
| Judul | IMPLEMENTASI KEBIJAKAN UPAYA PENCEGAHAN DAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN KOLAKA PROVINSI SULAWESI TENGGARA / Muh. Rafly Dwi Putra |
| Pengarang | Muh. Rafly Dwi Putra M. Zubakhrum B. Tjenreng |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 13 :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Pencegahan Stunting |
| Abstrak | Permasalahan (GAP): Stunting menjadi persoalan yang menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Indonesia saat ini. Angka stunting di Kabupaten Kolaka masih jauh dari target yang dicanangkan oleh pemerintah yaitu 14% pada tahun 2024 dan masih fluktuatif. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Implementasi Kebijakan Upaya Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara, untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat, untuk mengetahui dan menganalisis Upaya mengatasi faktor-faktor penghambat. Metode: Metode penelitian digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, dapat disimpulkan bahwa implementasi Kebijakan Upaya Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara telah berjalan dengan baik, namun dalam prosesnya masih perlu penguatan peran struktur di bawah dan komitmen semua pihak, faktor pendukung yaitu komitmen pimpinan daerah, ketersediaan sumber daya dan kerja sama lintas sektoral, kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat dan partisipasi masyarakat. Faktor penghambat adalah peran struktur di bawahnya yang dinilai masih lemah, kondisi geografis untuk akses yang sulit dijangkau dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi. Upaya kebijakan, program, dan sumber daya yang terkoordinasi secara luas untuk mengurangi prevalensi stunting dan meningkatkan kesejahteraan anak secara keseluruhan di tingkat individu, keluarga, dan masyarakat: memperkuat program kegiatan stunting ke tingkat desa, memperkuat keterlibatan kader stunting. Kesimpulan: Pemerintah Kabupaten Kolaka diharapkan dapat menurunkan stunting dan mengejar target pemerintah pusat pada tahun 2024 sebesar 14%. Saran untuk ke depan menjaga dan meningkatkan komitmen yang menjadi kekuatan internal dari tingkat atas ke tingkat bawah. Melibatkan seluruh elemen dalam kegiatan penanganan stunting seperti tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda hingga berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18942 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04727/IPDN/2024 | 613.259 855 5 MUH i | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193375 | ||
| 005 | 20260205015758 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000459 |
| 082 | # | # | $a 613.259 855 5 |
| 084 | # | # | $a 613.259 855 5 MUH i |
| 100 | 0 | # | $a Muh. Rafly Dwi Putra |
| 245 | 1 | # | $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN UPAYA PENCEGAHAN DAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN KOLAKA PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c Muh. Rafly Dwi Putra |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 13 : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Permasalahan (GAP): Stunting menjadi persoalan yang menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Indonesia saat ini. Angka stunting di Kabupaten Kolaka masih jauh dari target yang dicanangkan oleh pemerintah yaitu 14% pada tahun 2024 dan masih fluktuatif. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Implementasi Kebijakan Upaya Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara, untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat, untuk mengetahui dan menganalisis Upaya mengatasi faktor-faktor penghambat. Metode: Metode penelitian digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, dapat disimpulkan bahwa implementasi Kebijakan Upaya Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara telah berjalan dengan baik, namun dalam prosesnya masih perlu penguatan peran struktur di bawah dan komitmen semua pihak, faktor pendukung yaitu komitmen pimpinan daerah, ketersediaan sumber daya dan kerja sama lintas sektoral, kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat dan partisipasi masyarakat. Faktor penghambat adalah peran struktur di bawahnya yang dinilai masih lemah, kondisi geografis untuk akses yang sulit dijangkau dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi. Upaya kebijakan, program, dan sumber daya yang terkoordinasi secara luas untuk mengurangi prevalensi stunting dan meningkatkan kesejahteraan anak secara keseluruhan di tingkat individu, keluarga, dan masyarakat: memperkuat program kegiatan stunting ke tingkat desa, memperkuat keterlibatan kader stunting. Kesimpulan: Pemerintah Kabupaten Kolaka diharapkan dapat menurunkan stunting dan mengejar target pemerintah pusat pada tahun 2024 sebesar 14%. Saran untuk ke depan menjaga dan meningkatkan komitmen yang menjadi kekuatan internal dari tingkat atas ke tingkat bawah. Melibatkan seluruh elemen dalam kegiatan penanganan stunting seperti tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda hingga berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kolaka |
| 650 | # | 4 | $a Pencegahan Stunting |
| 700 | 0 | # | $a M. Zubakhrum B. Tjenreng |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18942 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :