
| Judul | STRATEGI LAYANAN PERIZINAN “SICANTIK” CLOUD MELALUI PENGGUNAAN TANDA TANGAN DIGITAL DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA DENPASAR / NI NYOMAN AYU WEDAYANTI |
| Pengarang | NI NYOMAN AYU WEDAYANTI Ikra Novar Rizqi |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 13 hlm |
| Subjek | Administrasi Publik |
| Abstrak | Latar Belakang (GAP): Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Denpasar menjalankan pengesahan surat menyurat perizinan menggunakan tanda tangan digital dalam pengimplementasian Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan SPBE melalui Layanan Perizinan ”SiCantik” Cloud. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan penurunan dalam jumlah izin terbit yang mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir (2021-2023). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya permasalahan menurunnya jumlah izin terbit yang terjadi dalam tiga tahun terakhir dan menghasilkan strategi layanan perizinan “SiCantik” Cloud yang berbasis tanda tangan digital di DPMPTSP Kota Denpasar. Metode: Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode penelitian ini melibatkan status sekumpulan manusia, objek, dan fenomena. Selain itu, peneliti melakukan wawancara kepada Narasumber dan mengolah informasi yang diperoleh menggunakan Teknik Analisis SWOT dalam bentuk matriks analisis SWOT untuk mendapatkan pola strategi yang tepat. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa terdapat faktor internal berupa kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness). Faktor eksternal ditemukan peluang (Opportunities) dan ancaman (threats). Kesimpulan: Maka disimpulkan strategi berupa strategi Strenght Opportunities (SO), strategi Weakness Opportunities (WO), strategi Strenght Threats (ST), dan strategi Weakness Threats (WT) yang digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan di DPMPTSP di Kota Denpasar. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18759 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04651/IPDN/2024 | 351.095 986 221 NI s | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193292 | ||
| 005 | 20260205102347 | ||
| 035 | # | # | $a 0010-0226000376 |
| 082 | # | # | $a 351.095 986 221 |
| 084 | # | # | $a 351.095 986 221 NI s |
| 100 | 0 | # | $a NI NYOMAN AYU WEDAYANTI |
| 245 | 1 | # | $a STRATEGI LAYANAN PERIZINAN “SICANTIK” CLOUD MELALUI PENGGUNAAN TANDA TANGAN DIGITAL DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA DENPASAR /$c NI NYOMAN AYU WEDAYANTI |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 13 hlm |
| 520 | # | # | $a Latar Belakang (GAP): Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Denpasar menjalankan pengesahan surat menyurat perizinan menggunakan tanda tangan digital dalam pengimplementasian Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan SPBE melalui Layanan Perizinan ”SiCantik” Cloud. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan penurunan dalam jumlah izin terbit yang mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir (2021-2023). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya permasalahan menurunnya jumlah izin terbit yang terjadi dalam tiga tahun terakhir dan menghasilkan strategi layanan perizinan “SiCantik” Cloud yang berbasis tanda tangan digital di DPMPTSP Kota Denpasar. Metode: Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode penelitian ini melibatkan status sekumpulan manusia, objek, dan fenomena. Selain itu, peneliti melakukan wawancara kepada Narasumber dan mengolah informasi yang diperoleh menggunakan Teknik Analisis SWOT dalam bentuk matriks analisis SWOT untuk mendapatkan pola strategi yang tepat. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil bahwa terdapat faktor internal berupa kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness). Faktor eksternal ditemukan peluang (Opportunities) dan ancaman (threats). Kesimpulan: Maka disimpulkan strategi berupa strategi Strenght Opportunities (SO), strategi Weakness Opportunities (WO), strategi Strenght Threats (ST), dan strategi Weakness Threats (WT) yang digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan di DPMPTSP di Kota Denpasar. |
| 650 | # | 4 | $a Administrasi Publik |
| 700 | 0 | # | $a Ikra Novar Rizqi |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18759 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :