Cite This        Tampung        Export Record
Judul INOVASI WADAI BALAPIS MANIS DALAM PENERBITAN AKTA KELAHIRAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR : - / Anggrini Julianty
Pengarang Anggrini Julianty
Nunung Munawaroh
EDISI -
Penerbitan Sumedang : IPDN, 2024
Deskripsi Fisik 10 hlm :Ilus ;--
ISBN -
Subjek Akta Kelahiran
Abstrak Permasalahan (GAP): Latar belakang peneliti mengambil judul ini karna rendahnya kepemilikan akta kelahiran sebesar 42% di Kota Samarinda yang belum mencapai target yang telah ditetapkan. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan inovasi Wadai Balapis Manis, dan hambatan dalam pelaksanaan serta upaya dalam penerbitan akta kelahiran. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan trianggulasi data. Informan dalam penelitian ini Kepala Dinas, Kepala Bidang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta masyarakat. Hasil/temuan: Berdasarkan hasil penelitian, inovasi Wadai Balapis Manis dapat meningkatkan layanan akta kelahiran di Kota Samarinda diukur dari dimensi keuntungan relatif, kesesuaian, kemungkinan dicoba, kemudahan diamati telah tercapai. Namun ada satu dimensi kerumitan yang belum sesuai. Kesimpulan : Inovasi Wadai Balapis Manis memberikan dampak positif dalam meningkatkan layanan akta kelahiran di Kota Samarinda. Hal tersebut sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Rogers tahun 2022. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat satu dimensi yang belum sesuai yaitu dimensi kerumitan. Faktor penghambat meliputi kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat, terbatasnya server jaringan dan spesifikasi komputer, serta kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam layanan online. Upaya yang dilakukan Disdukcapil meliputi melakukan kerjasama dengan provider dan melaksanakan pengadaan komputer serta melakukan pelatihan kepada operator terkait inovasi Wadai Balapis Manis. Untuk peningkatan pencapaian target perlu dilakukan kerja sama dengan pemerintah kelurahan, melakukan koordinasi dengan instansi terkait pemanfaatan data (Diskominfo) dan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18577

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04774/IPDN/2024 929.359 838 31 ANG i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193438
005 20260206084131
020 # # $a -
035 # # $a 0010-0226000522
082 # # $a 929.359 838 31
084 # # $a 929.359 838 31 ANG i
100 0 # $a Anggrini Julianty
245 1 # $a INOVASI WADAI BALAPIS MANIS DALAM PENERBITAN AKTA KELAHIRAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR : $b - /$c Anggrini Julianty
250 # # $a -
260 # # $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024
300 # # $a 10 hlm : $b Ilus ; $c -$e -
520 # # $a Permasalahan (GAP): Latar belakang peneliti mengambil judul ini karna rendahnya kepemilikan akta kelahiran sebesar 42% di Kota Samarinda yang belum mencapai target yang telah ditetapkan. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan inovasi Wadai Balapis Manis, dan hambatan dalam pelaksanaan serta upaya dalam penerbitan akta kelahiran. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan trianggulasi data. Informan dalam penelitian ini Kepala Dinas, Kepala Bidang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta masyarakat. Hasil/temuan: Berdasarkan hasil penelitian, inovasi Wadai Balapis Manis dapat meningkatkan layanan akta kelahiran di Kota Samarinda diukur dari dimensi keuntungan relatif, kesesuaian, kemungkinan dicoba, kemudahan diamati telah tercapai. Namun ada satu dimensi kerumitan yang belum sesuai. Kesimpulan : Inovasi Wadai Balapis Manis memberikan dampak positif dalam meningkatkan layanan akta kelahiran di Kota Samarinda. Hal tersebut sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Rogers tahun 2022. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat satu dimensi yang belum sesuai yaitu dimensi kerumitan. Faktor penghambat meliputi kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat, terbatasnya server jaringan dan spesifikasi komputer, serta kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam layanan online. Upaya yang dilakukan Disdukcapil meliputi melakukan kerjasama dengan provider dan melaksanakan pengadaan komputer serta melakukan pelatihan kepada operator terkait inovasi Wadai Balapis Manis. Untuk peningkatan pencapaian target perlu dilakukan kerja sama dengan pemerintah kelurahan, melakukan koordinasi dengan instansi terkait pemanfaatan data (Diskominfo) dan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.
650 # 4 $a Akta Kelahiran
700 0 # $a Nunung Munawaroh
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18577
Content Unduh katalog