
| Judul | PEMBERDAYAAN PENGRAJIN KAIN TENUN CORAK INSANG MELALUI EKONOMI KREATIF DI KAMPUNG WISATA KHATULISTIWA KELURAHAN BATU LAYANG KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT : - / Fikri Adiwidya |
| Pengarang | Fikri Adiwidya Juliati Prihatini |
| EDISI | - |
| Penerbitan | Sumedang : IPDN, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 13 hlm :- ;-- |
| ISBN | - |
| Subjek | Pemberdayaan Masyarakat |
| Abstrak | Permasalahan (GAP): Kain Tenun Corak Insang merupakan salah satu kain khas yang dimiliki oleh Kota Pontianak Dimana salah satunya terpusat di Kampung Wisata Khatulistiwa. Kain tenun corak insang memiliki nilai budaya yang tinggi yang harus terus dilestarikan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan Pengrajin Kain Tenun Corak Insang, faktor pendukung dan penghambat, upaya mengatasi faktor penghambat melalui ekonomi kreatif di Kampung Wisata Khatulistiwa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif mengunakan teori pemberdayaan menurut Mardikanto. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan sudah ada tetapi belum optimal dilihat dari segi bina manusia, bina usaha, bina lingkungan dan bina kelembagaan hanya saja masih memiliki kekurangan pada proses pemberdayaan masyarakat tersebut. Kesimpulan: Pemberdayaan pengrajin kain tenun corak insang di kampung wisata Khatulistiwa harus memperhatikan segala dimensi yang ada sehingga berjalan dengan optimal agar meningkatnya pendapatan pengrajin kain tenun corak insang. Faktor pendukung yang ada turut mendorong keberhasilan pemberdayaan masyarakat sedangkan faktor penghambat yang ada juga telah dilakukan upaya-upaya penyelesaian untuk memaksimalkan proses pemberdayaan pengrajin Kain Tenun Corak Insang. |
| Lokasi Akses Online | http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19362 |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 04913/IPDN/2024 | 307.159 832 32 FIK p | Baca di tempat | Perpustakaan Pusat IPDN Jatinangor - Ruang Grey Literature IPDN Jatinangor | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000001193610 | ||
| 005 | 20260206125541 | ||
| 020 | # | # | $a - |
| 035 | # | # | $a 0010-0226000694 |
| 082 | # | # | $a 307.159 832 32 |
| 084 | # | # | $a 307.159 832 32 FIK p |
| 100 | 0 | # | $a Fikri Adiwidya |
| 245 | 1 | # | $a PEMBERDAYAAN PENGRAJIN KAIN TENUN CORAK INSANG MELALUI EKONOMI KREATIF DI KAMPUNG WISATA KHATULISTIWA KELURAHAN BATU LAYANG KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT : $b - /$c Fikri Adiwidya |
| 250 | # | # | $a - |
| 260 | # | # | $a Sumedang :$b IPDN,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 13 hlm : $b - ; $c -$e - |
| 520 | # | # | $a Permasalahan (GAP): Kain Tenun Corak Insang merupakan salah satu kain khas yang dimiliki oleh Kota Pontianak Dimana salah satunya terpusat di Kampung Wisata Khatulistiwa. Kain tenun corak insang memiliki nilai budaya yang tinggi yang harus terus dilestarikan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan Pengrajin Kain Tenun Corak Insang, faktor pendukung dan penghambat, upaya mengatasi faktor penghambat melalui ekonomi kreatif di Kampung Wisata Khatulistiwa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif mengunakan teori pemberdayaan menurut Mardikanto. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan yang dilakukan sudah ada tetapi belum optimal dilihat dari segi bina manusia, bina usaha, bina lingkungan dan bina kelembagaan hanya saja masih memiliki kekurangan pada proses pemberdayaan masyarakat tersebut. Kesimpulan: Pemberdayaan pengrajin kain tenun corak insang di kampung wisata Khatulistiwa harus memperhatikan segala dimensi yang ada sehingga berjalan dengan optimal agar meningkatnya pendapatan pengrajin kain tenun corak insang. Faktor pendukung yang ada turut mendorong keberhasilan pemberdayaan masyarakat sedangkan faktor penghambat yang ada juga telah dilakukan upaya-upaya penyelesaian untuk memaksimalkan proses pemberdayaan pengrajin Kain Tenun Corak Insang. |
| 650 | # | 4 | $a Pemberdayaan Masyarakat |
| 700 | 0 | # | $a Juliati Prihatini |
| 856 | # | # | $a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19362 |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :