
| Judul | RTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN LORONG WISATA DI KECAMATAN UJUNG PANDANG KOTA MAKASSAR : - / Annisa Githa Fakhirah |
| Pengarang | Annisa Githa Fakhirah Murtir Jeddawi |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 13 hlm :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | pariwisata kepariwisataan |
| Abstrak | Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Penelitian ini membahas mengenai Partisispasi Masyarakat Terhadap Pembangunan dan Pengembangan Lorong Wisata di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar dimana daerah tersebut memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang masih dapat dikembangkan lebih lanjut agar memperkuat ekonomi masyarakat setempat dengan membantu UMKM di lorong wisata dan tentunya diperlukan partisipasi masyarakat dalam pengembangannya.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis mengenai partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan Pengembangan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar dan untuk mendeskripsikan mengenai upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pengembangan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Peneltian ini dianalisis menggunakan Teori Tingkat Partisipasi dari Cohen, J, and Uphoff (1979) yaitu Partisipasi dalam perencanaan, Partisipasi dalam pelaksanaan, Partisispasi dalam evaluasi dan Partisipasi dalam pemanfaaatan hasil. Hasil/Temuan: Masyarakat sudah ikut berpartisipasi dalam pengembangan lorong wisata baik dalam tahap perencanaan, pengelolaan evaluasi maupun pemanfaatan hasil dapat dilihat dari kehadiran dan keaktifan mereka dalam kegiatan sosialisasi dan musyawarah serta memberikan kritik dan saran atau masukan untuk kemajuan lorong wisata, keikutsertaan dalam mempromosikan obyek wisata. Manfaat partisipasi masyarakat yang dirasakan dari segi penghasilan menjadi meningkat bukan itu saja tetapi lorong wisata menjadi lebih terawat. Dalam berpatisipasi masyarakat terdapat juga faktor pendukung yaitu adanya kerjasama dan dukungan pemerintah serta adanya faktor penghambat yaitu keterbatasan dana seperti penyediaan fasilitas sarana dan prasarana yang kurang memadai. Selain itu rendahnya keterampilan masyarakat setempat membuat masih banyak dari mereka yang belum bisa memperbaiki perekonomian mereka. Kesimpulan: Dengan masih adanya penghambat dalam partisispasi masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan lorong wisata di kecamatan ujung pondang kota makassar ini membuat pemerintah turun tangan untuk mengatasi hal tersebut dengan melakukan pembinaan kepada masyarakat, dalam melakukan pembinaan Pemerintah Daerah, Tokoh Pemuda saling berkordinasi dengan membentuk Setiap lorong wisata ditunjuk Dewan Lorong terdiri dari 3 unsur : unsur senioritas (tokoh-tokoh masyarakat atau yang dituakan), unsur perwakilan gender (perempuan dan laki-laki), unsur kaum milenial (karena mayoritas penduduknya milenial). Selain itu juga di harapkan bahwa pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan seperti bantuan dana dan bantuan pengadaan alat atau fasilitas umum yang berhubungan dengan konsep pembangunan dan pengembangan lorong wisata. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17552 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04877/IPDN/2024 | 910.598 477 1 ANN r | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193567 | ||
| 005 | 20260206105106 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000651 |
| 082 | # | # | $a 910.598 477 1 |
| 084 | # | # | $a 910.598 477 1 ANN r |
| 100 | 0 | # | $a Annisa Githa Fakhirah |
| 245 | 1 | # | $a RTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN LORONG WISATA DI KECAMATAN UJUNG PANDANG KOTA MAKASSAR : $b - /$c Annisa Githa Fakhirah |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 13 hlm : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Permasalahan / Latar Belakang (GAP): Penelitian ini membahas mengenai Partisispasi Masyarakat Terhadap Pembangunan dan Pengembangan Lorong Wisata di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar dimana daerah tersebut memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang masih dapat dikembangkan lebih lanjut agar memperkuat ekonomi masyarakat setempat dengan membantu UMKM di lorong wisata dan tentunya diperlukan partisipasi masyarakat dalam pengembangannya.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis mengenai partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan Pengembangan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar dan untuk mendeskripsikan mengenai upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan pengembangan lorong wisata di Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Peneltian ini dianalisis menggunakan Teori Tingkat Partisipasi dari Cohen, J, and Uphoff (1979) yaitu Partisipasi dalam perencanaan, Partisipasi dalam pelaksanaan, Partisispasi dalam evaluasi dan Partisipasi dalam pemanfaaatan hasil. Hasil/Temuan: Masyarakat sudah ikut berpartisipasi dalam pengembangan lorong wisata baik dalam tahap perencanaan, pengelolaan evaluasi maupun pemanfaatan hasil dapat dilihat dari kehadiran dan keaktifan mereka dalam kegiatan sosialisasi dan musyawarah serta memberikan kritik dan saran atau masukan untuk kemajuan lorong wisata, keikutsertaan dalam mempromosikan obyek wisata. Manfaat partisipasi masyarakat yang dirasakan dari segi penghasilan menjadi meningkat bukan itu saja tetapi lorong wisata menjadi lebih terawat. Dalam berpatisipasi masyarakat terdapat juga faktor pendukung yaitu adanya kerjasama dan dukungan pemerintah serta adanya faktor penghambat yaitu keterbatasan dana seperti penyediaan fasilitas sarana dan prasarana yang kurang memadai. Selain itu rendahnya keterampilan masyarakat setempat membuat masih banyak dari mereka yang belum bisa memperbaiki perekonomian mereka. Kesimpulan: Dengan masih adanya penghambat dalam partisispasi masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan lorong wisata di kecamatan ujung pondang kota makassar ini membuat pemerintah turun tangan untuk mengatasi hal tersebut dengan melakukan pembinaan kepada masyarakat, dalam melakukan pembinaan Pemerintah Daerah, Tokoh Pemuda saling berkordinasi dengan membentuk Setiap lorong wisata ditunjuk Dewan Lorong terdiri dari 3 unsur : unsur senioritas (tokoh-tokoh masyarakat atau yang dituakan), unsur perwakilan gender (perempuan dan laki-laki), unsur kaum milenial (karena mayoritas penduduknya milenial). Selain itu juga di harapkan bahwa pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan seperti bantuan dana dan bantuan pengadaan alat atau fasilitas umum yang berhubungan dengan konsep pembangunan dan pengembangan lorong wisata. |
| 650 | # | 4 | $a pariwisata kepariwisataan |
| 700 | 0 | # | $a Murtir Jeddawi |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/17552 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :