Cite This        Tampung        Export Record
Judul MITIGASI BENCANA KEBAKARAN HUTAN OLEH BPBD KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH : - / Shafa Oktawina Hanida
Pengarang Shafa Oktawina Hanida
Marzuki
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 10 hlm :- ;--
ISBN -
Subjek Perlindungan kebakaran
Abstrak Pulau Kalimantan merupakan pulau yang daerahnya memiliki kekayaan sumber daya hutan yang besar di Indonesia dan memiliki julukan “Paru-Paru Dunia”. Namun dibalik kelebihan sumber daya alam yang dimilikinya, masih banyak kekurangan dalam pengelolaannya. Hutan Kalimantan yang luas dan rindang kini terancam kelestariannya, khususnya wilayah Kalimantan Tengah tepatnya di Kota Palangka Raya. Kalimantan Tengah terus mengalami kebakaran hutan dari tahun ke tahun. Jumlah kebakaran hutan paling tinggi tercatatpada tahun 2021, sedangkan yang terendah terjadi pada tahun 2020. Tujuan: Untuk menjelaskan upaya mitigasi yang dilakukan BPBD Kota Palangka Raya untuk meminimalisir risiko bencana kebakaran hutan. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menerapkan pendekatan analisis deskriptif, yang menggambarkan dan menjelaskan fenomena serta situasi berdasarkan data yang tersedia. Selanjutnya, penelitian ini melanjutkan dengan interpretasi sebagai langkah untuk menjelaskan dan menganalisis faktor-faktor khusus yang berperan dalam masalah yang diteliti serta mencoba melakukan prediksi. Hasil: Beberapa masalah internal yang dihadapi BPBD Kota Palangka Raya dalam mitigasi kebakaran hutan adalah sarana dan prasarana yang belum lengkap, anggaran dari pemerintah pusat yang tidak mencukupi untuk kegiatan BPBD, dan kurangnya sumber daya manusia. Salah satu masalah eksternal yang dihadapi adalah kekurangan infrastruktur yang memadai, yang membuatnya sulit untuk dijangkau, dan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah tentang bahaya pembakaran hutan. Kesimpulan: BPBD Kota Palangka Raya sudah melakukan tugasnya dengan baik. Dengan menggunakan strategi mitigasi bencana, BPBD selalu berusaha mengembangkan tindakan atau strategi yang tepat sasaran untuk mengurangi resiko bencana kebakaran hutan melalui upaya mitigasi di Kota Palangka Raya.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18276

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04739/IPDN/2024 363.375 983 4 SHA m Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Koleksi Umum Perpustakaan IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193387
005 20260205021451
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000471
082 # # $a 363.375 983 4
084 # # $a 363.375 983 4 SHA m
100 0 # $a Shafa Oktawina Hanida
245 1 # $a MITIGASI BENCANA KEBAKARAN HUTAN OLEH BPBD KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH : $b - /$c Shafa Oktawina Hanida
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 10 hlm : $b - ; $c -$e -
520 # # $a Pulau Kalimantan merupakan pulau yang daerahnya memiliki kekayaan sumber daya hutan yang besar di Indonesia dan memiliki julukan “Paru-Paru Dunia”. Namun dibalik kelebihan sumber daya alam yang dimilikinya, masih banyak kekurangan dalam pengelolaannya. Hutan Kalimantan yang luas dan rindang kini terancam kelestariannya, khususnya wilayah Kalimantan Tengah tepatnya di Kota Palangka Raya. Kalimantan Tengah terus mengalami kebakaran hutan dari tahun ke tahun. Jumlah kebakaran hutan paling tinggi tercatatpada tahun 2021, sedangkan yang terendah terjadi pada tahun 2020. Tujuan: Untuk menjelaskan upaya mitigasi yang dilakukan BPBD Kota Palangka Raya untuk meminimalisir risiko bencana kebakaran hutan. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menerapkan pendekatan analisis deskriptif, yang menggambarkan dan menjelaskan fenomena serta situasi berdasarkan data yang tersedia. Selanjutnya, penelitian ini melanjutkan dengan interpretasi sebagai langkah untuk menjelaskan dan menganalisis faktor-faktor khusus yang berperan dalam masalah yang diteliti serta mencoba melakukan prediksi. Hasil: Beberapa masalah internal yang dihadapi BPBD Kota Palangka Raya dalam mitigasi kebakaran hutan adalah sarana dan prasarana yang belum lengkap, anggaran dari pemerintah pusat yang tidak mencukupi untuk kegiatan BPBD, dan kurangnya sumber daya manusia. Salah satu masalah eksternal yang dihadapi adalah kekurangan infrastruktur yang memadai, yang membuatnya sulit untuk dijangkau, dan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah tentang bahaya pembakaran hutan. Kesimpulan: BPBD Kota Palangka Raya sudah melakukan tugasnya dengan baik. Dengan menggunakan strategi mitigasi bencana, BPBD selalu berusaha mengembangkan tindakan atau strategi yang tepat sasaran untuk mengurangi resiko bencana kebakaran hutan melalui upaya mitigasi di Kota Palangka Raya.
600 # 4 $a Perlindungan kebakaran
700 0 # $a Marzuki
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18276
Content Unduh katalog