
| Judul | PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI MUTIARA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DI DESA GUMANANO KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA : - / Rahmat Irfandi |
| Pengarang | Rahmat Irfandi Umar Nain |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 19 hlm :Ilus ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | pariwisata kepariwisataan |
| Abstrak | Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jumlah kunjungan wisatawan yang meningkat di Pantai Mutiara Kabupaten Buton Tengah serta besarnya alokasi anggaran pariwisata Kabupaten Buton Tengah belum dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Buton Tengah. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan objek wisata Pantai Mutiara di Desa Gumanano, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara, guna meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat setempat. Metode: Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini mengidentifikasi potensi wisata alam yang meliputi keindahan pantai, keragaman hayati laut, serta kearifan lokal yang dapat dijadikan daya tarik utama.. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Pantai Mutiara memerlukan strategi yang komprehensif, meliputi pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, peningkatan fasilitas wisata seperti akses jalan, akomodasi, dan sarana pendukung lainnya, serta promosi yang efektif untuk menarik wisatawan. Selain itu, pemberdayaan masyarakat lokal melalui pelatihan keterampilan dan partisipasi aktif dalam pengelolaan wisata juga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pengembangan ini. Kesimpulan: Pantai Mutiara di Kabupaten Buton Tengah memili potensi dalam pengembangan pariwisata namun terdapat hambatan yaitu kurangnya promosi, belum optimalnya daya tarik, kurangnya took cinderamata, fasilitas dasar yang terbatas, toilet dan sanitasi belum memadai, jaringan telekomunikasi yang lemah, air bersih yang tidak stabil, akses jalan yang kurang memadai, pelatihan manajemen pariwisata yang kurang sertas partisipasi masyarakat yang rendah. Adapun C. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi hambatan dalam pengembangan objek wisata pantai Mutiara yaitu perbaikan dan perluasan jalan, transportasi, serta sarana pendukung, strategi promosi intensif melalui media sosial, iklan, festival, dan kerjasama dengan influencer lokal, pengembangan Fasilitas Wisata : Peningkatan kualitas akomodasi, restoran, dan fasilitas rekreasi, pendidikan dan Pelatihan: Pelatihan manajemen destinasi, pelayanan wisata, serta kampanye kesadaran lingkungan, pengelolaan Lingkungan: Prioritas pada pengelolaan lingkungan berkelanjutan, kerja Sama dengan Pihak Terkait: Kolaborasi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas lokal. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19663 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04868/IPDN/2024 | 910.598 485 1 RAH p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193558 | ||
| 005 | 20260206103858 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000642 |
| 082 | # | # | $a 910.598 485 1 |
| 084 | # | # | $a 910.598 485 1 RAH p |
| 100 | 0 | # | $a Rahmat Irfandi |
| 245 | 1 | # | $a PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI MUTIARA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DI DESA GUMANANO KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA : $b - /$c Rahmat Irfandi |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 19 hlm : $b Ilus ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Jumlah kunjungan wisatawan yang meningkat di Pantai Mutiara Kabupaten Buton Tengah serta besarnya alokasi anggaran pariwisata Kabupaten Buton Tengah belum dapat memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Buton Tengah. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan objek wisata Pantai Mutiara di Desa Gumanano, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara, guna meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat setempat. Metode: Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penelitian ini mengidentifikasi potensi wisata alam yang meliputi keindahan pantai, keragaman hayati laut, serta kearifan lokal yang dapat dijadikan daya tarik utama.. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Pantai Mutiara memerlukan strategi yang komprehensif, meliputi pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, peningkatan fasilitas wisata seperti akses jalan, akomodasi, dan sarana pendukung lainnya, serta promosi yang efektif untuk menarik wisatawan. Selain itu, pemberdayaan masyarakat lokal melalui pelatihan keterampilan dan partisipasi aktif dalam pengelolaan wisata juga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pengembangan ini. Kesimpulan: Pantai Mutiara di Kabupaten Buton Tengah memili potensi dalam pengembangan pariwisata namun terdapat hambatan yaitu kurangnya promosi, belum optimalnya daya tarik, kurangnya took cinderamata, fasilitas dasar yang terbatas, toilet dan sanitasi belum memadai, jaringan telekomunikasi yang lemah, air bersih yang tidak stabil, akses jalan yang kurang memadai, pelatihan manajemen pariwisata yang kurang sertas partisipasi masyarakat yang rendah. Adapun C. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi hambatan dalam pengembangan objek wisata pantai Mutiara yaitu perbaikan dan perluasan jalan, transportasi, serta sarana pendukung, strategi promosi intensif melalui media sosial, iklan, festival, dan kerjasama dengan influencer lokal, pengembangan Fasilitas Wisata : Peningkatan kualitas akomodasi, restoran, dan fasilitas rekreasi, pendidikan dan Pelatihan: Pelatihan manajemen destinasi, pelayanan wisata, serta kampanye kesadaran lingkungan, pengelolaan Lingkungan: Prioritas pada pengelolaan lingkungan berkelanjutan, kerja Sama dengan Pihak Terkait: Kolaborasi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas lokal. |
| 650 | # | 4 | $a pariwisata kepariwisataan |
| 700 | 0 | # | $a Umar Nain |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19663 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :