
| Judul | PENGELOLAAN KEUANGAN DESA AJI KUNING DI KECAMATAN SEBATIK TENGAH KABUPATEN NUNUKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA : - / ALFIAN SEPTYANDI |
| Pengarang | ALFIAN SEPTYANDI Jatnika Dwi Asri |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 14 :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Keuangan Negara di daerah atau provinsi tertrentu |
| Abstrak | Keuangan desa memiliki peran vital dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa. Meskipun Provinsi Kalimantan Utara mengalami perkembangan dalam Dana Desa, belum semua desa di wilayah ini mampu mengelola keuangannya dengan efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi posisi keuangan dan praktik pengelolaan keuangan di Desa Aji Kuning, Sebatik Tengah, Nunukan, Kalimantan Utara. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan keuangan desa tersebut. Metode: Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pejabat desa dan kepala desa menggunakan teknik Purposive 2 Sampling. Data sekunder berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa Aji Kuning Tahun 2021- 2023. Metode pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan Desa Aji Kuning dinilai baik secara umum, didukung oleh indikator positif dalam empat area kunci. Namun, terdapat defisit yang signifikan akibat kurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mempengaruhi tahap implementasi. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa Desa Aji Kuning menunjukkan praktik pengelolaan keuangan yang efektif, meskipun menghadapi tantangan terkait dengan generasi pendapatan. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dalam perencanaan anggaran dan proses pengambilan keputusan terkait pengeluaran dana desa juga tergambar jelas. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19242 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04673/IPDN/2024 | 336.013 598 392 1 ALF p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193315 | ||
| 005 | 20260205111326 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000399 |
| 082 | # | # | $a 336.013 598 392 1 |
| 084 | # | # | $a 336.013 598 392 1 ALF p |
| 100 | 0 | # | $a ALFIAN SEPTYANDI |
| 245 | 1 | # | $a PENGELOLAAN KEUANGAN DESA AJI KUNING DI KECAMATAN SEBATIK TENGAH KABUPATEN NUNUKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA : $b - /$c ALFIAN SEPTYANDI |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 14 : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Keuangan desa memiliki peran vital dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa. Meskipun Provinsi Kalimantan Utara mengalami perkembangan dalam Dana Desa, belum semua desa di wilayah ini mampu mengelola keuangannya dengan efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi posisi keuangan dan praktik pengelolaan keuangan di Desa Aji Kuning, Sebatik Tengah, Nunukan, Kalimantan Utara. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan keuangan desa tersebut. Metode: Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pejabat desa dan kepala desa menggunakan teknik Purposive 2 Sampling. Data sekunder berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa Aji Kuning Tahun 2021- 2023. Metode pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan Desa Aji Kuning dinilai baik secara umum, didukung oleh indikator positif dalam empat area kunci. Namun, terdapat defisit yang signifikan akibat kurangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mempengaruhi tahap implementasi. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa Desa Aji Kuning menunjukkan praktik pengelolaan keuangan yang efektif, meskipun menghadapi tantangan terkait dengan generasi pendapatan. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dalam perencanaan anggaran dan proses pengambilan keputusan terkait pengeluaran dana desa juga tergambar jelas. |
| 650 | # | 4 | $a Keuangan Negara di daerah atau provinsi tertrentu |
| 700 | 0 | # | $a Jatnika Dwi Asri |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19242 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :