat penting dan menjadi peran serius bagi Dinas Persandian, Komunikasi dan Informatika dalam menjalankannya. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran DISKOMINFO Kabupaten Manokwari serta faktor pendukung dan penghambat. Metode: Metode yang digunakan yaitu Kualitatif Deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil/Temuan: Faktor penghambat yang ditemukan yaitu keterbatasan akses jaringan pada sekolah yang jauh dari perkotaan, akses jalan menuju sekolah yang jauh terbilang sulit dijangkau, dan anggaran. Kesimpulan: Hasil penelitian diketahui bahwa peran Dinas Persandian, Komunikasi dan Informatika dalam meningkatkan literasi digital masyarakat di Kabupaten Manokwari bahwa dinas tersebut telah menjalankan perannya sesuai dengan tugas dan fungsi yang tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor 13 Tahun 2017 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Perangkat Daerah dan telah sesuai dengan teori yang peneliti gunakan. Untuk memaksimalkan jalannya sosialisasi literasi digital yaitu dengan memperbanyak modul, selanjutnya mendistribusikan kepada sekolah-sekolah yang tidak terjangkau, menetapkan anggaran sosialisasi literasi digital sebagai suatu prioritas dan mendorong pembangunan infrastruktur jaringan dipercepat. Peneliti berharap agar saran yang peneliti berikan dapat membangun jalannya sosialisasi literasi digital oleh DISKOMINFO menjadi maksimal. |
| 650 | # | 4 | $a Literasi Digital |
| 700 | 0 | # | $a Etin Indrayani |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17006 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :