Cite This        Tampung        Export Record
Judul OPTIMALISASI PEMUNGUTAN PAJAK REKLAME DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT : - / Achmat Junaedi
Pengarang Achmat Junaedi
Tumija
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 14 :Ilust. ;--
ISBN -
Subjek Pajak dan Perpajakan
Abstrak Maraknya pemasangan reklame di beberapa ruas jalan Kota Bandung namun tidak memberikan pemasukan bagi pendapatan asli daerah mengakibatkan hilangnya potensi pendapatan yang seharusnya diperoleh dari pemungutan pajak yang sah. Hal ini terjadi disebabkan kurang maksimalnya pengelolaan pajak reklame. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran dalam mengoptimalkan pemungutan pajak reklame; mengetahui faktor-faktor yang menghambat; serta upaya yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah dalam mengoptimalkan pemungutan pajak reklame di Kota Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan optimalisasi pemungutan pajak reklame menurut Teori Sutedi (2008). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam (6 informan) dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Kontribusi dari pajak reklame terhadap pendapatan asli daerah yang tidak terlalu besar yakni sebesar 1,34 % di tahun 2020. Pada tahun 2021 persentase kontribusi menurun hingga kurang dari 1 % realisasi pendapatan asli daerah yakni hanya 0,87 % akibat pandemi covid-19. Sama halnya dengan kontribusi pajak reklame terhadap jumlah pajak daerah, kontribusi pada pendapatan asli daerah di tahun 2023 juga tidak mengalami kenaikan nilai persentase dari tahun sebelumnya dengan tetap senilai 1,36 %. Hal ini kemudian yang mendorong Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung untuk terus meningkatkan dan memaksimalkan potensi pajak reklame yang ada di Kota Bandung sehingga pendapatan asli daerah dapat ditingkatkan. Kesimpulan: Pemungutan Pajak Reklame dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Bandung Provinsi Jawa Barat sudah optimal namun masih terdapat indikator belum maksimal dikarenakan adanya hambatan yakni kesadaran wajib pajak yang masih rendah, pendataan objek pajak reklame yang belum maksimal, dan kurangnya kuantitas dan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung telah melakukan upaya guna mengatasi hambatan tersebut dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung; melakukan pemuktahiran data objek pajak reklame dengan langsung hadir di lapangan; dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui adanya penyelenggaran pendidikan maupun pelatihan agar pemungutan pajak yang dilakukan dapat meningkatkan penerimaan pendapatan asli daerah di Kota Bandung.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17825

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00289/IPDN/2026 336.259 824 32 ACH o Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193427
005 20260206082605
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000511
082 # # $a 336.259 824 32
084 # # $a 336.259 824 32 ACH o
100 0 # $a Achmat Junaedi
245 1 # $a OPTIMALISASI PEMUNGUTAN PAJAK REKLAME DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT : $b - /$c Achmat Junaedi
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 14 : $b Ilust. ; $c -$e -
520 # # $a Maraknya pemasangan reklame di beberapa ruas jalan Kota Bandung namun tidak memberikan pemasukan bagi pendapatan asli daerah mengakibatkan hilangnya potensi pendapatan yang seharusnya diperoleh dari pemungutan pajak yang sah. Hal ini terjadi disebabkan kurang maksimalnya pengelolaan pajak reklame. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran dalam mengoptimalkan pemungutan pajak reklame; mengetahui faktor-faktor yang menghambat; serta upaya yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah dalam mengoptimalkan pemungutan pajak reklame di Kota Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan optimalisasi pemungutan pajak reklame menurut Teori Sutedi (2008). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam (6 informan) dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Kontribusi dari pajak reklame terhadap pendapatan asli daerah yang tidak terlalu besar yakni sebesar 1,34 % di tahun 2020. Pada tahun 2021 persentase kontribusi menurun hingga kurang dari 1 % realisasi pendapatan asli daerah yakni hanya 0,87 % akibat pandemi covid-19. Sama halnya dengan kontribusi pajak reklame terhadap jumlah pajak daerah, kontribusi pada pendapatan asli daerah di tahun 2023 juga tidak mengalami kenaikan nilai persentase dari tahun sebelumnya dengan tetap senilai 1,36 %. Hal ini kemudian yang mendorong Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung untuk terus meningkatkan dan memaksimalkan potensi pajak reklame yang ada di Kota Bandung sehingga pendapatan asli daerah dapat ditingkatkan. Kesimpulan: Pemungutan Pajak Reklame dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Bandung Provinsi Jawa Barat sudah optimal namun masih terdapat indikator belum maksimal dikarenakan adanya hambatan yakni kesadaran wajib pajak yang masih rendah, pendataan objek pajak reklame yang belum maksimal, dan kurangnya kuantitas dan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, Badan Pendapatan Daerah Kota Bandung telah melakukan upaya guna mengatasi hambatan tersebut dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung; melakukan pemuktahiran data objek pajak reklame dengan langsung hadir di lapangan; dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui adanya penyelenggaran pendidikan maupun pelatihan agar pemungutan pajak yang dilakukan dapat meningkatkan penerimaan pendapatan asli daerah di Kota Bandung.
650 # 4 $a Pajak dan Perpajakan
700 0 # $a Tumija
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17825
Content Unduh katalog