Cite This        Tampung        Export Record
Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANS METRO BANDUNG DI KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT / Sandrina Fuji Indah Lestari
Pengarang Sandrina Fuji Indah Lestari
Muchlis Hamdi
Penerbitan Sumedang : Institut Pemerintahan Dalam Negeri, 2024
Deskripsi Fisik 15 :ilus
Subjek Transportasi Publik (Busway)
Abstrak Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemacetan merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di perkotaan, salah satunya adalah Kota Bandung. Untuk mengatasi permasalahan ini, Pemerintah Kota Bandung telah menetapkan kebijakan tentang Trans Metro Bandung dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan dan penyediaan angkutan umum yang terpadu, aman, cepat, lancar, tertib, teratur, nyaman, handal dan efisien. Namun kenyataannya, kebijakan tersebut belum dapat mencapai tujuan yang ditetapkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat dan pendukung implementasi kebijakan serta upaya untuk mengoptimalkan implementasi kebijakan Trans Metro Bandung di Kota Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, Peneliti menggunakan teori implementasi kebijakan menurut Knill & Tosun (2020). Teknik penentuan informan yang digunakan yaitu purposive sampling dan snowball sampling. Analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor yang menghambat implementasi kebijakan Trans Metro Bandung, yakni kesulitan pelaksanaan instrumen kebijakan, ketidakjelasan desain kebijakan terkait sumber daya dan perubahan target, ketidakcukupan sumber daya yang dibutuhkan, ketidakmampuan pelaksanaan SOP, dan rendahnya tingkat kemanfaatan yang dirasakan masyarakat. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya faktor pendukung implementasi kebijakan Trans Metro Bandung yaitu tepatnya instrumen kebijakan, adanya struktur pengawasan, tepatnya desain kelembagaan, kecukupan sumber daya yang dibutuhkan, dan adanya keterlibatan masyarakat. Terdapat upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan Implementasi Kebijakan Trans Metro Bandung di Kota Bandung adalah dengan adanya pengintegrasian transportasi massal yang menghubungkan Bandung Raya, peningkatan kualitas layanan Trans Metro Bandung, dan rekrutmen SDM pengelola informasi dan promosi layanan Trans Metro Bandung. Kesimpulan: Implementasi kebijakan Trans Metro Bandung masih terhambat oleh beberapa faktor, namun terdapat juga faktor pendukung yang dapat membantu mencapai tujuan kebijakan. Upaya optimalisasi yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kebijakan Trans Metro Bandung dalam mengatasi kemacetan di Kota Bandung.
Lokasi Akses Online http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18653

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
04873/IPDN/2024 388.409 598 243 2 SAN i Baca di tempat Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000001193563
005 20260206104334
035 # # $a 0010-0226000647
082 # # $a 388.409 598 243 2
084 # # $a 388.409 598 243 2 SAN i
100 0 # $a Sandrina Fuji Indah Lestari
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANS METRO BANDUNG DI KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT /$c Sandrina Fuji Indah Lestari
260 # # $a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024
300 # # $a 15 : $b ilus
520 # # $a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kemacetan merupakan salah satu permasalahan yang terjadi di perkotaan, salah satunya adalah Kota Bandung. Untuk mengatasi permasalahan ini, Pemerintah Kota Bandung telah menetapkan kebijakan tentang Trans Metro Bandung dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan dan penyediaan angkutan umum yang terpadu, aman, cepat, lancar, tertib, teratur, nyaman, handal dan efisien. Namun kenyataannya, kebijakan tersebut belum dapat mencapai tujuan yang ditetapkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor penghambat dan pendukung implementasi kebijakan serta upaya untuk mengoptimalkan implementasi kebijakan Trans Metro Bandung di Kota Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, Peneliti menggunakan teori implementasi kebijakan menurut Knill & Tosun (2020). Teknik penentuan informan yang digunakan yaitu purposive sampling dan snowball sampling. Analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor yang menghambat implementasi kebijakan Trans Metro Bandung, yakni kesulitan pelaksanaan instrumen kebijakan, ketidakjelasan desain kebijakan terkait sumber daya dan perubahan target, ketidakcukupan sumber daya yang dibutuhkan, ketidakmampuan pelaksanaan SOP, dan rendahnya tingkat kemanfaatan yang dirasakan masyarakat. Hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya faktor pendukung implementasi kebijakan Trans Metro Bandung yaitu tepatnya instrumen kebijakan, adanya struktur pengawasan, tepatnya desain kelembagaan, kecukupan sumber daya yang dibutuhkan, dan adanya keterlibatan masyarakat. Terdapat upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan Implementasi Kebijakan Trans Metro Bandung di Kota Bandung adalah dengan adanya pengintegrasian transportasi massal yang menghubungkan Bandung Raya, peningkatan kualitas layanan Trans Metro Bandung, dan rekrutmen SDM pengelola informasi dan promosi layanan Trans Metro Bandung. Kesimpulan: Implementasi kebijakan Trans Metro Bandung masih terhambat oleh beberapa faktor, namun terdapat juga faktor pendukung yang dapat membantu mencapai tujuan kebijakan. Upaya optimalisasi yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kebijakan Trans Metro Bandung dalam mengatasi kemacetan di Kota Bandung.
650 # 4 $a Transportasi Publik (Busway)
700 0 # $a Muchlis Hamdi
856 # # $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18653
Content Unduh katalog